Suasana tribun Junior DBL 2026 East Java-North, Minggu, 30 Agustus 2026, terasa semakin ramai ketika Slekormania datang mendukung tim basket putra SMPN 21 Surabaya (Spendusa) menghadapi SMP Vita Surabaya (Vita). Di tengah riuh dukungan, Slekormania membawa koreografi yang mengangkat sosok John Constantine.
Koreo tersebut digarap Barra Valent Endriano, bagian kreatif koreo Slekormania. Bagi Barra, John Constantine bukan sekadar karakter yang ia pilih karena tampilannya menarik. Ada cerita tentang perjuangan dan semangat untuk terus berubah yang ingin ia bawa ke tengah tribun.
Ide itu bermula dari hal sederhana. Barra menemukan karakter John Constantine ketika membaca komik di pojok baca kelas. Dari sana, ia melihat sosok yang menurutnya memiliki latar belakang kelam, tetapi tetap berusaha mengubah dirinya.
“Awalnya saya lihat di pojok baca kelas. Saya lihat karakternya bagus, akhirnya saya kepikiran untuk dibuat koreo. Dia punya masa lalu yang kelam, tetapi tetap punya semangat untuk berubah. Meskipun gagal atau tidak, dia tetap tidak menyerah,” ujar Barra.
Baca juga: Tolak Turuti Rasa Lelah, Ultras Smekda Bawa Koreo "Lelah Itu Fana" ke DBL Arena
Pesan tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam visual koreografi. Sosok John Constantine menjadi gambaran perjuangan, sementara latar api yang digunakan Slekormania menggambarkan semangat yang terus berkobar dan pantang menyerah.
Slekormania membentangkan koreografi berlatar api saat mendukung tim basket putra SMPN 21 Surabaya (Spendusa) pada Junior DBL 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya.
Untuk mewujudkannya, Barra tidak bekerja sendirian. Ia mengoordinasikan pembuatan koreo bersama tim Slekormania. Prosesnya dimulai sejak sekitar satu bulan sebelum jadwal pertandingan, ketika para anggota mulai mengumpulkan uang kas untuk membeli kain, cat, dan kebutuhan lainnya.
Setelah bahan terkumpul, pengerjaan koreo berlangsung sekitar dua minggu. Semuanya dilakukan oleh anggota Slekormania sendiri, dengan latihan dan persiapan yang berpusat di sekitar sekolah.
Baca juga: Laskar Swiper Bawa 4D Ghostface dan Penghormatan untuk Bu Fitri
Tak hanya koreografi yang dipersiapkan. Slekormania juga punya pekerjaan lain mengajak sebanyak mungkin siswa untuk datang ke tribun. Promosi dilakukan dari kelas ke kelas sejak sekitar satu minggu sebelum pertandingan.
Setiap kelas didata dan jumlah siswa yang ikut juga disesuaikan dengan kebutuhan tiket. Cara tersebut membuat Slekormania akhirnya mampu membawa sekitar 500 suporter untuk mendukung Spendusa.
Skelormania, suporter SMPN 21 Surabaya, memberikan dukungan dari tribun saat mendampingi tim basket putra Spendusa menghadapi SMP Vita Surabaya pada Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya.
“Seminggu sebelum pertandingan promosi ke setiap kelas. Setiap kelas juga didata berapa yang ikut dan berapa tiket yang diambil, jadi menyesuaikan. Buat persiapan suporter, uang kas juga sudah mulai kami dorong sekitar tiga minggu sebelum DBL,” jelas Barra.
Bagi Slekormania, dukungan di DBL juga memiliki tantangan tersendiri. Jarak venue dari sekolah membuat pertandingan di DBL berbeda dengan ketika Spendusa bermain di tempat yang lebih dekat.
Namun, kedekatan lokasi Junior DBL dengan sekolah justru membuat lebih banyak siswa tertarik datang. Bagi Bintang, dukungan tersebut bukan sekadar soal memenuhi tribun, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap perjuangan tim basket yang terus berlatih.
Baca juga: SONGOMANIA Bungkam Penghakiman Lewat Koreo di DBL Arena
Pramudya Bintang Augusta, capo Slekormania, melihat sendiri bagaimana para pemain menghabiskan waktu untuk berlatih dan tetap bersemangat. Hal itu yang membuatnya bersama Slekormania ingin terus hadir ketika teman-temannya bertanding.
“Aku lihat latihannya keras dan mereka selalu semangat menjalani latihan. Itu yang buat aku pingin terus datang dan dukung mereka,” tutur Bintang.
Dukungan Slekormania pun tidak berhenti pada satu pertandingan. Mereka terbiasa hadir ketika tim sekolah bertanding, baik basket maupun futsal. Kehadiran di tribun menjadi cara mereka menunjukkan bahwa perjuangan teman-teman di lapangan tidak berjalan sendirian.
Tim basket putra SMPN 21 Surabaya (Spendusa) bersama maskot berdiri menghadap tribun Slekormania sebelum pertandingan Junior DBL 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya.
Bintang juga menitipkan pesan kepada para pemain Spendusa untuk terus menjaga semangat. Menurutnya, pertandingan ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan bagian dari proses yang masih panjang.
“Buat basket Slekor, tetap semangat dan jangan menyerah. Ini bukan terakhir, tetapi ini adalah awal jalan. Tetap semangat latihannya untuk event DBL tahun depan,” pesan Bintang.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Baca juga: JANGKARMANIA Kenang Legenda Kobe Bryant di DBL Arena
Profil SMPN 21 Surabaya bisa kalian cek di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).