Kopi Good Day DBL Camp 2026 memang telah berakhir pada Minggu, 3 Mei 2026. Berakhirnya gelaran kamp basket pelajar terbesar di Indonesia itu ditandai dengan terpilihnya 12 pemain putra dan 12 pemain putri yang menyandang status sebagai Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026.
Sebelumnya, tim DBL Play sudah punya daftar student athlete yang baru debut di Kopi Good Day DBL Camp 2026 dan langsung terpilih Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026.
Bagi seluruh campers DBL Camp bukan hanya sekadar tempat untuk belajar dan menambah teman-teman baru dari berbagai kota lewat basket saja. DBL Camp juga sebagai tempat mereka menaruh mimpi setinggi langit, terpilih menjadi DBL All-Star. Apalagi bagi campers yang baru pertama dan terakhir kali berangkat.
Baca juga: Debut Manis 12 Pemain Langsugn Terpilih DBL All-Star di Musim Perdananya
Ini membuat DBL Camp menjadi kesempatan terakhir mereka untuk menutup perjalanan masa SMA dengan manis. Terpilih DBL All-Star dan berangkat ke luar negeri. Target yang sudah direncanakan oleh mereka yang pertama dan terakhir kali berangkat. Selama di kamp, mereka yang debut untuk pertama dan terakhir bertemu dengan banyak saingan.
Mulai dari para ruki (campers kelas 10) dari Aceh sampai Papua, mereka yang sudah pernah terpilih All-Star dan kembali lagi, sampai campers yang sudah pernah berangkat pada edisi-edisi sebelumnya.
Yap, jalan mereka memang tak mudah untuk bisa sampai puncak dan jadi bagian DBL All-Star. Tapi, sejarah dan tradisi mencatat ada puluhan campers yang berhasil menembus skuad DBL All-Star pada kesempatan pertama dan terakhirnya. Setidaknya, tradisi ini terus dijaga sepanjang lintas generasi skuad DBL All-Star.
Meski sempat terhenti karena pandemi, selalu ada nama campers yang baru pertama dan terakhir ke DBL Camp masuk dalam daftar DBL All-Star.
Sebut saja, Likemo Deo Conrad dari SMA BPK Penabur Cirebon dan Almando Davin dari SMAN 71 Jakarta. Keduanya sama-sama baru terpilih menjadi campers saat duduk di bangku kelas 12 SMA. Likemo dan Almando berhasil masuk skuad DBL All-Star di akhir perjalanannya menjadi student athlete tingkat SMA.
Semusim berselang, ada enam campers yang terpilih menjadi penggawa All-Star pada tahun pertama dan terakhirnya berangkat di DBL Camp. Salah satunya adalah Dayrent Tjiang dari SMA Dian Harapan Makassar.
Baru terpilih First Team DBL South Sulawesi saat duduk di bangku kelas 12 SMA, Dayrent Tjiang tak mau membuang kesempatan berharga untuk bersaing di DBL Camp.
Ia sungguh-sungguh berjuang sepanjang satu pekan gelaran tersebut. Saat itu, kisah Dayrent Tjiang juga menjadi bukti bahwa siapa saja bisa terpilih dan bukan hanya berasal dari satu wilayah atau daerah tertentu saja.
Pada skuad DBL All-Star 2024 pun demikian. Ada tiga nama yang baru pertama kali datang ke DBL Camp di tahun terakhirnya melantai dan langsung terpilih. Adalah Gerald Haikal dari SMAN 5 Balikpapan, Kennie Elbert dari SMA Gloria 1 Surabaya, dan Zihad Visabilillah dari SMA BPK Penabur Cirebon.
Moncernya permainan Kennie Elbert selama gelaran DBL Surabaya dan East Java membuat namanya terpilih masuk dalam daftar skuad First and Second Team East Java kala itu. Mendapat kesempatan itu, Kennie mempersiapkan diri dengan matang. Sadar betul bahwa tak ada lagi kesempatan kedua, ia memanfaatkan dengan baik peluang tersebut.
Di skuad DBL All-Star 2025 kemarin, tradisi ini dijaga oleh toga pemain. Adalah Mayviana Lysandra dari SMA Gloria 1 Surabaya di tim putri, Zaky Alhakim dari SMA Warga Surakarta, dan Haikal Malik dari SMAN 1 Bengkulu Selatan.
Haikal berangkat tidak dari First and Second Team. Ia terpilih lewat jalur pemungutan suara (vote) di DBL Play Road to DBL Camp. Keberhasilan Haikal juga menjadi bukti bahwa banyak jalan untuk bisa mewujudkan mimpi berada di DBL Camp dan terpilih DBL All-Star.
Tahun ini, kultur tersebut dijaga oleh dua pemain. Adalah Jordan Marcellino dari SMA Methodist 2 Medan dan Gerrard Matthew Boentara dari SMA Cita Hati Surabaya. Baik Jordan maupun Gerrard baru pertama kali berangkat ke DBL Camp. Keduanya melangkah mulus dari tahapan pengerucutan pertama Top 50 (Top 50 Campers) ke Top 24 (Top 24 Campers) hingga DBL All-Star.
Kisah keberhasilan mereka kiranya bisa menjadi refleksi diri bagi teman-teman student athlete yang belum terpilih berangkat ke DBL Camp pada tahun pertama dan kedua. Bahwa masih ada tahun terakhir untuk mengukir cerita manis. Tinggal bagaimana kalian memilih jalan dan berjuang untuk mewujudkan cerita itu.
Berikut adalah daftar penggawa DBL All-Star dari 2021 sampai 2026 yang berangkat pada kesempatan pertama dan terakhir.
DBL All-Star 2026
Jordan Marcellino - SMA Methodist 2 Medan
Gerrard Matthew Boentara - SMA Cita Hati East Surabaya
DBL All-Star 2025
Zaky Alhakim - SMA Warga Surakarta
Haikal Malik - SMAN 1 Bengkulu Selatan
Mayviana Lysandra - SMA Gloria 1 Surabaya
DBL All-Star 2024
Kennie Elbert - SMA Gloria 1 Surabaya
Zihad Visabilillah - SMA BPK Penabur Cirebon
Gerald Haikal - SMAN 5 Balikpapan
DBL All-Star 2023
Aditya Wiguna - SMA Regina Pacis Bogor
Kent Zhenoe - SMA Trinitas Bandung
Fabian Rishad - SMAN 2 Bandung
Dayrent Tjiang - SMA Dian Harapan Makassar
Fathur Rahman - SMAN Ragunan Jakarta
DBL All-Star 2021
Likemo Victor Deo - SMA BPK Penabur Cirebon
Almando Davin - SMAN 71 Jakarta
Queenie Xaviera - SMA St. Louis 1 Surabaya