Tahun 2026 penuh dengan memori-memori indah untuk Alexio Caerolly Susanto, salah satu anggota tim putra SMAN 2 Jombang (Smada).

Bukan hanya berhasil masuk sekolah impiannya, ia juga telah menggapai salah satu mimpi terbesarnya, yaitu bermain di panggung Honda DBL with Kopi Good Day East Java-North!

Alex dan seluruh penggawa Smada sama-sama berstatus sebagai debutan musim ini. Meski begitu, mereka telah membuktikan bahwa kekuatan mereka tidak bisa diremehkan.

Saat berhadapan dengan SMAN 1 Manyar Gresik pada 11 Agustus 2026, Smada menang dramatis 27-21. Dengan sisa waktu 16 detik pada kuarter empat, skuad asuhan Mohamad Rizky itu berhasil mencetak enam poin beruntun tanpa balasan.

Baca juga: Rayakan 10 Tahun, Kasadwana Curva Sud Bawa Kue Ulang Tahun Raksasa ke DBL Arena

Tren kemenangan itu berlanjut di laga kedua mereka. Melawan SMA Trimurti Surabaya, permainan mereka terlihat semakin kompak. Smada raih kemenangan kedua mereka di Round 1 dengan skor akhir 26-18.

Alex sendiri akhirnya membukukan poin perdananya di laga kedua. Itu langsung terjadi sekitar 5 detik setelah tip-off. Kepercayaan diri yang luar biasa besar.

Seluruh energi Alex itu pun tidak datang dengan sendirinya. Itu juga disalurkan oleh salah satu sosok di tribun yang menjadi penggemar terbesarnya sepanjang hidupnya, yaitu sang ayah, Andy Susanto.

Sepanjang pertandingan, Pak Andy tidak pernah berhenti memberikan sorakan untuk sang anak. Ketika Alex dan Smada berhasil mencetak angka, Pak Andy lantas memberikan berbagai gestur selebrasi. Secara tidak langsung, ia juga ikut serta dalam pertandingan ini.

Baca juga: Lewat Layup Tiga Pemain, Kemas Bawa Aremu Lanjutkan Langkah

Bahkan, Pak Andy juga mengajak seluruh keluarga intinya untuk menonton dan mendukung sang anak di DBL Arena. “Setelah dia (Alex) lolos seleksi (tim), kakak-kakaknya yang di Jakarta dan Surabaya saya suruh datang dan support,” ujar Pak Andy.

Momen keluarga Alexio Caerolly Susanto memberikan dukungan di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North

Keluarga inti Pak Andy terhitung ada enam anggota. Sang istri, Yuki Erdiana, juga hadir untuk memberi dukungan. Begitu pula dengan Valeymorinth Fidora Susanto, Laura Monica Susanto, dan Gilbert Benedic Susanto sebagai kakak-kakak Alex. Ya, Alex adalah anak bungsu.

Menyaksikan Alex melantai di DBL Arena bersama Smada dan ditemani oleh Kasadwana Curva Sud (kelompok suporter Smada) menjadi pengalaman yang membekas untuk Pak Andy. “Sangat meriah!” katanya.

Alex sendiri mulai menggemari olahraga bola basket sejak kelas I SD. Setelah melihat Gilbert bermain dan menikmati olahraga ini, ia juga ingin merasakan hal yang serupa dan mengikuti jejak sang kakak.

Baca juga: Fokus ke Bola Jadi Kunci Naufal Elzaz Atasi Tekanan di Lapangan

Berdiri di panggung basket pelajar bergengsi akhirnya menjadi suatu hal yang selalu ia kejar. “Dari SD, SMP, sampai sekarang tujuannya selalu main di DBL,” sebut Pak Andy.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Alex harus melalui program latihan dan perkembangan yang intensif. Bukan hanya bersama sekolah, Alex juga menjalani semua itu di bawah bimbingan Gilbert.

“Setiap hari sampai malam dia latihan. Alex jarang di rumah. Hidupnya di lapangan,” tegas Pak Andy.

Kerja keras Alex untuk menggapai mimpinya itu dibarengi dengan proses pemulihan dan penguatan badan yang ketat. Kebutuhan nutrisinya sangat diperhatikan oleh salah satu kakak perempuan yang tinggal di Jombang.

Smada sendiri harus melalui Waiting List untuk bisa berlaga di DBL East Java-North 2026. Sebelum mereka dinyatakan lolos jalur tersebut, Alex hanya memohon satu hal kepada kedua orangtuanya.

Baca juga: Dulu Bintang Smada, Kini Kevin Otniel Kembali ke DBL sebagai Pelatih Smala!

“Minta doa supaya bisa masuk DBL. Sampai gak bisa tidur anaknya karena kepikiran,” cerita Pak Andy.

Sebagai seorang ayah, Pak Andy juga berharap anaknya untuk terus berkembang seiring berjalannya waktu. Ia ingin anaknya tidak berkompetisi di Jombang saja. Alex harus bisa melawan tim-tim dari kota lain.

“Jangan cuma jago di kandang aja,” tutur Yuki.

Alexio Caerolly Susanto menembak bola di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North

Perjalanan Alex bersama Smada sejauh ini di DBL East Java-North 2026 pun masih permulaan saja. Dengan segudang pengalaman dan pembelajaran yang diterima di DBL Arena, ia siap untuk terus bertransformasi menjadi versi terbaiknya.

Tak kalah penting, Pak Andy dan seluruh keluarga juga akan selalu setia menemani Alex setiap saat. “Alex mau ke mana pun saya dukung. Mau ke ujung langit pun saya kawal terus!” tegasnya.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Baca juga: Starburst Bawa Lagu Tren Ala Gen Z di AQUA DBL Dance

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Populer

Saat Tribun Jadi Ruang Belajar Terbuka, Guru Sabhatansa Merapat di GOR Ken Arok
Hasil DBL North Jakarta: Selamat Datang Finalis Baru!
Hasil DBL East Java-South: Juara Musim Lalu Perkasa, Charis Unjuk Kualitas!
Jadwal dan Link Live Streaming DBL West Sumatra, Minggu, 16 Agustus 2026
Jualan Tahu Kocek Jadi Jalan Putri Smansajoe Bangun Chemistry Tim