Tidak semua perjalanan harus berjalan sesuai rencana. Lingga Permana, pemain kelas X dari SMA Gloria 1 Surabaya, merasakan sendiri bagaimana kegagalan meraih satu kesempatan justru membawanya pada pencapaian yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.
Belum berhasil menembus tim utama 5-on-5 SMA Gloria 1 Surabaya, Lingga justru mampu menunjukkan kemampuannya di AZA 3X3 Competition 2026 East Java-North.
Ia berhasil membawa pulang gelar juara sekaligus predikat Most Valuable Player (MVP) setelah mengalahkan juara bertahan SMA St Louis 1 Surabaya dengan skor akhir 10-7. Sebelumnya, Sinlui telah mendominasi AZA 3X3 Competition East Java-North dengan meraih gelar juara sejak 2023.
Di pertandingan final hari ini, Lingga mencatatkan enam poin untuk Gloria 1 dan turut mengantarkan timnya meraih gelar Champion AZA 3X3 Competition 2026 East Java-North.
Baca juga: Putri Sinlui Pertahankan Takhta Juara AZA 3X3 Competition East Java-North!
Lingga Permana dari SMA Gloria 1 Surabaya saat momen pemanggilan pemain di Final AZA 3X3 Competition 2026 East Java-North
Perjalanan Lingga menuju panggung AZA 3X3 Competition 2026 East Java-North tidak bisa dibilang mudah. Sebelum bergabung dengan tim 3X3 SMA Gloria 1 Surabaya, ia terlebih dahulu mengikuti seleksi untuk memperkuat tim 5-on-5. Namun, namanya belum masuk dalam daftar pemain yang terpilih.
Meski belum mendapat kesempatan di tim 5-on-5, Lingga tidak lantas berhenti melangkah. Ia menerima keputusan sang pelatih, Aries Kurniawan, yang juga memberikan evaluasi mengenai kekurangannya.
Baca juga: Gloria 1 Patahkan Kutukan dan Jadi Juara AZA 3X3 Competition East Java-North!
"Coach Aries ngasih evaluasi ke aku kalau offense dan defense-ku masih kurang cepat," ujarnya.
Perbedaan ritme permainan di kampung halamannya, Kediri, dan Surabaya membuatnya perlu bekerja lebih keras untuk mengejar ketertinggalan. Namun, alih-alih menjadikan evaluasi tersebut sebagai alasan untuk menyerah, Lingga memilih menjadikannya bekal untuk berkembang.
Aksi Lingga Permana (jersey gelap nomor 5 dari SMA Gloria 1 Surabaya) di Final AZA 3X3 Competition 2026 East Java-North saat menghadapi SMA St Louis 1 Surabaya
Kesempatan bersama tim 3X3 pun ia manfaatkan sebaik mungkin. Sebelum tahun ajaran dimulai, Lingga rutin menjalani latihan hingga setiap hari, mulai pagi hingga sore. Persiapan khusus untuk berlaga di ajang AZA 3X3 Competition 2026 East Java-North sendiri ia jalani sekitar 2 hingga 3 bulan sebelumnya.
Kerja keras tersebut akhirnya terbayar di AZA 3X3 Competition 2026 East Java-North. Lingga tidak hanya ikut mengantarkan putra Gloria 1 meraih kemenangan, tetapi juga tampil menonjol hingga dinobatkan sebagai MVP. Pencapaian ini terasa istimewa karena menjadi pengalaman pertamanya mengikuti ajang kompetisi besar sekaligus meraih penghargaan individu.
Baca juga: Nicholas Kenzo Masih Ingin Berbenah Usai Bawa Sinlui ke Final
"Jujur kaget juga, soalnya dulu di Kediri aku merasa masih kurang," tutur Lingga.
Meski demikian, Lingga tidak ingin terlena dengan pencapaian tersebut. Pesan orang tuanya menjadi pengingat agar ia tetap rendah hati dan menikmati setiap proses yang dijalani, tanpa terbebani keharusan untuk selalu menjadi pemain terbaik.
Bagi Lingga, kemenangan dan gelar MVP ini bukanlah akhir dari perjalanan. Ia justru melihatnya sebagai bukti bahwa dirinya mengalami perkembangan, dari yang semula masih memiliki banyak kekurangan hingga mampu memberikan kontribusi berarti hingga membawa putra Gloria 1 sukses meraih gelar Champion.
"Semoga lewat pencapaian ini aku bisa semakin membuktikan kualitasku dan bisa masuk tim 5-on-5 Gloria 1 tahun depan, serta bisa main di DBL East Java-North musim depan," tegasnya.
Kegagalannya menembus tim 5-on-5 pada kesempatan pertama memang sempat membuatnya kecewa. Namun, di ajang AZA 3X3 Competition 2026 East Java-North, Lingga menemukan jalannya sendiri untuk membuktikan kemampuan. Kini, gelar Champion dan predikat MVP menjadi modal berharga baginya untuk terus berkembang dan mengejar kesempatan berikutnya bersama putra Gloria 1.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)