Mey Putridiana merupakan satu-satunya pelatih perempuan yang terpilih dalam Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026. Ia bersama tiga pelatih lainnya serta 24 pemain mengikuti rangkaian persiapan selama empat hari di DBL Academy Jakarta pada 19-22 Juni 2026.
Semangat dan antusiasme terpancar dari Coach Mey saat mengikuti training camp. Kesempatan menangani skuad terbaik hasil seleksi DBL Camp menjadi pengalaman yang menantang sekaligus menyenangkan.
“Training camp ini asyik dan seru. Menghadapi pemain-pemain yang notabene banyak berasal dari timnas membuat penyampaian instruksi menjadi lebih cepat. Mereka juga fokus, hustle, dan ketika ada yang keluar dari aturan, langsung bisa diingatkan. Respons mereka sangat baik dan perkembangannya terlihat signifikan,” ujar Coach Mey.
Baca juga: Peran Penting Tes Fisik Berbasis Sport Science dalam Persiapan DBL All-Star 2026
Memasuki hari pertama TC, fokus utama tim pelatih adalah melakukan penguatan materi yang sebelumnya telah diberikan selama camp. Salah satu agenda penting adalah memperdalam pola permainan ofensif yang akan digunakan saat scrimmage dan pertandingan di Amerika Serikat.
"Hari ini kami lebih fokus pada review offense. Kami breakdown lagi setiap pergerakan, arah, tujuan, dan adjustment yang harus dilakukan pemain. Persiapan ini penting untuk scrimmage dan juga bekal saat berangkat ke Amerika Serikat," jelasnya.
Di balik persiapan teknis, Coach Mey menilai bahwa aspek terpenting dalam TC kali ini adalah membangun chemistry antarpemain. Untuk mempercepat proses tersebut, tim pelatih menggelar berbagai aktivitas team building yang melibatkan pemain putra dan putri dalam satu kelompok.
Baca juga: TC Dimulai! Skuad DBL All-Star 2026 Asah Fisik dan Taktik di Hari Pertama
“Supaya mereka lebih mengenal satu sama lain, lebih terbuka dalam berkomunikasi, dan membangun kebersamaan. Seru sekali karena semua bisa tertawa bersama dan akhirnya komunikasi mereka jadi lebih cair," kata pelatih dari SMAN 3 Malang itu.
Menjelang keberangkatan ke Chicago, Coach Mey bersama seluruh staf pelatih terus mematangkan berbagai detail teknis melalui diskusi intensif. Termasuk koordinasi dengan Coach Firman terkait materi dan game plan yang akan diterapkan selama program berlangsung.
Mulai dari penyusunan strategi, pembagian kamar pemain, hingga kandidat kapten tim menjadi bagian dari persiapan yang dilakukan demi memastikan seluruh anggota tim berada dalam kondisi terbaik.
"Yang terpenting sekarang adalah membangun kebersamaan, komunikasi, dan menjaga semangat mereka. Kalau chemistry sudah terbentuk dan semua menikmati prosesnya, saya yakin tim ini bisa berkembang jauh lebih baik lagi," pungkasnya. (*)
Baca juga: Jadwal Scrimmage Game Day 2 Training Camp DBL Indonesia All-Star 2026