ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Potret aksi Warren Bennet Surya saat melakukan free throw di laga tim putra SMA Tiara Kasih versus SMA Tunas Muda School Meruya di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Jakarta

What a game! 

Pertempuran berkelas tersaji antara SMA Tiara Kasih (Royals) kontra SMA Tunas Muda School Meruya di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Jakarta, Senin, 24 Agustus 2026. 

Tak bisa dipungkiri, tensi tinggi langsung menghiasi duel keduanya sejak detik pertama. Keunggulan terus berpindah tangan dengan margin yang tak pernah lebih dari lima poin. 

Saat waktu tersisa 42 detik, Royal sempat memimpin, 32-31, setelah Darrel Wijaya menuntaskan dua kesempatan free throw dengan apik. Namun, keunggulan tersebut bukanlah akhir cerita sesungguhnya. 

Satu kesalahan dari Cedric Fernandez justru membuka peluang bagi Tunas Muda. Dengan waktu hanya tersisa satu detik, mereka mendapat hadiah dua tembakan gratis yang bisa saja mengubah arah jalannya pertandingan. 

Baca Juga: Kenalan dengan Jill Fiorenze, Pemain Quattro yang Juga Atlet Renang dan Polo Air

Kesempatan penentu itu jatuh ke tangan Warren Bennet Surya. Seluruh perhatian seketika tertuju padanya. Napas para pendukung Tunas Muda seolah tertahan sembari kedua tangan bertatut, berharap dua tembakan tersebut mampu membawa tim kebanggaanya membalikkan keadaan. 

Benar saja, sorak-sorai bahagia langsung menggema di tribun. Dua kesempatan itu berhasil dieksekusi Bennet (sapaan karibnya) sekaligus menutup laga dengan kemenangan dramatis, 33-32. 

Bukan sekadar menjadi penentu kemenangan Tunas Muda, Bennet juga punya rekam jejak free throw yang mentereng. Pemilik nomor punggung 13 tersebut sukses mengonversi 10 dari 11 kesempatan, menghasilkan akurasi mencapai 90 persen.

”Setiap kali habis latihan, coach selalu suruh kita buat latihan free throw. Menurutku, itu yang membuat aku bisa punya akurasi yang bagus,” buka Bennet. 

Ia kemudian melanjutkan. “Yang pasti, terima kasih kepada Tuhan telah memberikan kesempatan untuk kemenangan ini. Menurutku, game ini memang sangat intens dan juga atmosfernya tuh gila banget, sih. Enggak bisa dijelasin. Kita bisa menang juga karena ikutin arahan coach.”

Meski sorot matanya selalu terlihat tenang selama di lapangan, Bennet sendiri tak menampik kalau perasaan gugup menghantuinya, terutama ketika detik-detik akhir menjelang laga selesai. 

Baca Juga: Putri Zebaoth Jegal Kampiun Musim Lalu, Erik Nofian Tekankan Pentingnya Disiplin

Dari situ, ia bersama rekan-rekan timnya sudah mengantongi catatan panjang berisi evaluasi yang perlu dibenahi. Terlebih, langkah pasukan Tunas Muda berikutnya akan dipertemukan dengan SMA Bukit Sion Jakarta, sang juara bertahan. 

“Sebenarnya, tadi kita kan sempat nge-lead, tapi akhirnya kekejar. Harusnya besok jangan sampai gitu lagi,” tegasnya. 

Sebagai pemain, Bennet tentu menyimpan impian yang ingin digapai bersama timnya. Bahkan, tak ada keraguan dari dirinya untuk membidik target setinggi mungkin. 

“Yang pasti, pengin ngerasain sampai Indonesia Arena (Final DBL Jakarta Championship). Tapi, kita harus hadapi step by step, rest dulu untuk game Fantastic Four,” pungkasnya. 

DBL West Jakarta 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. 

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS