SMA Muhammadiyah 1 Gresik (Aremu) kembali mengamankan kemenangan pada Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North. Menghadapi MAN Kota Surabaya di DBL Arena Surabaya, Minggu, 16 Agustus 2026, Aremu menutup laga dengan kemenangan 37-10 setelah MAN Kota Surabaya sempat berusaha mengejar ketertinggalan sepanjang pertandingan.
Kemenangan kedua ini tidak datang dengan awal yang langsung meyakinkan. Pada kuarter pertama, Aremu masih harus berhadapan dengan permainan MAN Kota Surabaya yang membuat jarak skor sulit terbuka.
Di tengah situasi itu, Kemas Asyrof Ubaidillah menjadi salah satu pemain yang terus menjaga energi tim. Forward-center bernomor punggung 13 tersebut bahkan menghabiskan 35 menit 59 detik di lapangan.
Baca juga: Jadwal dan Link Live Streaming DBL East Java-North 2026, Minggu, 16 Agustus 2026
Sejak bola mulai bergulir, suaranya beberapa kali terdengar dari tengah permainan. Ia tidak hanya bergerak mengikuti bola, tetapi juga sibuk mengatur rekan-rekannya.
“Aku biasanya pakai suara perut gitu, teriak-teriak hei hei hei kasih kode,” ujar Kemas.
Bagi Kemas, komunikasi menjadi bagian penting dari cara Aremu bermain. Terlebih ketika pertandingan belum berjalan sesuai harapan.
Kuarter pertama menjadi fase yang paling berat baginya. Aremu hanya mampu unggul tipis 9-8 setelah sepuluh menit pertama. Situasi tersebut membuat mereka harus segera menemukan kembali ritme permainan.
“Yang berat itu waktu kuarter pertama. Itu kita ditahan imbang sama lawan dan mental kita itu di-down-in sama lawan dengan kata yang tidak baiklah,” tuturnya.
Alih-alih membiarkan situasi tersebut berlarut, Kemas mencoba memberikan respons lewat permainan. Salah satu momennya terjadi ketika ia membawa bola menuju ring.
Kemas melewati tiga pemain sebelum menyelesaikan lay-up. Aksi tersebut menjadi salah satu pemantik bagi permainan Aremu yang mulai menemukan bentuknya.
Baca juga: Dua Digit Poin di Last Dance, Cara Salsabila Berpamitan dengan SMAMSATU

Kemas Asyrof Ubaidillah (nomor punggung 13) dari SMA Muhammadiyah 1 Gresik berusaha melewati pemain MAN Kota Surabaya saat laga Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya.
“Setelah melewati mental yang down itu tadi aku tunjukkan lah waktu nge-layup itu yang ngelewatin tiga orang baru aku langsung naik dan teman-teman lain juga bisa naik poinnya,” katanya.
Setelah itu, permainan Aremu perlahan mulai menjauh. Sempat mendapat tekanan dari lawan yang berusaha mengejar ketertinggalan, mereka mampu menjaga ritme permainan hingga akhirnya mengamankan kemenangan.
Namun, kontribusi Kemas tidak hanya terlihat ketika bola berada di tangannya. Ketika Aremu kehilangan bola atau harus mengamankan area bawah ring, ia kembali mengambil peran dengan mengarahkan rekan-rekannya.
“Dengan arahin mereka box out, terus hustle buat dapetin bolanya, gitu doang,” ujarnya.
Baca juga: Kesalahan Musim Lalu Jadi Bekal Schu Tampil Lebih Berani di DBL East Java-North
Arahan tersebut menjadi bagian dari usaha Kemas menjaga permainan tetap hidup. Ia ingin rekan-rekannya tidak sekadar mengikuti alur pertandingan, tetapi ikut bereaksi terhadap setiap situasi yang muncul di lapangan.
Kemas sendiri datang ke pertandingan ini dengan persiapan yang cukup padat. Dalam sepekan, ia menjalani tiga kali latihan basket bersama sekolah dan dua kali latihan fisik.
Waktu istirahat pun tetap mendapat tempat. Ada satu hari yang memang diwajibkan untuk beristirahat agar tubuh tidak terus dipaksa bekerja.
Rutinitasnya bahkan belum berhenti setelah latihan bersama sekolah. Kemas masih aktif berlatih bersama SIG Basketball Club sebanyak tiga kali dalam sepekan.
Jadwal tersebut membuat kesehariannya cukup dekat dengan lapangan basket. Kemas mulai menyukai olahraga ini sejak kelas VII SMP dan terus menjalaninya hingga sekarang.
Baca juga: Jualan Tahu Kocek Jadi Jalan Putri Smansajoe Bangun Chemistry Tim
Latihan yang ia jalani bersama dua lingkungan berbeda akhirnya kembali diuji dalam pertandingan. Beberapa bagian terasa sudah sesuai dengan apa yang selama ini mereka kerjakan, tetapi ada pula yang masih meninggalkan catatan.
Salah satunya adalah rebound.
“Yang pertama sih buat rebound, menurutku rebound-ku masih kurang, padahal waktu latihan aku dan center keduaku tuh sudah latihan mati-matian buat rebound, tapi hasilnya lumayan sedikit kurang,” jelas Kemas.
Di sisi lain, ia merasa ada perkembangan dalam keberaniannya bermain di tengah kepungan lawan. Ia mulai lebih berani mengambil ruang dan menghadapi situasi yang sebelumnya mungkin masih membuatnya ragu.
“Terus yang kedua tuh aku baiknya sudah berani buat nge-traffic juga dalam poinnya,” lanjutnya.
Baca juga: Mimpi Asta dan Tahun Terakhirnya di DBL East Java-North 2026
Perkembangan itu terasa penting karena Aremu sedang membangun perjalanan mereka selangkah demi selangkah. Kemenangan atas MAN Kota Surabaya menjadi kemenangan kedua setelah sebelumnya mereka juga berhasil melewati pertandingan pertama kontra SMKN 1 Surabaya.
Dua kemenangan tersebut membuat kepercayaan diri tim ikut tumbuh. Tetapi bagi Kemas, pekerjaan mereka belum selesai.
“Yang pastinya ingin menang lagi, dan pengen menang banyak,” katanya.
Ia juga merasakan ada perbedaan energi antara pertandingan pertama dan laga kedua. Menurutnya, Aremu tampil lebih cepat panas pada pertandingan sebelumnya.
“Pertandingan yang pertama itu agak cepat soalnya teman-teman pemanasannya lebih lama terus lebih fokus juga, yang sekarang itu agak telat panas sih, Kak, semangatnya kurang,” ujar Kemas.
Hal tersebut menjadi evaluasi yang ingin ia bawa ke pertandingan berikutnya. Sebab, pertandingan tidak selalu memberi waktu panjang bagi sebuah tim untuk menemukan ritmenya.
Apalagi, pesan dari pelatih juga sudah jelas sejak pertandingan berjalan. Aremu diminta mengamankan kemenangan agar bisa melanjutkan perjalanan ke putaran berikutnya.
“Dari coach sendiri ayo kita menang buat lanjut round 2 gitu, jadi round 2, round 2,” tutur Kemas.
Baca juga: Sempat Terpuruk, Putri Unsur Bangkit dan Segel Kemenangan
Di lapangan, Kemas kemudian mencoba menerjemahkan pesan itu dengan caranya sendiri. Berlari mengejar bola, mengatur posisi teman, meminta rekan melakukan box out, hingga berteriak memberi kode menjadi bagian dari usahanya menjaga Aremu tetap bergerak sebagai satu kesatuan.
Ada kalanya permainan mereka belum langsung panas. Ada pula momen ketika lawan berhasil membuat pertandingan berjalan ketat.
Namun, Aremu berhasil melewati fase tersebut.
Kemenangan 37-10 menjadi hasil akhirnya. Bagi Kemas, hasil itu bukan sekadar tambahan satu kemenangan. Ada proses latihan, pertandingan sebelumnya, komunikasi, hingga keberanian untuk bangkit ketika permainan sempat tersendat.
Kini, satu hal yang ingin ia bawa ke pertandingan berikutnya adalah keberanian yang sama.
“Pesan buat teman-teman pertandingan selanjutnya harus berani mati-matianlah buat menang. Aku enggak mau kalian semua kayak meremehkan lawan atau gimana, aku pengen kalian fight, fight, bener-bener fight sampai menang,” tegas Kemas.
Di musim yang membawa tema Home of the Dreamers, lapangan menjadi tempat bagi para pemain untuk belajar menghadapi pertandingan, kesalahan, tekanan, sekaligus tumbuh bersama tim.
Bagi Kemas dan Aremu, perjalanan itu masih berlanjut. Dua kemenangan sudah mereka kantongi. Kini, mereka tinggal membawa energi yang sama ke langkah berikutnya dengan komunikasi yang lebih kuat, persiapan yang lebih matang, dan keberanian untuk terus fight.
Baca juga: Comeback dari Cedera ACL, Amel Terima Dukungan Penuh dari Orangtua!
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil Kemas Asyrof Ubaidillah bisa kalian cek di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).
Hasil akhir pertandingan MAN Kota Surabaya vs SMA Muhammadiyah 1 Gresik bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).