Bagi Geronimo Matthew Tandipajung, transisi dari seorang pemain menjadi pelatih di almamaternya sendiri, SMA Untung Suropati Sidoarjo (Unsur), bukanlah perkara mudah. Sebelumnya ia bagian dari skuad yang membela Unsur di ajang Honda DBL with Kopi Good Day East Java-North di tahun 2021 dan 2022.

Pelatih yang akrab disapa Gero ini mengakui ada perbedaan besar yang harus ia hadapi ketika berganti peran ke pinggir lapangan. Ketika berstatus sebagai pemain, ia hanya memikirkan bagaimana cara mengeksekusi strategi yang diberikan pelatih. Bukan pemain, kini ia memegang status sebagai asisten pelatih skuad putra Unsur.

Baca juga: Hasil DBL East Java-North: Smekda dan Smanisda Catat Kemenangan Kedua

"Sedangkan sekarang harus mikirin anak-anaknya, gimana kondisi di lapangan dan di luar lapangan. Jadi penyesuaiannya lumayan susah sebenarnya," cerita Coach Gero, Minggu, 23 Agustus 2026.

Langkah Coach Gero menjadi pelatih bermula saat ia mengalami cedera kaki yang memaksanya berhenti bermain. Di saat yang sama, tawaran untuk melatih tim sekolah lamanya datang. 

"Berkat dukungan keluarga dan aku merasa basket ini duniaku banget, jadi kenapa nggak diambil gitu," paparnya.

Untuk mendekatkan diri dengan anak didiknya, Coach Gero menerapkan pendekatan yang santai namun tegas. Ia selalu menekankan batas yang jelas antara saat latihan dan di luar arena. 

"Aku selalu bilang kalau di lapangan aku pelatih mereka, tapi kalau di luar kami ini teman," terangnya.

Baca juga: Sempat Terpuruk, Putri Unsur Bangkit dan Segel Kemenangan

Perdana melatih skuad putra Unsur, Coach Gero sukses membawa mereka meraih kemenangan kedua di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North. Meski begitu ia mengaku belum puas dengan performa timnya. 

Menurut Coach Gero, permainan putra Unsur kali ini justru mengalami penurunan dibanding laga sebelumnya, terutama dalam hal komunikasi dan ego individu.

"Sebagai anak SMA, mereka gampang kepancing kalau banyak yang nonton. Tugas saya nanti di latihan selanjutnya adalah terus mengingatkan kalau ini permainan tim, bukan individu," tegas Coach Gero.

Baca juga: Twelfforce Angkat Cendrawasih, Marvelous Bawa Kisah Perjuangan Indonesia

Pada laga penutup hari ini, timnya sukses mencatatkan kemenangan kedua usai menundukkan SMA Muhammadiyah 3 Surabaya dengan skor 32-15.

Kemenangan itu belum cukup bagi Coach Gero. Sebab target mereka adalah bisa melangkah hingga ke babak Playoffs. Oleh karena itu ia bertekad untuk terus benahi kekurangan timnya. 

Bagi Coach Gero, perjalanan ini adalah proses belajar yang harus terus dijalani demi membawa putra Unsur tampil lebih solid di laga-laga berikutnya dan dapat mewujudkan target yang telah ditetapkan bersama.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil pelatih ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Populer

Scootersmania Titipkan Harapan Kebangkitan untuk Smamga
Pendekatan Detail Nandesha Nensia Jadi Kunci Pertumbuhan Putri Petra 2
Quatrix Hidupkan Semangat Kartini, Arcane Maknai Sumpah Pemuda
Y-One Dance Crew Angkat Keberagaman Musik, Rebel Queens Jadi Srikandi
Ini Rahasia Anandya Dino Biar Jadi The King of Original 1 on 1