Sosok Dvampir berdiri di tengah tribun DBL Arena Surabaya. Karakter tersebut menjadi pusat koreografi Rolas Fighters saat mengawal Putra Rolas SMAN 12 Surabaya menghadapi SMAN 1 Jombang pada laga keempat Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North, Sabtu, 15 Agustus 2026.
Kali ini, Rolas Fighters tidak membawa kisah dari mitologi Mesir seperti pada pertandingan sebelumnya. Mereka beralih ke nuansa vampir dan monster, lengkap dengan sosok Dvampir sebagai karakter utama yang mengisi bagian depan koreografi.
Perubahan tema itu bukan sekadar ingin menghadirkan visual berbeda. Rolas Fighters menyelipkan cerita tentang perjuangan Putra Rolas melalui dua tulisan yang mengapit koreografi.
Di sisi kiri tertulis Satu Jiwa Satu Tujuan, sedangkan sisi kanan membawa pesan Satu Tekad Bakar Kegelapan.
Baca juga: Tujuh Tahun Hiatus, Smadorsmania Kembali ke Tribun DBL
Bagi Rafi Prayoga, koordinator Rolas Fighters, dua kalimat tersebut menggambarkan keinginan seluruh warga SMAN 12 Surabaya untuk memiliki tujuan yang sama mendorong Putra Rolas meraih kemenangan.
“Di situ ada kata-kata satu tekad, satu tujuan. Berarti kita anak-anak Rolas Fighters ini menginginkan tujuan yang sama. Kita punya tujuan bersama untuk menuju kejayaan ataupun kemenangan,” ujar Rafi.
Kata “kegelapan” dalam koreografi itu juga memiliki makna tersendiri. Rolas Fighters tidak mengartikannya sebagai sesuatu yang buruk. Justru dari gambaran gelap tersebut, mereka ingin menunjukkan proses perjuangan Putra Rolas untuk keluar dari masa sulit.
“Dari kegelapan itu bukan berarti kegelapan itu jahat ataupun negatif. Dari situ kita membuktikan kalau dari kegelapan itu sendiri kita mempunyai tujuan yang bersama,” jelas Rafi.
Makna tersebut terasa semakin dekat dengan perjalanan Putra Rolas. Dua pertandingan sebelumnya belum memberikan hasil yang mereka harapkan. Karena itu, Rolas Fighters memilih memberikan dorongan melalui koreografi yang membawa pesan tentang usaha dan kebangkitan.
Karakter Dvampir kemudian menjadi wajah dari cerita tersebut. Sosok itu terinspirasi dari film, tetapi tidak diambil begitu saja. Rolas Fighters mengembangkan kembali karakter tersebut agar sesuai dengan konsep yang mereka susun untuk pertandingan kali ini.
“Kalau karakter itu vampirnya, namanya Dvampir. Terinspirasi dari film, sebenarnya campuran. Jadi saya buat lagi dan saya edit-edit lagi,” tutur Rafi.
Baca juga: Dirancang 2 Hari, Gambes Mania Pamerkan Gagahnya Charizard
Visual Dvampir kemudian diperkuat dengan elemen lain di sisi kanan dan kiri. Bagian berbentuk mata pada koreografi 4D menggambarkan mata dari kegelapan, melengkapi suasana yang ingin dibangun Rolas Fighters.
Tema yang berbeda juga ikut mengubah penampilan maskot mereka. Jika pertandingan sebelumnya menggunakan nuansa mitologi Mesir kuno, kali ini kostum maskot disesuaikan dengan karakter vampir dan monster.
“Dari kemarin kita membuat inovasi baru untuk maskot mengikuti tema. Yang kemarin kan Mesir karena koreonya mitologi Mesir kuno. Kalau sekarang vampir dan monster, jadi kostumnya mengikuti tema yang saya buat di koreo,” jelas Rafi.
Seluruh visual tersebut harus disiapkan dalam waktu singkat. Rolas Fighters hanya memiliki sekitar empat hari untuk mengerjakan koreografi, mulai Selasa hingga Jumat sebelum pertandingan.
Pengerjaan dilakukan di sekolah. Bagian gambar dan properti kanan-kiri mulai disiapkan sejak awal masa persiapan, sementara penyelesaian akhir menjadi bagian yang harus dikejar menjelang pertandingan.
Di luar koreografi, Rolas Fighters juga tetap menjaga kekompakan melalui latihan perkusi. Latihan dilakukan tiga kali dalam sepekan di sekolah dengan dukungan dari pihak sekolah.
Rolas Fighters mendukung Putra Rolas SMAN 12 Surabaya dari tribun DBL Arena Surabaya.
Setelah seluruh persiapan selesai, Dvampir akhirnya berdiri di tengah tribun DBL Arena. Bersama dua pesan yang mengapitnya, koreografi tersebut menjadi cara Rolas Fighters mengirimkan dukungan kepada Putra Rolas.
Namun, dukungan dari tribun belum cukup untuk mengubah hasil pertandingan. Empat kuarter kemudian, Putra Rolas harus mengakui keunggulan SMAN 1 Jombang dengan skor 17-20.
Hasil tersebut membuat Rolas Fighters kembali harus menunggu kemenangan. Meski begitu, mereka tidak ingin dukungan berhenti hanya karena hasil pertandingan belum sesuai harapan.
Baca juga: Bawa Raja Airlangga, 300 Smansa Xtreme Tempuh Jombang-Surabaya demi DBL
Bagi Dwi Rangga Heninda Putra atau Rangga, capo Rolas Fighters, para pemain tetap harus memberikan usaha terbaik. Ia ingin perjuangan di lapangan menjadi jawaban atas dukungan yang selama ini diberikan dari tribun.
“Dari anak-anak Rolas Fighters sebenarnya bukan menuntut. Kami cuma ingin kalian selalu berusaha dan memberikan usaha semaksimal mungkin untuk meraih kemenangan,” kata Rangga.
Dua kekalahan sebelumnya menjadi alasan Rolas Fighters ingin melihat perubahan pada pertandingan terakhir mereka nanti. Mereka berharap dukungan, motivasi, kreativitas, dan inovasi yang dibawa ke tribun bisa dibalas dengan perjuangan maksimal dari para pemain.
“Kami sudah melihat kekalahan kalian berkali-kali. Jadi di sini kami sudah memberi dukungan, motivasi, dan lain-lain, kreativitas, inovasi untuk kalian. Jadi di sini kalian harus memberi feedback dari usaha kita,” lanjut Rangga.
Putra Rolas masih memiliki satu kesempatan lagi untuk menutup perjalanan mereka dengan hasil berbeda. Laga berikutnya dijadwalkan pada 28 Agustus.
Dvampir yang berdiri di tengah tribun hari itu akhirnya menjadi lebih dari sekadar karakter vampir. Ia membawa cerita tentang kegelapan yang tidak harus berarti akhir.
Di balik Satu Jiwa Satu Tujuan dan Satu Tekad Bakar Kegelapan, Rolas Fighters masih menyimpan harapan yang sama Putra Rolas terus berusaha, bangkit, dan memberikan perjuangan terbaik untuk sekolahnya.
Baca juga: Debut di DBL, Mimpi Tribun Victoria Smaga Akhirnya Terwujud di DBL Arena
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil SMAN 12 Surabaya bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).