Menjadi pemain kelas X di tengah tim yang dihuni pemain kelas XI dan XII membuat Rakhashaki Harfian punya pengalaman berbeda bersama SMAN 2 Sidoarjo (Smanda).

Pemain yang akrab disapa Sakhi itu menjadi satu-satunya pemain kelas X di skuad putra Smanda musim ini. Kondisi tersebut membuatnya harus lebih cepat beradaptasi dengan tim.

Proses adaptasi itu kembali dijalani Sakhi ketika Smanda menghadapi SMAN 1 Waru (Smantaru) pada pertandingan kelima Round 2 Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North, Senin, 14 September 2026.

Baca juga: Hasil DBL East Java-North: Putri Castle Lolos ke Babak Playoffs!

Mengenakan nomor punggung 15, Sakhi mendapat kesempatan bermain selama 21 menit 16 detik. Ia mencetak 2 poin lewat driving layup pada kuarter ketiga dalam kemenangan Smanda 22-20 atas Smantaru.

Namun, bagi Sakhi, pertandingan tersebut bukan sekadar soal menit bermain atau poin yang dicetak. Ia masih terus belajar menemukan permainan terbaiknya ketika tampil di DBL.

Pada pertandingan pertamanya, Sakhi mengaku sempat kesulitan untuk bermain dengan tenang. Ada rasa khawatir ketika harus mengambil keputusan di lapangan karena takut melakukan kesalahan yang merugikan tim.

"Awalnya enggak pressure. Cuma waktu main di DBL itu rasanya kayak enggak bisa tenang. Kayak takut ngelakuin kesalahan yang malah ngerugiin tim," ujarnya.

Baca juga: Putra Castle Tuntaskan Misi Revans Lewat Laga Overtime Dramatis!

Memasuki pertandingan kedua, rasa gugup itu mulai berkurang. Namun, Sakhi justru merasa terlalu santai ketika menghadapi Smantaru. Kondisi tersebut membuatnya masih melakukan beberapa kesalahan selama pertandingan.

"Di game kedua ini aku ngerasa lebih tenang, tapi mungkin jadi terlalu santai. Akhirnya tadi aku banyak turnover dan permainan aku kurang maksimal," tuturnya.

Sakhi pun belum merasa puas dengan penampilannya. Ada beberapa bagian yang menurutnya masih perlu diperbaiki, terutama dalam menjaga bola dan menyelesaikan peluang yang didapat.

"Belum banget. Tadi banyak turnover, free throw juga ada yang enggak masuk, finishing masih banyak miss,” katanya.

Baca juga: Dulu Kawal DBL All-Star 2008, Kini Coach Amin Dampingi Devi

Evaluasi tersebut menjadi bagian dari proses Sakhi untuk menemukan permainan yang lebih stabil. Sebagai pemain kelas X, ia masih punya banyak waktu untuk belajar dari pertandingan sekaligus dari para senior di dalam tim.

Rakhashaki Harfian (nomor punggung 15) menggiring bola di bawah penjagaan pemain SMAN 1 Waru (Smantaru) pada Round 2 Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya.

Menurut Sakhi, para pemain kelas XI dan XII banyak memberinya pelajaran, terutama soal kedisiplinan dan bagaimana menempatkan kepentingan tim. Ia juga berusaha mengambil peran ketika berada di bangku cadangan.

Sakhi dikenal cukup aktif memberikan semangat kepada rekan-rekannya. Ketika tidak berada di lapangan, ia tetap berusaha menjaga energi tim lewat dukungan dari bench.

"Positive vibes saja sih. Aku di bench itu bisa dibilang paling berisik. Kayak nyemangatin semuanya. Paling energetic," ujarnya.

Baca juga: Putri CHW Terus Berbenah, Coach Yong Tak Ingin Tim Cepat Puas

Kebiasaannya memberikan semangat juga menjadi salah satu cara Sakhi untuk tetap terlibat dalam pertandingan. Ia tidak hanya menunggu kesempatan kembali masuk ke lapangan, tetapi ikut menjaga suasana tim dari bangku cadangan.

Kebiasaan bermain basket Sakhi sendiri baru tumbuh sejak kelas VIII. Sebelumnya, ia lebih dulu bermain futsal. Ketertarikannya pada basket mulai muncul setelah mendapat pengaruh dari Rafif, kakak kelasnya di SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo.

Sakhi kemudian mulai mencoba basket dengan lebih serius. Ia membeli bola dan memasang ring kecil di rumah untuk bermain bersama adiknya. Dari sana, ia semakin menikmati olahraga tersebut dan mulai rutin berlatih.

Kini, Sakhi juga menjalani latihan bersama Tri Dharma. Proses tersebut menjadi bekalnya untuk terus berkembang, termasuk ketika harus bermain bersama pemain yang lebih tua di Smanda.

Baca juga: Ikuti Jejak Sang Kakak, Kenneth Joaquin Poeguh Debut di 5-on-5!

Di luar latihan dan pertandingan, dukungan keluarga juga menjadi bagian penting dalam perjalanan Sakhi. Sang Bunda hampir selalu hadir ketika ia bertanding, baik saat bermain di GOR, bersama klub, maupun ketika menjalani sparring.

Sebelum pertandingan, Bunda selalu mengingatkannya untuk berdoa dan tetap tenang. Bagi Sakhi, melihat Bunda di tribun memberikan dorongan tersendiri.

"Kalau lihat Bunda di tribun rasanya jadi motivasi. Kayak ada yang ngedorong dan ada yang ngedoain dari atas. Jadi aku juga lebih semangat waktu main," ucapnya.

Kemenangan atas Smantaru pun belum menjadi akhir dari proses Sakhi. Ia masih ingin terus berkembang, terutama dalam mengurangi turnover, memperbaiki penyelesaian akhir, dan tampil lebih percaya diri.

Baca juga: Merantau ke Surabaya, Kiarra Ingin Cari Tantangan Baru!

Energi yang ia tunjukkan dari bench menjadi salah satu caranya untuk tetap berkontribusi bagi tim. Di saat yang sama, Sakhi terus belajar agar kontribusinya di lapangan juga semakin maksimal.

Targetnya juga tidak berhenti pada satu pertandingan. Sakhi ingin membantu Smanda melangkah lebih jauh di Round 2 dan berusaha membawa tim mencapai playoffs.

"Targetku next game bisa menang, terus bisa sampai playoffs. Pengen juga bisa lebih banyak cetak poin, mengurangi turnover, sama gameplay-nya bisa lebih perfect,” ujar Sakhi.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil Rakhashaki Harfian bisa kalian cek di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).

Hasil akhir pertandingan SMAN 1 Waru vs SMAN 2 Sidoarjo bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).

Populer

Drama Dua Overtime Antar Putri Sanur Jadi Juara Baru DBL Central Jakarta
Dari Kartini Hingga Angkot, Uniknya Konsep AQUA DBL Dance 2026 South Sumatra!
Jadwal dan Link Live Streaming DBL West Java-East, Rabu 16 September 2026
Jadwal dan Link Live Streaming DBL East Java-North 2026, Rabu 16 September 2026
Hasil DBL South Sumatra: Maitreyawira Tolak Revans, Sang Juara Nyaris Pulang!