AQUA DBL Dance 2026-2027 kembali menghadirkan Guest Judges dalam proses penjurian. Musim ini, kompetisi dance pelajar terbesar di Indonesia tersebut memperkenalkan tiga Guest Judges nasional yang akan bertugas di sejumlah kota sepanjang rangkaian penyelenggaraan musim 2026-2027.
Sesuai dengan namanya, Guest Judges merupakan juri tamu yang akan terlibat dalam proses penilaian di kota-kota tertentu. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan perspektif baru, pengalaman industri, sekaligus menjaga standar penilaian yang konsisten di berbagai region.
Tiga nama yang dipercaya mengemban peran tersebut adalah Semmy Blank, Brandon Lilhero, dan Cynthia Arnella. Ketiganya merupakan figur yang telah memiliki rekam jejak panjang di dunia dance, baik sebagai dancer, koreografer, maupun pelaku industri kreatif di tingkat nasional hingga internasional.
Baca Juga: Samakan Persepsi Penjurian, DBL Gelar Judges' Workshop Bareng Semmy Blank!
Brandon
Brandon dikenal sebagai koreografer yang aktif menangani berbagai proyek bersama musisi Tanah Air. Ia pernah meraih peringkat ketiga Indonesia Mencari Bakat 2010, menjadi juara HHI Indonesia 2019 untuk kategori Adult Division dan Varsity Division, serta menjuarai sejumlah kompetisi seperti Explobodies Battle 2022 hingga The Floor Throne Team Division 2024 dan Duo Division 2025. Di industri hiburan, Brandon juga dipercaya menjadi koreografer untuk GAC lewat lagu Baru, konser Afgan 2023, lagu Criminal yang dibawakan Afgan bersama Thuy, hingga proyek Neona lewat Pretty Girl Rock.
Semmy Blank
Sementara itu, Semmy Blank merupakan salah satu street dancer Indonesia yang telah mengoleksi berbagai prestasi internasional. Ia pernah menjadi juara 7 to Smoke di Radikal Forze Jam Singapura, menjuarai berbagai kategori di Style In Motion Malaysia, menjadi kampiun 1v1 HipHop Battle di The Nastiest Singapura, hingga meraih gelar juara 1v1 Popping Battle di Battle of Wudang, Tiongkok. Semmy juga menjadi juara 1v1 Freestyle Online Battle Rusia pada 2020, serta mencatatkan prestasi sebagai runner-up HipHop Battle di Quanzhou, Tiongkok, dan Sneaker Con Korea Selatan.
Cynthia Arnella
Nama berikutnya adalah Cynthia Arnella. Sebagai pendiri komunitas Maad Steppa dan co-founder Hola'Ladies, Cynthia dikenal aktif mengembangkan dancehall di Indonesia. Pengalamannya mencakup koreografi untuk berbagai musisi Indonesia, memperoleh sertifikasi CID UNESCO untuk dance internasional, tampil di festival tari di Vietnam, India, Yunani, Korea Selatan, dan Singapura, hingga menjadi Movement Director untuk film Indonesia Para Perasuk. Cynthia juga menangani koreografi berbagai video musik penyanyi Indonesia seperti Denada, Neona, dan Devano.
Meski menghadirkan Guest Judges nasional di sejumlah region, proses penjurian di kota lainnya tetap dilakukan oleh jajaran expert judges lokal yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang dance. Seluruh juri dipilih berdasarkan profesionalisme, pemahaman terhadap dunia tari, serta dipastikan tidak memiliki hubungan atau konflik kepentingan dengan tim peserta yang dinilai.
Melalui sistem tersebut, AQUA DBL Dance terus berkomitmen menjaga objektivitas, kredibilitas, dan kualitas penilaian di setiap kota. Dengan demikian, seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menampilkan kreativitas, teknik, serta konsep pertunjukan terbaik mereka.
Sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan DBL, AQUA DBL Dance menjadi panggung bagi para pelajar untuk mengekspresikan kreativitas di luar pertandingan basket. Setiap tim basket peserta wajib didampingi satu tim dance yang tampil pada jeda halftime pertandingan sekaligus dinilai oleh dewan juri. Musim 2026-2027 sendiri mengusung tema "100% Murni Indonesia", yang mengajak setiap tim mengeksplorasi kekayaan budaya, cerita, hingga identitas Indonesia melalui pertunjukan dance yang kreatif dan inovatif. (*)