Tahun ini menjadi musim terakhir bagi Daffa Mahesa Eka Prana yang telah duduk di kelas XII SMA untuk membela SMAN 13 Surabaya di ajang Honda DBL with Kopi Good Day East Java-North.
Pertandingan hari ini menjadi kesempatan terakhirnya untuk mengenakan jersei SMAN 13 Surabaya di DBL Arena Surabaya, Minggu, 20 September 2026. Momen tersebut tentu menghadirkan perasaan campur aduk baginya.
"Aku senang bisa main di DBL 3 tahun berturut-turut, tapi sedih juga karena ini tahun terakhir sama teman-teman, dan nggak akan bisa main DBL lagi," ungkap Mahesa saat menjelaskan perasaannya di laga terakhir SMAN 13 Surabaya di DBL East Java-North musim ini.
Baca juga: Bangkit dari Keterpurukan, THIRTEENRANGERS Terbangkan Phoenix ke DBL Arena
Di pertandingan hari ini, Mahesa mengaku berangkat dari rumah dengan penuh semangat untuk menjalani laga terakhirnya bersama SMAN 13 Surabaya. Ia pun berusaha menikmati setiap momen yang terjadi di pertandingan tersebut, sembari merekamnya dalam ingatan sebagai kenangan yang akan ia bawa hingga masa mendatang.
"Hari ini aku mau main fun aja sama temen-temen dan alhamdulillah hasilnya bagus," ujar Mahesa.
Aksi Mahesa (pemain SMAN 13 Surabaya dengan jersey nomor 6) saat melawan SMAN 2 Mojokerto di ajang Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North
Di pertandingan hari ini, putra SMAN 13 Surabaya berhasil mengamankan kemenangan atas SMAN 2 Mojokerto dengan skor tipis 25-21. Mahesa turut berkontribusi dalam kemenangan tersebut dengan mencatatkan 4 poin, 14 rebound, dan 2 assist selama 34 menit bermain.
Mahesa mengatakan bahwa perjalanan timnya musim ini diiringi dengan persiapan yang cukup intens. Ia dan rekan-rekannya rutin menjalani latihan sebanyak tiga hingga empat kali dalam seminggu. Memasuki masa persiapan menuju Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North, intensitas tersebut bahkan ditingkatkan dengan latihan yang dilakukan setiap hari.
Baca juga: Pelukan Mama Jadi Tempat Pulang Yael pada Musim Terakhirnya
"Capek ya pasti, tapi hasilnya kami sendiri yang akan menikmati dari usaha itu, seperti yang biasa dikatakan Pak Erik manajer kami," bebernya.
Ia juga menceritakan bahwa hubungan dengan rekan-rekan satu tim begitu dekat. Bagi mereka, tim putra SMAN 13 Surabaya bukan sekadar teman bermain basket, melainkan sudah seperti keluarga. Kedekatan tersebut membuat mereka tak ragu untuk saling berbagi cerita, termasuk mengenai persoalan pribadi yang sedang dihadapi.
"Bahkan sampai masalah percintaan kami saling cerita," terang Mahesa.
Melihat kedekatan yang telah terbangun selama ini, Mahesa mengaku cukup emosional ketika harus meninggalkan tim tersebut. Meski setelah lulus ia dan rekan-rekan kelas XII masih dapat bermain dan berlatih bersama di lapangan SMAN 13 Surabaya, intensitasnya tentu tidak akan sama seperti saat mereka masih menjadi bagian dari tim sekolah.
Baca juga: Thirteen Rangers Jadi Pengembara, Menyusuri Cerita di Setiap Perjalanan
"Aku bener-bener bangga dengan perjuangan kami selama ini. Semoga tahun depan SMAN 13 bisa memberikan hasil lebih baik dan tetap menjaga nama baik sekolah. Bismillah bisa sampai Playoffs!" Tandasnya.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)