Sebagian besar student-athlete yang berlaga di Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 tidak hanya sekadar mahir di lapangan. Banyak di antara mereka yang memiliki sinarnya masing-masing di luar basket. Entah itu di cabang olahraga yang berbeda, bidang akademik, hingga prestasi lainnya yang tentu saja membanggakan.
Pada kesempatan kali ini, kita akan mengulas figur bernama lengkap Farrel Argantha Irawan. Dia adalah penggawa putra asal SMA Highscope Indonesia-TB. Simatupang Jakarta yang berlaga di Honda DBL with Kopi Good Day 2025 South Jakarta.
Ini adalah kali kedua Farrel berlaga di ajang tersebut. Kini, pemain yang duduk di kelas 11 itu sukses membawa sekolah tercintanya melangkah hingga ke babak Sweet Sixteen musim ini.
Namun di balik jersei basketnya, Farrel rupa-rupanya menyimpan segudang torehan yang mengagumkan. Mulai dari seni bela diri taekwondo, olahraga anggar, sampai menjadi pasukan pengibar bendera di tingkat nasional.
Baca Juga: Tahun Terakhir Berangkat ke DBL Camp, Ini Target Dafi Athaya
Bicara mengenai taekwondo, perjalanan cowok berzodiak Cancer ini sudah dimulai sejak tahun 2017. Pada medio 2017 hingga 2019, Farrel telah menyabet beragam medali dari berbagai kejuaraan. Salah satunya adalah Juara 2 Kyorugi Kapolri Cup dan Juara 2 Indonesia Student Taekwondo Championship.
“Selain dua ajang tersebut, saya juga menjadi Juara 1 di Hanmaddang Bulungan Games Taekwondo Championship,” tuturnya. “Terus, saya pernah pula dapat Juara 2 pada Pugnator International Open Taekwondo Championship,” sambung Farrel.
Sempat vakum selama beberapa tahun demi fokus ke hal lain, keinginan Farrel untuk kembali berprestasi di arena taekwondo akhirnya terwujud pada tahun 2024.
Tidak tanggung-tanggung, ia langsung menyabet medali emas (Juara 1) pada Kyorugi Kejuaraan Nasional KONI 2024. Setahun berselang, Farrel kembali naik podium tertinggi dengan meraih medali emas pada Kyorugi KONI DKI 9 Series 2025.
Baca Juga: Saling Dukung! Miracle Christiano Siap Berjuang Bareng Sang Kakak di DBL Camp
Selain taekwondo, cowok kelahiran 2009 ini juga memiliki kemahiran tinggi pada olahraga anggar. Sudah puluhan pencapaian yang ia kumpulkan, baik di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.
Langkah awalnya dimulai pada tahun 2019 dengan menggapai medali perunggu (Juara 3) Kejuaraan Anggar Provinsi DKI Jakarta untuk kategori senjata foil kelompok usia U10.
Dari sinilah prestasi anggarnya terus mengalir. Beberapa kejuaraan yang berhasil dimenangkannya antara lain Juara 2 West Java International Open 2022 (kategori men’s sabre), babak perempat final (Tableau 8) Kejurnas Anggar 2022 (kategori men’s sabre team), serta menembus Tableau 8 pada Singapore Open Cadet 2023.
Tak berhenti di level regional, Farrel juga menduduki peringkat 52 pada FIE Asian Cadet-Junior Fencing Championship 2024 di Manama, Bahrain. Ia bahkan sukses menembus babak 64 besar pada FIE World Cadet=Junior Fencing Championship 2024 di Riyadh, Arab Saudi.
“Semua prestasi ini saya dapatkan berkat fokus pembinaan dan pelatihan terpadu sebagai atlet anggar yang berbakat sejak dini,” ungkap Farrel.
“Saya memperoleh program Pembinaan Olahraga Prestasi Berkelanjutan (POPB) DKI Jakarta sejak tahun 2020. Target utamanya adalah tampil di Olimpiade Remaja 2026 Dakar dan Olimpiade 2032 Brisbane,” timpalnya. Maka tak mengherankan apabila dirinya sempat mencicipi pemusatan latihan bersama Tim Nasional Indonesia di Budapest, Hungaria menjelang Sea Games 2023.
Baca Juga: Tambah Latihan Fisik, Afghan Al Hafizh Pasang Target Tembus Top 24 Campers
Setelah menaklukkan berbagai arena olahraga, forward bertinggi badan 180 sentimeter ini juga mengukir cerita di bidang kepaskibrakaan. Hebatnya, kiprah Farrel langsung melesat ke tingkat tertinggi. Ia terpilih menjadi perwakilan putra Provinsi DKI Jakarta dalam Paskibraka Nasional 2025 dan bertugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada HUT RI ke-80 di Istana Negara.
Bagi Farrel, ini adalah sebuah kehormatan luar biasa karena setiap provinsi hanya diwakili oleh satu putra dan satu putri saja.
“Kebetulan, kemarin saya menjadi pengerek bendera pada upacara di pagi harinya,” ujar Farrel bangga.
Dalam melakoni semua kegiatan yang super padat tersebut, Farrel mengakui jika rasa lelah fisik dan pikiran kerap menghampirinya. Namun, menyerah tidak pernah ada dalam kamusnya.
Farrel selalu percaya bahwa setiap peluh yang ia keluarkan adalah bagian dari perjalanan masa muda yang indah. Baik itu taekwondo, anggar, basket, hingga paskibraka, semuanya akan menjadi memori berharga yang bisa dikenang sepanjang masa.
“Dari semua itu, saya belajar tentang disiplin, kerja keras, dan menikmati setiap prosesnya,” kata Farrel. “Every small step counts towards a bigger dream (Setiap langkah kecil yang saya lakukan sekarang, suatu saat bisa menjadi mimpi yang besar),” pungkasnya.
Baca Juga: Kembali demi Ambisi, Orell Bakal Tuntaskan Perjuangan di DBL Camp 2026
Farrel adalah bukti nyata bahwa anak muda Indonesia mampu bersinar di banyak bidang sekaligus. Bukan cuma soal deretan medali, ia juga mewariskan pesan berharga tentang kerja keras dan keteguhan hati untuk terus berkembang.
Kompetisi DBL merupakan event olahraga anak muda terbesar di Indonesia. Di dalamnya ada kompetisi basket, dance, suporter, dan berbagai kreativitas anak muda lainnya.
Kompetisi basketnya sendiri punya nama lengkap Honda DBL with Kopi Good Day, digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 juga menampilkan AZA 3X3 Competition dan Azarine DBL Dance Competition, yang kini menjadi kompetisi dance terbesar di Indonesia.
Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk kopi anak muda, Kopi Good Day.
Foto dokumentasi dari akun media sosial Farrel Argantha
Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)