Fiorenza Celesta ikut serta dalam membentuk formasi lingkaran bersama 23 temannya jelang pengumuman Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2025 di Atrium Mall Kota Kasablanka, Minggu 4 Mei 2025.

Satu per satu dari mereka mulai keluar dari lingkaran menegangkan itu. Mereka yang keluar dari lingkaran lantas diminta naik ke atas panggung. Merekalah yang berhak terpilih masuk skuad Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star.

Fiorenza gembira karena teman-teman seperjuangannya terpilih naik ke panggung itu. Namun, di balik senyuman itu, ia menyimpan rasa kecewa yang tidak terbilang banyaknya. Sebab ia sendiri tak terpilih masuk skuad All-Star.

Kekecewaan itu sangat membekas. Namun kekecewaan itu juga yang ia jadikan motivasi yang kuat untuk bangkit dan terus berkembang.

Setahun kemudian, setelah melalui banyak latihan dan kompetisi, forward Global Prestasi School (GPS) Bandung itu akhirnya mendengar namanya disebut bagian dari skuad Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026.

Tidak ada rasa haru yang berlebih dalam raut wajahnya. Itu karena Fiorenza merasa bahwa dia memang layak untuk menerima penghargaan ini.

Baca juga: Cerita Rafky Abqary, Dari Jalur ‘Tambahan’ Menuju Amerika Serikat

Setelah Kopi Good Day DBL Camp 2025 berakhir, Fiorenza langsung introspeksi diri terkait performanya.

“Aku evaluasi banyak hal, mulai dari consistency, physical strength, sampai mental saat practice dan game,” ucapnya.

Fiorenza Celesta mengeksekusi strategi timnya di sesi scrimmage game Top 30 Campers DBL Camp 2026.

Pemain bertinggi 176 cm ini juga mulai belajar untuk lebih percaya diri dan menikmati proses perkembangannya.

Kepercayaan diri itu semakin meningkat ketika Fiorenza dipanggil untuk membela Tim Nasional (Timnas) Indonesia di ajang FIBA U16 Women’s Asia Cup 2025 - Division B.

Dominasinya tidak terbantahkan. Ia mengoleksi 19 poin dan 18 rebound melawan Tonga, disusul dengan 13 poin dan 14 rebound ketika berhadapan dengan Malaysia.

Fiorenza dan Timnas Indonesia berhasil merebut medali perunggu dalam turnamen itu. 

Baca juga: Ujian Datang Bertubi-tubi, Richelle Evelyn Terus Membuktikan Diri

Beberapa hari kemudian, Fiorenza langsung berdiri di lapangan C-Tra Arena Bandung untuk bermain bersama sekolahnya di Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 West Java.

Dengan total 56 poin dan 60 rebound dalam 4 laga, ia berhasil membawa GPS Bandung menduduki posisi Runner Up setelah gugur di Fantastic Four musim lalu.

Kehebatan Fiorenza pun kembali diakui setelah namanya masuk ke dalam jajaran Kopi Good Day First Team 2025 West Java.

Meski begitu, perasaan gelisah dalam diri Fiorenza tetap ada sebelum menjalani Kopi Good Day DBL Camp 2026.

“Awalnya pasti ada rasa nervous dan overthinking sebelum DBL Camp tahun ini dimulai,” sebut Fiorenza.

Fiorenza juga mengakui bahwa DBL Camp 2026 jauh lebih menantang dibanding tahun lalu. Menurutnya, para pemain tahun ini memiliki kemampuan, fisik, dan mental yang lebih tinggi.

“Atmosfer kompetisinya intens karena semua campers punya kualitasnya masing-masing dan hampir semua player tuh perform di camp ini,” ujarnya.

Baca juga: Perjalanan Gerrard Matthew Mengejar Pencapaian Dua Sahabatnya di DBL Camp

Fiorenza Celesta (tengah) saat menjalani sesi scrimmage game Top 30 Campers DBL Camp 2026.

Melihat kondisi itu, Fiorenza tidak ingin melakukan kesalahan yang sama. Tahun ini, ia mencoba untuk menikmati setiap momen demi menghilangkan beban dan tekanan.

“Aku fokus ke diri sendiri, dan percaya sama hasil dari kerja keras yang udah aku lakukan selama ini,” kata Fiorenza.

Di balik perjuangan Fiorenza, ada orang-orang terdekat mulai dari keluarga, teman, pelatih, dan rekan setim yang tidak berhenti memberi dukungan untuknya.

“Dukungan yang paling berasa itu ketika mereka tetap percaya sama aku, bahkan saat aku ragu sama diri sendiri,” jelasnya.

Baca juga: Chimaobi Nzekwue, Mata yang Terpejam dan Mimpi yang Tak Pernah Padam

Sebagai pemain yang bertekad untuk mengejar prestasi, tentu perjalanan Fiorenza tidak berhenti sampai sini saja. Ia siap untuk memperoleh banyak pelajaran berharga bersama DBL All-Star 2026 di Amerika Serikat.

Fiorenza berharap bahwa ia dapat menemukan versi terbaik dari dirinya dengan segudang pengalaman yang akan ia dapat di sana.

“Yang paling aku tunggu sebagai All-Star di Amerika tentu experience buat belajar basket di level yang lebih tinggi,” sebut Fiorenza.

“Aku excited banget buat lihat langsung culture basket di sana, cara mereka latihan, dan bagaimana pemain di Amerika berkembang,” tutupnya.

Gelaran Kopi Good Day DBL Camp 2026 telah berlangsung 27 April hingga 3 Mei 2026. Berbeda dari sebelumnya, DBL Camp musim ini menyapa tiga venue sekaligus, yakni DBL Academy Jakarta East (27 April-2 Mei 2026) dan GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan & Grand Atrium Mall Kota Kasablanka (1-3 Mei 2026).

Ratusan campers terpilih telah menjadi orang pertama yang menjajal lapangan baru di DBL Academy Jakarta East. Lapangan berstandar internasional ini berlokasi di Genova Asya Commercial GC03-GC07, di Jalan Lake Garden Boulevard Jakarta Garden City, Cakung, Jakarta Timur. 

Di sana, mereka juga kembali merasakan pengalaman dilatih para coach dari DBL Academy serta World Basketball Academy. Tak hanya itu, di sana campers juga merasakan bagaimana metode pelatihan baru serta penggunaan alat-alat berbasis sports science.

Baca juga: Ni Kadek Winda Sandia Kanita, Bali Kid Pertama yang Tiga Kali DBL All-Star!

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Populer

TC Dimulai! Skuad DBL All-Star 2026 Asah Fisik dan Taktik di Hari Pertama
Menang Besar di Scrimmage Game, Tim Putri DBL All-Star Enggan Merasa Puas
Trivia DBL West Jakarta: Deretan Laga Pemacu Adrenalin Sepanjang Musim Lalu
11 Varian Rasa Kopi Good Day, Kopi Anak Muda yang Wajib Banget Kamu Coba
Daftar Tim Prioritas dan Cara Masuk Jalur Waiting List DBL South Sulawesi 2026