Panggung Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 tak hanya menjadi tempat unjuk gigi bagi para student athlete dan tim dance. 

Lebih dari itu, kompetisi ini menjadi bukti nyata bagaimana sekolah memberikan ruang dan dukungan yang luar biasa bagi para siswanya. 

Di luar urusan taktik di lapangan, ada peran kepala sekolah, guru, hingga staf yang rela meluangkan waktu demi mengawal perjuangan anak didiknya.

Dari sekian banyak cerita yang terekam sepanjang musim, ada beberapa sekolah yang menunjukkan bahwa dukungan dari ruang kelas menuju tribun itu nyata adanya. 

Mulai dari urusan pembentukan karakter hingga mobilisasi suporter antarkota, dan sekolah-sekolah ini sukses mencuri perhatian lewat komitmen all-out mereka. 

Berikut adalah rangkuman kisah dukungan sekolah terbaik musim ini versi DBL.

Baca Juga: Totalitas Tanpa Batas, Berikut Daftar Koreo Paling Menyita Perhatian! 

SMA Santo Arnoldus Janssen Kupang

Menjadi satu-satunya tim debutan di Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 East Nusa Tenggara tidak membuat SMA Santo Arnoldus Janssen Kupang berkecil hati meski harus langsung menelan kekalahan. 

Sang Kepala Sekolah, Pater Apolynarius Wawo Koa, justru pasang badan memberi dukungan yang luar biasa karena baginya DBL adalah wadah terbaik dalam membentuk karakter dan mentalitas kepemimpinan siswa di luar kelas. 

Alih-alih menuntut trofi, pihak sekolah memilih memfasilitasi kebutuhan tim dengan maksimal dan mengajarkan para pemain untuk menerima kegagalan tahun pertama ini dengan jiwa besar sebagai modal berharga untuk kembali lebih kompak di musim depan.

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

SMAN 1 Glagah Banyuwangi

Totalitas tanpa batas ditunjukkan oleh Kepala SMAN 1 Glagah Banyuwangi, Abdullah, S.Pd., M.T., yang memimpin langsung rombongan besar berisi lebih dari 150 pasukan gabungan siswa, guru, hingga orang tua murid ke Final Party DBL Jember. 

Menggunakan dua bus, mereka rela menempuh perjalanan darat selama lebih dari tiga jam dari Banyuwangi menuju Jember demi mengawal tim kebanggaan sekolah mengukir sejarah. 

Pengorbanan itu pun dibayar tuntas lewat keberhasilan tim putri SMAN 1 Glagah Banyuwangi meraih gelar juara perdana mereka di Honda DBL with Kopi Good Day 2025 East Java-East, sekaligus menegaskan komitmen besar sekolah yang selalu menjadikan bola basket sebagai ikon prestasi utama mereka.

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Suria Harapan School Jambi


Pose Efendi, Kepala Sekolah Suria Harapan School saat foto bersama trofi DBL kebanggaan anak didiknya

Meski baru berdiri dua tahun dan hanya memiliki total 28 siswa SMA, Suria Harapan School Jambi membuktikan bahwa keterbatasan jumlah bukan penghalang untuk menjadi kampiun 5on5 di musim debutnya di Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 Jambi.

Di balik performa apik pemain di lapangan, ada solidaritas gila-gilaan di tribun di mana sang Kepala Sekolah, Efendi, S.Hum., Gr., sampai meliburkan jenjang SMP dan SMA agar bisa nribun bareng. 

Alhasil, sekitar 200 suporter yang terdiri dari guru SD-SMA, staf, orang tua, hingga cleaning service sekolah kompak memadati GOR Kotabaru Jambi dan sukses mengantar tim mereka mengamankan gelar juara hingga mengirim delegasi ke DBL Camp 2026.

Baca Juga: Peran Besar Sekolah di Balik Melejitnya Suria Harapan School di Musim Perdana!

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

SMAN 1 Puri Mojokerto


Kepala SMAN 1 Puri Mojokerto saat menghadiri laga SMAN 1 Puri Mojokerto di DBL Arena Surabaya

Pihak SMAN 1 Puri Mojokerto benar-benar menunjukkan arti kata all out saat mengawal tim putra, putri, tim dance, hingga 1.200 massa Castle Mania (sebutan suporter SMAN 1 Puri Mojokerto) menyerbu DBL Arena Surabaya. 

Dipimpin langsung oleh Wakasek Kesiswaan, Bapak Slamet Hariadi, S.Pd., pihak sekolah memberi mobilisasi total 11 bus dari Mojokerto ke Surabaya, di mana setiap bus dikawal oleh dua guru demi memastikan keamanan dan memberikan dispensasi serta perizinan penuh bagi para siswa. 

Bagi sekolah, dukungan masif yang dibiayai dan difasilitasi penuh ini bukan sekadar urusan menang atau kalah, melainkan investasi penting sebagai sarana pembelajaran luar kelas agar para siswa bisa belajar berinteraksi dengan dunia luar dan membentuk karakter yang kuat demi masa depan mereka.

Baca Juga: Datang Mengiringi Suporter, Wakasek Kesiswaan Castle: Kami Selalu All-Out!

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

SMAN 13 Surabaya

Dukungan penuh tanpa tekanan yang realistis datang dari Wakasek Kesiswaan SMAN 13 Surabaya, Bapak Bambang Rahmawantono, yang hadir langsung di tribun DBL Arena saat timnya berlaga di Round 2 Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 East Java-North.

Meski langkah tim putra SMAN 13 Surabaya harus terhenti di tangan lawan, pihak sekolah sama sekali tidak kecewa karena pencapaian menembus Round 2 sudah jauh melampaui ekspektasi awal sekolah di tengah persaingan ketat DBL East Java-North. 

Sekolah selalu berkomitmen mendukung penuh dari segi pendanaan hingga mendatangkan pelatih profesional, karena sang wakasek yang juga hobi menonton NBA ini sadar betul bahwa kompetisi DBL adalah wadah luar biasa bagi para atletnya untuk berkembang ke level lebih tinggi sekaligus membangun relasi antarsekolah.

Baca Juga: Lolos Round 2 Pertama Kali, Wakasek Thirteen Bangga dengan Pencapaian Muridnya!

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

SMP Little Sun Surabaya

Totalitas dukungan sekolah ternyata tidak hanya milik panggung SMA, melainkan sudah membara sejak level SMP di ajang Junior Exhibition Games 2025 Surabaya. 

Hari perdana melantai menjadi momen yang sangat emosional bagi SMP Little Sun Surabaya karena selain melakoni laga perdana tim putra, momen ini juga debut bersejarah bagi tim putri mereka. 

Menyambut hari spesial tersebut, Kepala Sekolah SMP Little Sun, Yovita Santoso, turun langsung ke tribun DBL Arena, tidak hanya untuk menonton, tapi juga merangkap menjadi capo (pemimpin sorak) bagi barisan suporter sekolahnya! 

Guru yang tidak pernah absen mengawal timnya sejak 2019 ini bahkan mengizinkan murid-muridnya membawa Luo (alat musik gong tradisional Tiongkok berukuran kecil) sebagai identitas unik mereka yang akhirnya sukses mengantar tim putri Little Sun mengunci kemenangan manis di laga debut.

Baca Juga: Kepsek Full Support, Suporter Little Sun Bawa Luo ke DBL Arena!

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Tak hanya SMP Little Sun Surabaya, kepercayaan dan dukungan luar biasa dari pihak sekolah juga konsisten ditunjukkan oleh sekolah-sekolah lain seperti SMP Vita Surabaya, SMP Petra 1 Surabaya, hingga SMP Gloria 1 Surabaya. 

Kehadiran para kepala sekolah dan guru di tribun DBL Arena menjadi penanda kuat bahwa DBL telah menjadi wadah kompetisi yang sangat positif, aman, dan dipercaya penuh oleh institusi pendidikan dalam membentuk karakter generasi muda sejak dini.

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 telah digelar di 31 kota dan 22 provinsi se-Indonesia. DBL Indonesia juga telah memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 turut menampilkan AZA 3X3 Competition 2025-2026. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2025-2026 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Dua musim ini DBL didukung oleh produk anak muda, Kopi Good Day. (*)

Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa

Kamu bisa memantau artikel seputar Season Journey 2025-2026 di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Populer

5 Cara Menuju Indonesia Arena: Rute TransJakarta, MRT, dan KRL
Sempat Minder Bersaing di DBL Camp, Kini Matthew Ivander Buat Keluarga Bangga
Lepas Tawaran Tim Profesional, Rimbun Sidahuruk Justru Masuk DBL All-Star
Dari Pemain IBL ke Pelatih Juara, Transformasi Tak Terduga Hendra Thio
Jadwal DBL Camp 2026: Ada Menu Fisik dan Ketangkasan di Hari Pertama!