ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Keseruan pertandingan antara SMAN 3 Surabaya dan SMAN 9 Surabaya di Opening Party Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-Region

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 resmi bergulir. Surabaya kembali menjadi kota pembuka rangkaian kompetisi basket pelajar terbesar di Indonesia tersebut melalui penyelenggaraan Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North di DBL Arena, Kamis, 6 Agustus 2026. 

Sebagai seri pembuka musim, Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North diikuti 139 tim dari 94 sekolah yang berasal dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Jombang, Lamongan, hingga Bangkalan. Tahun ini menjadi kali pertama sekolah asal Bangkalan turut ambil bagian melalui SMAN 2 Bangkalan dan SMAN 3 Bangkalan.

Direktur DBL Indonesia, Masany Audri, mengatakan Surabaya selalu memiliki arti penting bagi perjalanan DBL. Kota Pahlawan merupakan tempat lahirnya Developmental Basketball League (DBL) pada 2004 dan hingga kini tetap menjadi titik awal setiap musim kompetisi.

"Tahun ini kami sangat antusias kembali membuka rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day di Surabaya. Kota ini memiliki sejarah yang sangat penting bagi DBL karena menjadi tempat semuanya dimulai. Dari Surabaya, semangat DBL kemudian tumbuh hingga menjangkau berbagai kota di Indonesia," ujar Masany.

Baca Juga: Lima Bulan Siapkan Koreo, Gambesmania Ingin Kembalikan Kejayaannya

Musim 2026-2027 menjadi penyelenggaraan DBL yang ke-22. Tahun ini, kompetisi kembali hadir di 31 kota yang tersebar di 22 provinsi, mulai dari Aceh hingga Papua.

Sejak pertama kali digelar, DBL juga konsisten mempertahankan konsep student-athlete. Kompetisi ini menjadi yang pertama di Indonesia yang menjadikan prestasi akademik sebagai salah satu syarat utama bagi peserta melalui evaluasi nilai rapor. Konsep tersebut terus dipertahankan hingga memasuki musim ke-22 penyelenggaraan.

DBL East Java-North

Pada musim ini, DBL mengusung tema Home of The Dreamers. Melalui tema tersebut, DBL menegaskan komitmennya untuk menjadi lebih dari sekadar kompetisi basket, tetapi juga ekosistem yang memberi ruang bagi pelajar Indonesia untuk bermain, belajar, bertumbuh, dan mengejar mimpi.

"Sejak awal kami percaya olahraga bukan hanya tentang mencetak juara atau atlet profesional. Sebab, sebagian besar pemain DBL nantinya akan menjadi profesional di berbagai bidang kehidupan. Yang ingin kami bangun adalah nilai-nilai yang mereka bawa setelah lulus dari DBL, seperti disiplin, kerja keras, kepemimpinan, sportivitas, kemampuan bekerja sama, hingga tanggung jawab," kata Masany.

Komitmen tersebut tidak hanya diwujudkan melalui penyelenggaraan kompetisi, tetapi juga dalam membangun budaya positif di lingkungan basket pelajar. Menjelang bergulirnya Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North, DBL Indonesia menggelar Supporter Gathering yang mempertemukan suporter dari berbagai sekolah untuk saling mengenal, berbagi pengalaman, dan membangun hubungan yang positif di luar pertandingan.

Baca Juga: Kemenangan Perdana Putra Smantaru Jadi Hadiah Kecil untuk Coach Thomas

"Kami ingin budaya kompetisi di DBL selalu berjalan berdampingan dengan budaya saling menghormati. Rivalitas boleh terjadi saat pertandingan berlangsung, tetapi di luar lapangan kami ingin seluruh peserta dan suporter belajar tentang respek, kebersamaan, dan bagaimana menjadi bagian dari komunitas yang sehat," lanjut Masany.

Upaya DBL dalam membangun ekosistem pembinaan pelajar juga mendapat apresiasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Tahun ini, DBL memperoleh pengakuan dari Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) sebagai kompetisi yang telah melalui proses kurasi sehingga dapat dimanfaatkan sekolah sebagai salah satu wadah pengembangan talenta peserta didik.

Masany menyebut pengakuan tersebut menjadi motivasi bagi DBL Indonesia untuk terus menjaga kualitas kompetisi sekaligus memperkuat kontribusi terhadap pembinaan pelajar.

Baca Juga: Lewat Lirik Lagu Dongker, Owlteam Smantass Bakar Semangat Tim Putri di DBL Arena

"Kami sangat berterima kasih kepada Kemendikdasmen atas apresiasi yang diberikan. Pengakuan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan kompetisi yang berkualitas sekaligus memberikan dampak positif bagi pengembangan talenta pelajar di Indonesia," ujarnya.

Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr. Maria Veronica Irene Herdjiono, turut mengapresiasi peran DBL Indonesia dalam mendukung pengembangan peserta didik melalui olahraga.

"DBL tidak semata-mata menyelenggarakan kompetisi, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan peserta didik secara utuh melalui pendekatan yang berpusat pada murid, bersifat inklusif, kolaboratif, serta berkelanjutan," ujar Maria.

Dengan dimulainya seri Surabaya, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 resmi membuka rangkaian kompetisi basket pelajar terbesar di Indonesia yang musim ini kembali akan berlangsung di 31 kota di seluruh Indonesia. (*)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS