Legasi SMA Bukit Sion Jakarta (Buksi) masih terjaga. Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2026 menjadi saksi atas keberhasilan Ricky Lesmana bersama anak-anak asuhannya mengamankan gelar kedelapan.
Di sudut lain, pasukan SMA Dian Harapan Jakarta (Zebaoth) dipaksa untuk kembali mengakui keunggulan sang rival.
Dominasi Buksi memang sudah terlihat sejak awal pertempuran. Di kuarter pertama saja, Braveford Oceano Siregar bersama rekan-rekan timnya langsung bergerak menjauh dengan mengumpulkan 21 poin.
Sementara itu, para penggawa Zebaoth hanya mampu melesatkan delapan poin. Situasi ini jelas membuat Luthfianes Gunawan, sang nakhoda Zebaoth, harus memutar otak.
Benar saja, Zebaoth semakin gencar memberikan perlawanan di akhir paruh pertama. Margin yang semula memiliki selisih 13 poin (21-8), kini menipis hanya berjarak enam poin (28-22). Torehan tersebut tentu membuka peluang Zebaoth untuk merebut keunggulan di paruh kedua.
Baca Juga: Puasa Gelar Berakhir, Srikandi Kriza Kembali Angkat Trofi DBL West Jakarta!
Menyadari ancaman tersebut, Buksi kembali merapatkan pertahanan. Mereka sudah pasti tidak ingin trofi juara direbut begitu saja.
Terbukti, halaman statistik menunjukkan bahwa catatan dua digit angkat tidak pernah tertinggal di kuarter ketiga dan keempat. Saat buzzer akhir berbunyi, predikat kampiun DBL West Jakarta 2026 resmi jatuh ke genggaman Buksi melalui skor akhir 57-41.
Dari hasil tersebut, Braveford Oceano Siregar dan Mohammad Alkaysan Aldirono kompak mencatatkan 11 poin. Sementara di kubu Zebaoth, Fanando Alarice dan Ravaello Tullo Wilhelem kompak membukukan 10 poin.
Sebagai kapten, Braveford (sapaan karibnya) justru mengungkapkan kalau perjalanan skuad Buksi terasa lebih menantang di musim ini. Mengingat, tujuh pemain senior mereka sudah dinyatakan lulus dari bangku SMA.
“Kita harus lebih kerja keras lagi dibanding tahun lalu. Adaptasinya juga cukup lama karena awalnya jarang ketemu, terus tiba-tiba ketemu di lapangan. Tapi semakin sering latihan bareng, kita jadi lebih ngerti sesama,” ungkap Braveford.
Baca Juga: Empat Tahun Berlalu, Luthfianes Gunawan Masih Menggenggam Mimpi yang Sama
Persiapan menuju DBL West Jakarta 2026 sudah ditempuh Buksi sejak Mei silam. Mengemban peran sebagai kapten bukan hanya menuntut Braveford untuk mengasah kemampuan mengolah bola, tetapi juga mendorongnya untuk lebih aktif menjalin komunikasi dengan para rekannya selama di lapangan.
“Aku sebenarnya jarang ngomong, tapi kali ini harus bisa membawa tim jadi lebih semangat,” tuturnya.
Berikutnya, Buksi akan menghadapi babak DBL Jakarta Championship. Musuh yang dihadapi pun dipastikan semakin menantang. Namun, bukan berarti hal tersebut bisa dijadikan alasan untuk menyerah. Justru, para kesatria Buksi kian terpacu untuk mempertahankan titel Penguasa Jakarta.
“Aku 100 persen sangat yakin bisa juara lagi,” tutup Braveford.
DBL West Jakarta 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final.
Statistik pertandingan ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)