Bertepatan dengan launching Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027, DBL Academy East Jakarta membuka free trial untuk kelas reguler pada Selasa, 21 Juli 2026. 

Para student berkesempatan untuk menjalani pembelajaran yang berfokus pada penguatan fundamental basket, edukasi nutrisi, serta pendidikan karakter sebagai tiga pilar utama DBL Academy. 

Di momen ini, pasangan content creator Shannon Gabriella (Shannon) dan Immanuel Ishak Johannes (Noel) hadir untuk menemani sang putra, Eloah Jacob Johannes, merasakan pengalaman berlatih bersama para coach DBL Academy. 

Saat pertama kali menginjakkan kaki di DBL Academy East Jakarta, keduanya mengaku terkesan dengan fasilitas yang begitu lengkap untuk menunjang performa para student. 

“Aku suka banget sama lapangannya karena rapi dan kids friendly. Terus, salah satu yang paling penting adalah lapangannya indoor dan adem,” ucap Shannon. 

Baca Juga: DBL 2026-2027 Resmi Dibuka, Usung Semangat “Home of the Dreamers”


Potret Shannon Gabriella saat menemani Eloah Jacob mengikuti trial class di DBL Academy East Jakarta

Sementara, sebagai ayah, Noel meyakini bahwa olahraga memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Kecintaannya terhadap basket pun membuatnya berharap sang putra dapat menumbuhkan minat yang sama setelah mengikuti sesi kelas di DBL Academy. 

“Kalau bapaknya malah pengin anaknya basket soalnya saya anak basket banget. Cuma, anaknya memang lagi lebih tertarik sepak bola, padahal sudah dikasih lihat highlight-nya Kobe Bryan,” cerita Noel.

”Pas tahu kita diajak ke DBL Academy, bersyukur banget. Semoga setelah ini anaknya jadi tertarik basket,” lanjutnya. 

Bukan hanya Shannon dan Noel, pasangan content creator lainnya, yakni Lea Lina dan Ian, juga datang untuk mendampingi sang putra, Lean. Mereka memuji keseriusan DBL dalam membangun sebuah akademi basket berstandar internasional. 

“First impression kita pas datang, tempatnya proper dan fasilitasnya juga oke. Coach-nya di sini terlihat kompeten, jadi wow sih. Baru pertama kali lihat ada akademi basket di Jakarta yang punya fasilitas sebagus ini,” tutur Ian. 

Baca Juga: Sambut Hari Anak, DBL Academy Buka Ruang Inklusif Lewat Basketball Clinic

Lebih lanjut, dirinya turut menyoroti metode latihan DBL Academy yang menerapkan FIBA Mini Basketball yang ramah untuk anak-anak, terutama di usia 12 tahun. Pendekatan ini lebih menekankan agar mereka bisa menikmati permainan, bergerak aktiif, dan tumbuh percaya diri. 

“Latihan seperti itu lebih bagus, apalagi mementingkan fokus, disiplin, motorik juga. Jadi, enggak cuma serta-merta belajar teknik doang, tapi belajar juga caranya agar bisa bekerja sama dengan teman-teman lainnya,” lanjutnya. 

Sebagai orang tua, baik Lea Lina maupun Ian begitu tertarik mendaftarkan putranya ke DBL Academy. Selain ingin mengembangkan kemampuan sang anak, sang putra juga selama ini sudah akrab dengan dunia basket berkat sosok ayah yang juga gemar terhadap olahraga ini.

DBL Academy East Jakarta sudah terbuka luas bagi anak-anak usia 3-18 tahun. Seluruh informasi mengenai program dan pendaftaran bisa diakses lebih lanjut di website www.dblacademy.com atau Instagram @dblacademyjkteast. 

Populer

Komplet! Guard SMA Ciputra Chelsea Kang yang Jago Basket, Main Bola Hingga Dance
Hasil Junior Exhibition Jakarta: Kanisius Kuat, Bukit Sion dan Jubilee Pulang!
TC Dimulai! Skuad DBL All-Star 2026 Asah Fisik dan Taktik di Hari Pertama
Menang Besar di Scrimmage Game, Tim Putri DBL All-Star Enggan Merasa Puas
Kembali ke Sinlui, CMO Azarine Cosmetic Marcella Vanessa Berasa Nostalgia!