SMAN 1 Pacet Mojokerto (Smansapa) mengamankan kemenangan telak 43-0 atas SMAN 1 Taman Sidoarjo (Smanita) di pertandingan putri Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya, Minggu, 30 Agustus 2026. Mashichatus Quinsyah Miftakhul Khoiroh menjadi salah satu pemain yang berkontribusi dalam kemenangan tersebut dengan torehan 14 poin, 9 rebound, dan 6 assist.
Quin, sapaan Mashichatus Quinsyah Miftakhul Khoiroh, menghabiskan 32 menit 29 detik di lapangan. Pergerakannya terlihat aktif sejak awal pertandingan, baik ketika membuka ruang untuk serangan maupun saat membantu Smansapa mempertahankan penguasaan bola.
Catatan statistiknya bahkan nyaris berujun double-double. Hanya membutuhkan satu rebound lagi, Quin sebenarnya berpeluang melengkapi dua digit pada dua kategori statistik.
“Yang penting tetap menang dan bisa main bagus sama teman-teman,” ujar Quin.
Baca juga: Jari Dibalut Perban, Bukti Cinta Mati Zidane untuk Smekda
Bagi Quin, pertandingan hari ini juga terasa berbeda dibanding penampilan sebelumnya. Ia mengaku sudah lebih mampu mengendalikan rasa gugup yang sempat membuat permainannya kurang maksimal pada pertandingan sebelumnya.
Sebelum masuk lapangan, Quin memilih menenangkan diri dengan cara sederhana. Ia berdoa dan mendengarkan musik untuk membantu mengurangi rasa tegang, sementara dukungan keluarga membuatnya semakin percaya diri.
“Biasanya sebelum pertandingan aku berdoa dulu, terus dengar musik. Kakak juga datang nonton dan orang tua selalu bilang jangan putus asa, harus fokus, dan tetap semangat,” tuturnya.
Ketenangan itu kemudian membantunya bermain lebih lepas. Quin bahkan merasa sudah menemukan celah untuk menyerang sejak kuarter pertama dan terus berkomunikasi dengan rekan setim sepanjang pertandingan.
Baca juga: Impian dari SD, Nadhif Akhiri Musim Debut dengan Kemenangan Manis
Mashichatus Quinsyah Miftakhul Khoiroh (nomor punggung 6) melakukan layup saat SMAN 1 Pacet Mojokerto menghadapi SMAN 1 Taman Sidoarjo pada Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya.
Di lapangan, komunikasi dilakukan dengan teriakan maupun tanda tangan. Quin dan rekan-rekannya saling memberi arahan mengenai screen, cutting, hingga posisi bertahan.
Namun, kemampuan Quin untuk bermain lebih dari 32 menit bukan sesuatu yang muncul begitu saja. Ia terbiasa berlatih bersama tim hampir setiap hari dan masih menambah latihan secara mandiri di rumah.
Di sela waktu tersebut, Quin melakukan latihan dribble dan jogging. Jarak larinya bisa mencapai enam kilometer untuk menjaga stamina, sementara kebiasaan berolahraga sudah ia jalani sejak masih kecil.
Rutinitas itu menjadi bagian dari perjalanan Quin yang sebenarnya dimulai jauh sebelum ia mengenakan seragam Smansapa. Ketertarikannya terhadap basket sudah muncul sejak duduk di bangku SD, tepatnya setelah masa pandemi ketika ia berada di kelas IV.
Saat itu, keinginannya belum bisa tersalurkan karena belum ada kesempatan untuk menekuni basket. Barulah ketika memasuki SMP kelas VII, Quin mulai mengikuti ekstrakurikuler dan serius mengembangkan kemampuannya.
“Dari kelas VII itu aku enggak pernah bolos ekstra basket. Aku pengin main bagus supaya suatu saat bisa masuk DBL dan sekolah yang ikut DBL,” cerita Quin.
Baca juga: Bunga Lawan Cedera Ankle demi Membela Putri Sekawan!
Keinginan itu perlahan berubah menjadi tujuan. Quin terus mengikuti pertandingan bersama sekolahnya hingga akhirnya mendapat kesempatan tampil di DBL bersama Smansapa.
Kini, ia sudah merasakan panggung yang dahulu hanya ada dalam bayangannya. Penampilan keduanya di DBL juga memberinya pengalaman baru, terutama dalam menghadapi rasa gugup yang sebelumnya sempat mengganggu permainannya.
Ada satu sosok dari sekolah yang ikut membantu Quin menjaga ketenangan. Bu Rita, wali kelas sekaligus guru sejarahnya, memberikan pesan sederhana agar Quin tidak terlalu memikirkan tekanan di sekitar pertandingan.
“Bu Rita bilang aku harus main lebih bagus dan lebih tenang. Katanya jangan terlalu memikirkan yang tidak perlu dipikir, fokus saja sama permainan,” ungkap Quin.
Dukungan juga datang dari sekolah. Guru-guru dan lingkungan Smansapa ikut memberikan semangat, membuat Quin merasa tidak menjalani perjalanan tersebut sendirian.
Baca juga: Guru Smansapa Larut di Tribun, Kawal Mimpi Anak-anak di DBL Arena
Meski tampil dominan dan mencatat statistik yang hampir double-double, Quin tetap melihat beberapa hal yang perlu diperbaiki. Ia merasa finishing-nya masih harus lebih tenang dan jumlah turnover perlu ditekan pada pertandingan berikutnya.
Rasa gugup memang belum sepenuhnya hilang. Namun, Quin mulai belajar menghadapinya dengan caranya sendiri, seperti yang ia lakukan sebelum pertandingan hari ini.
Perjalanan itu membuat mimpi Quin terasa semakin dekat. Dari seorang anak yang sudah tertarik pada basket sejak SD, mulai rutin berlatih sejak kelas VII SMP, hingga akhirnya berdiri di lapangan DBL Arena bersama Smansapa.
Targetnya pun tidak berhenti pada sekadar tampil. Quin ingin membawa Smansapa melangkah lebih jauh dan mengejar posisi yang sudah ia bayangkan sejak awal.
“Targetku runner-up terbaik. Semoga bisa terwujud dan kami bisa terus bermain lebih baik sampai pertandingan berikutnya,” tegasnya.
Satu rebound memang masih kurang untuk membuat catatan double-double hari ini. Tetapi bagi Quin, ada pencapaian lain yang jauh lebih panjang prosesnya mimpi yang dulu hanya ia bayangkan sejak kelas VII kini sudah benar-benar menjadi bagian dari perjalanannya di DBL.
Baca juga: Dilatih Intens oleh Papa, Kayleen Kini Bawa Petra 1 Bermimpi ke Final
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil Mashichatus Quinsyah Miftakhul Khoiroh bisa kalian cek di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).
Hasil akhir pertandingan SMAN 1 Taman Sidoarjo vs SMAN 1 Pacet Mojokerto bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).