Saat rekan setimnya berjuang di laga perdana Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South, Zahra Talita Dzakira justru harus absen dari bench SMAN 1 Pasuruan (Smasa Pasuruan).
Bukan karena cedera, melainkan panggilan tugas yang membuat kostum basketnya harus mengalah sejenak pada seragam putih Paskibraka.
Pada Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut, Zahra berdiri tegap dalam balutan seragam putih sebagai bagian dari Pasukan 17 Paskibraka Kota Pasuruan.
Uniknya, Zahra sama sekali tidak memiliki latar belakang di ekstrakurikuler paskibra sekolah. Peluang emas datang secara tak terduga ketika Purna Paskibraka Indonesia (PPI) mendatangi kelas-kelas di Smasa Pasuruan untuk memantau postur tubuh siswa.
"Aku sebenarnya enggak pernah ikut paskib sekolah sama sekali. Pengumuman lolos itu beneran bikin kaget dan seneng banget, soalnya awalnya langsung dipilih buat ikut seleksi sekolah sampai akhirnya lolos ke tingkat kota. Jujur, ini bukan mimpi dari dulu karena memang enggak pernah kepikiran," ucapnya.
Konsentrasi Zahra mendadak terbagi. Sebagai pemain yang mengawali karier basketnya sejak kelas VII SMP, membagi fokus antara lapangan basket dan lapangan upacara bukan perkara mudah.
Sejak menjalani pemusatan latihan intensif Paskibraka pada 5 Agustus 2026, ia disarankan pelatih untuk mengistirahatkan aktivitas basketnya sementara waktu.
Baca Juga: Radinka Kirana: Langganan Juara Vokal Asia yang Debut Manis bersama Dynamic Crew
Selama dua pekan penuh, Zahra harus rela melewatkan rutinitas latihan drill dan momen kebersamaan dengan rekan-rekan setimnya di Smasa Pasuruan jelang Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South.
"Awalnya berat banget harus izin dan berhenti latihan DBL dulu. Jadi ada beberapa momen bareng anak-anak basket yang terpaksa lewat. Tapi menurutku itu bagian dari proses. Kesempatan menjadi Paskibraka ini kan cuma datang sekali seumur hidup, jadi harus dijalani dengan maksimal," tutur Zahra.
Usai menuntaskan pengabdiannya mengibarkan Sang Saka Merah Putih, Zahra tak punya banyak waktu untuk bersantai.
Zahra Talita (baris kedua paling kiri) saat menjalani tugas Paskibraka Kota Pasuruan di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (sumber: dokumentasi pribadi)
Sempat absen membela Smasa Pasuruan di laga perdana, kini Zahra akhirnya bergabung bersama tim kala berhadapan dengan SMAN 1 Bululawang, pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Meski harus menerima hasil akhir yang belum berpihak pada timnya, semangat dan dedikasi Zahra untuk Smasa Pasuruan tak sedikit pun luntur.
"Target aku sekarang cuma pengen kasih yang terbaik buat tim. Ngasih performa semaksimal mungkin di setiap pertandingan, biar tim Smasa bisa bangkit dan meraih kemenangan di game-game selanjutnya," pungkas Zahra.
Baca Juga: Usai Menangi Ajang Matematika Internasional, Kenzu Bidik Juara DBL East Java
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".
Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)