ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

SMAN 2 Mataram mendapat sanksi diskualifikasi dalam gelaran DBL West Nusa Tenggara. Sanksi ini diberikan kepada SMAN 2 Mataram secara keseluruhan, meliputi tim basket untuk kategori putra dan putri serta tim dance mereka.

Merujuk pada hasil investigasi, pengumpulan keterangan, serta barang bukti dari berbagai pihak, diketahui bahwa terjadi pelemparan dan perusakan bus yang ditumpangi salah satu tim partisipan DBL Mataram 2026.

Kejadian ini terjadi pada Senin, 31 Agustus 2026 di sekitar Simpang 3 Turide Mataram. Kejadian tersebut terjadi setelah laga berakhir.

DBL Indonesia sangat tidak mentolerir kejadian tersebut. Pelemparan, perundungan, dan perusakan di luar venue yang melibatkan sekolah peseerta DBL telah mencederai nilai-nilai sportivitas.

DBL Indonesia juga menyesalkan terjadinya insiden pelemparan dan perusakan bus rombongan tim peserta yang diduga melibatkan siswa SMAN 2 Mataram, setelah pertandingan DBL West Nusa Tenggara, Senin 31 Agustus 2026. 

Ini berdasarkan regulasi suporter DBL West Nusa Tenggara 2026 pasal pelanggaran dan sanksi poin 3 yang telah disosialisasikan pada technical meeting suporter.

Sanksi yang diberikan bersifat mutlak yakni diskualifikasi. Dari insiden tersebut, pihak DBL Indonesia secara resmi memberikan sanksi diskualifikasi kepada SMAN 2 Mataram.

Dengan adanya keputusan ini, diharapkan seluruh elemen yang terlibat di kegiatan DBL West Nusa Tenggara 2026 dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik ke depannya. Sekaligus menciptakan sportivitas.

Komitmen ini menjadikan DBL bukan sekadar kompetisi basket dan tempat bertanding. Tetapi menjadi ruang bagi pelajar untuk bertumbuh dan mengejar mimpi. Oleh karena itu, seluruh elemen yang ada dalam ekosistem DBL memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga kompetisi tetap aman, sportif, dan positif.

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS