Satu nama kembali muncul melalui jalur Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026. Almeira Callula Mahdiya, pemain SMAN Ragunan Jakarta, akhirnya mengamankan tempat menuju Kopi Good Day DBL Camp 2026 setelah melalui proses seleksi ketat.
Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026 sendiri digelar selama tiga hari dan menjadi pintu masuk bagi pemain-pemain yang tidak tampil di kompetisi DBL.
Puluhan pelajar putra dan putri dari berbagai sekolah di Jakarta ambil bagian dalam seleksi ini. Mereka diuji lewat serangkaian materi latihan,hingga scrimmage game untuk menentukan enam pemain terbaik, tiga putra dan tiga putri, yang berhak melaju ke DBL Camp.
Bagi Almeira, kesempatan ini terasa spesial. Bukan hanya karena akhirnya bisa mencicipi atmosfer DBL Camp, tapi juga karena jalannya menuju titik ini tidak selalu mulus.
Musim lalu, dirinya tidak sempat bergabung dalam rangkaian Road to DBL Camp lantaran bentrok dengan agenda pertandingan sekolah.
“Waktu itu benar-benar bentrok sama tanding sekolah. Jadi nggak bisa ikut Road to DBL Camp,” cerita Almeira.
.jpg)
Sebagai siswa SMAN Ragunan Jakarta, Almeira memang berada di jalur yang berbeda. Sekolahnya tidak berpartisipasi di liga utama lima lawan lima. Konsekuensinya, ia harus rela melewatkan euforia yang selama ini menjadi ciri khas DBL.
“Sedih banget, jujur. Yang aku suka dari DBL itu euforianya, suporternya, dukungan para orang tua juga. Tapi ya ini konsekuensi, aku sudah tahu risikonya,” ujar Almeira.
Baca Juga: Ingin Menimba Ilmu ke AS, Rafky Mulai Perjuangan dari Road to DBL Camp 2026
Justru dari situ, Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026 jadi ruang yang membuka harapan baru. Awalnya, Almeira datang tanpa ekspektasi besar. Ia mengaku hanya ingin mencari pengalaman.
“Aku ikut karena menurut aku menarik aja. Buat pengalaman. Nothing to lose,” katanya sambil tersenyum.
Persaingan di Road to DBL Camp 2026 pun tidak main-main. Almeira merasakan langsung kerasnya kompetisi, terutama di sektor putri.
“Ketat banget sih. Banyak big man putri, keras-keras semua. Aku juga nggak expect bakal terpilih,” ungkapnya jujur.
Almeira Callula (beeps hitam) terkejut saat namanya lolos menjadi bagian dari tiga pemain terbaik Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026
Namun, justru dari situ namanya terpilih. Sebuah kejutan, bahkan untuk dirinya sendiri. Kabar kelolosannya langsung ia sampaikan kepada keluarga. “Ibu bahagia banget. Aku langsung makan-makan,” ucapnya sambil tertawa kecil.
Perjalanan Almeira belum berhenti. DBL Camp 2026 sudah menanti, dengan tantangan yang jauh lebih besar dan persaingan dari pemain terbaik seluruh Indonesia. Ia sadar betul, persiapan tak boleh setengah-setengah.
“Pasti harus latihan lagi. Kita nggak tahu pemain dari daerah lain kayak gimana. Jadi kita juga harus siap 100 persen,” tegasnya.
Baca Juga: Selamat, Ini 6 Pemain Terbaik di Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026!
Dari yang sempat absen, ragu, hingga akhirnya terpilih. Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026 menjadi bukti bahwa kesempatan bisa datang kepada mereka yang berani mencoba, bahkan saat ekspektasi nyaris tak ada.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026 dan Azarine DBL Dance Competition 2025-2026.
Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk kopi anak muda, Kopi Good Day. (*)
Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa