Ada yang baru di tribun Laskar Swiper (kelompok suporter SMA Muhammadiyah 10 Surabaya)!
Setelah membawa pesan mencekam dalam koreo 3D mereka di laga sebelumnya, kini mereka menghidupkan suasana tersebut melalui koreo karakter Ghostface dalam bentuk 4D.
Sebelum memamerkan koreo 4D tersebut, Laskar Swiper membentangkan tanda tanya besar untuk mengundang rasa penasaran para penonton.
Kemudian, saat tanda tanya tersebut diturunkan, muncul miniatur Ghostface dengan tinggi 3,5 meter. Lengkap dari kepala sampai tangan menyerupai setengah badan manusia.
Baca juga: Seminggu Siapkan Koreo, LASKAR SWIPER Bawa Pesan Mencekam ke DBL Arena
Kemudian, di belakang sosok Ghostface, Laskar Swiper juga menyuguhkan koreo yang semakin membuat suasana di DBL arena semakin menegangkan. Mereka ingin menjelaskan bahwa mereka siap mengejar siapa pun yang berada di depan mereka.
“Kita mau ngasih tahu kalau bahwa waktumu ini sudah habis. Jadi koreonya itu menggambarkan kalau si Ghostface lagi menakuti musuh kita,” sebut Gandhi Fathorosyid, salah satu capo Laskar Swiper.
Dengan adanya tim basket maupun kelompok suporter SMA Muhammadiyah 10 Surabaya, mereka berupaya untuk menyerang mental seluruh lawan mereka.
“Laskar Swiper ini gak bisa dianggap remeh. Laskar Swiper ini mau bersaing bersama-sama dan bukan sekolah swasta biasa,” tegas Gandhos, sapaan akrab Gandhi.
Ghostface sendiri menggambarkan rasa ketakutan. Ia haus akan sorotan dari semua orang. Semangat itu yang ingin dibawa Laskar Swiper secara konsisten setiap tim basket mereka bertanding di panggung DBL.
Baca juga: Coach Mells Comeback di SMAN 4 Sidoarjo Usai 7 Tahun Vakum!
Kehadiran koreo 4D ini pun memiliki tujuan lain bagi anak-anak Laskar Swiper. “Kita mau menunjukkan kalau kita itu mau menampilkan yang terbaik untuk sekolah kita sendiri dan juga mau menunjukkan ke guru-guru kalau kita tidak mau kalah dari sekolah lain,” tutur Galih Nisfahul, salah satu anggota tim kreatif Laskar Swiper.
Proses pembuatan koreo 4D Ghostface ini pun terbilang singkat. Laskar Swiper hanya membutuhkan waktu sekitar 2 minggu untuk menyelesaikan mahakarya mereka ini.
“Bahannya pakai kayu, bambu, dan kain,” tambah Moi, sapaan akrab Galih.
Baca juga: SONGOMANIA Bungkam Penghakiman Lewat Koreo di DBL Arena
Persembahan Laskar Swiper di DBL Arena pada Rabu, 2 September 2026 tidak berhenti sampai situ saja. Setelah pertandingan terakhir, mereka juga menyuguhkan koreo yang menggambarkan sosok yang selalu mereka cintai, yaitu Bu Fitri.
Ini merupakan kesempatan terakhir Bu Fitri untuk membersamai Laskar Swiper. Sebab, masa tugasnya untuk membimbing mereka sudah selesai.

Sosok Bu Fitri yang setia menemani perjalanan Laskar Swiper, kelompok suporter SMA Muhammadiyah 10 Surabaya
“Bu Fitri itu The Mother of Laskar Swiper. Dari dulu-dulu banget sudah jadi pembina kita. makanya kita itu mengayomi Bu Fitri banget,” tegas Moi.
Sudah banyak dukungan besar yang diberikan oleh Bu Fitri kepada Laskar Swiper. Ketika mereka tidak mendapatkan banyak dukungan, Bu Fitri selalu hadir di garda terdepan. Bahkan, ia juga sering bernyanyi bersama Laskar Swiper dari tribun.
“Terima kasih atas dedikasi dan semua yang diberikan Bu Fitri buat anak-anak Laskar Swiper,” ucap Gandhos mewakili seluruh anggota Laskar Swiper.
Baca juga: Puri Is Possible Bawa Identitas Mojokerto Lewat Tarian Bertema Majapahit
Laskar Swiper selalu setia membela tim basket SMA Muhammadiyah 10 Surabaya di mana pun mereka berada.
Meskipun harus mengakhiri musim ini dengan kekalahan melawan SMA Mawar Sharon Surabaya, mereka tetap bangga dengan perjuangan dan pengorbanan mereka untuk membawa bangga sekolah.
“Semoga tahun-tahun kedepan basket SMA Muhammadiyah 10 Surabaya lebih maju lagi,” tutup Moi.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Baca juga: JANGKARMANIA Kenang Legenda Kobe Bryant di DBL Arena