Tim putri Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026 meraih kemenangan meyakinkan 61-45 atas Pelatda DKI Jakarta. Pertandingan pada Sabtu (20/6) di DBL Academy Jakarta itu menjadi scrimmage game pertama dalam rangkaian training camp.
Dalam pertandingan tersebut, skuad DBL All-Star bermain dominan dan hampir selalu memimpin sejak tepis mula. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk mengukur perkembangan pemain sekaligus menguji sistem yang telah dipersiapkan.
Secara keseluruhan, DBL All-Star membukukan 25 tembakan dari 78 percobaan. Setara dengan akurasi 32 persen. Kartika Hatta Mahanani memperoleh 14 poin dari 6/13 tembakan selama 25 menit.
Adapun Ariqa Shafa Chayyara memperoleh 8 poin dengan 3 tembakan tepat sasaran. Masing-masing 6 poin dicetak oleh Praisey Blessed, Hannah Harshita, Fiorenza Celesta, dan Inez Welly.
Baca juga: Skuad Putra DBL All-Star Taklukkan Universitas Esa Unggul di Scrimmage Game!
Coach Daniel Tedjo Seputro menuturkan cukup puas dengan penampilan para campers. Menurutnya target utama scrimmage game ini adalah memberikan kesempatan pemain untuk tampil lepas sekaligus mengulas sistem permainan.
“Main happy, tetap safe semuanya, terus review sistem yang sudah dikerjakan waktu di DBL Camp. Pastinya bermain di level kami. Jangan pernah turun level. Kami jadi contoh buat basket Indonesia. Walaupun masih anak-anak dan masih banyak yang kurang, tapi saya rasa sudah oke dan support satu salam lain,” kata Coach Daniel.
Pelatih dari SMAN 11 Semarang itu menilai performa tim sudah menunjukkan perkembangan cukup baik meski baru dua kali sesi latihan bersama. Latihan itu dilakukan pada Jumat (19/6) setelah kedatangan dan pagi hari sebelum scrimmage game.
Baca juga: Dukungan Asyhila dan Makayla Bagi Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026
“Secara permainan dengan dua kali latihan ini sudah cukup lumayan bagus. Cuma tetap saya pesan ke anak-anak untuk stay humble dan coachable. Karena prinsip saya tetap sama, belajar itu tidak ada batasnya,” lanjutnya.
Scrimmage game memiliki arti penting bagi perjalanan skuad DBL All-Star. Rangkaian scrimmage game selama training camp dirancang untuk membantu pemain beradaptasi dengan sistem permainan tim.
Skuad DBL All-Star mempersiapkan diri dalam training camp selama empat hari mulai 19-22 Juni 2026. Training camp dilakukan sebagai persiapan sebelum berangkat ke Chicago, Amerika Serikat.
Kemenangan atas Tim Pelatda DKI Jakarta menjadi modal bagus untuk campers. Masih ada satu scrimmage game lagi. Tim putri DBL All-Star akan melawan Universitas Budi Luhur pada Minggu (21/6).
“Yang pasti benahi defense dulu, kemudian rebound dan box out. Kalau menghadapi tim kampus, level kontaknya pasti berbeda karena mereka mahasiswa. Level kontaknya tentu lebih tinggi dibanding anak-anak SMA,” pungkas Coach Daniel. (*)
Baca juga: Fokus, Hustle, dan Cepat Berkembang, Coach Mey Puji Respons Pemain DBL All-Star