Tribun DBL Arena Surabaya kembali menjadi ruang bagi Arek Smada Supporter untuk menyampaikan dukungan dengan cara mereka sendiri. Pada Senin, 21 September 2026, mereka menyiapkan dua rangkaian koreografi untuk mendampingi tim putri dan putra SMAN 2 Surabaya (Smada) dalam Round 2 Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java North.

Koreo pertama hadir ketika tim putri Smada berhadapan dengan SMAN 2 Jombang (Sabers) pada pertandingan keenam. Arek Smada Supporter membawa tema "Securah Doa dan Semangat yang Tersirat dalam Sebuah Surat".

Di bagian depan, sosok laki-laki terlihat membawa sebuah surat. Karakter tersebut menjadi bagian dari visual koreografi yang disiapkan  Arek Smada Supporter untuk mendampingi tim putri Smada. Surat yang dibawa kemudian menjadi simbol utama dari doa dan harapan yang ingin mereka sampaikan kepada para pemain.

Baca juga: Astronot di Tribun Jadi Simbol Sejarah Basket Unsur di DBL East Java-North 2026

Mahfuza Fadlul Sobontoro, Koordinator Arek Smada Supporter, menjelaskan bahwa surat menjadi simbol tempat berkumpulnya doa, harapan, dan semangat yang ingin mereka titipkan kepada para pemain.

Arek Smada Supporter menampilkan koreografi tiga dimensi dengan sosok pemain basket sebagai visual utama, lengkap dengan sejumlah tulisan yang membawa pesan dukungan.

"Sepucuk surat itu bukan sekadar kertas dan tinta, melainkan tempat di mana seluruh harapan dan doa, juga nyala asa, dipadatkan menjadi aksara, siap memeluk jiwa yang membaca," ujar Mahfuza.

Di bagian lain, tulisan yang mengiringi visual tersebut memperkuat pesan yang dibawa.  Arek Smada Supporter ingin menunjukkan bahwa mereka sudah siap berada di belakang tim putri, apa pun yang terjadi selama pertandingan.

Pesan tersebut kemudian diteruskan melalui bagian koreografi lainnya. Tulisan "Doa di Dada, Nyala Asa di Jiwa" menjadi pengingat bahwa dukungan yang dibawa ke tribun bukan hanya tentang pertandingan, tetapi juga tentang harapan yang mereka titipkan kepada para pemain.

Koreografi Arek Smada Supporter menampilkan sosok pemain basket berukuran besar dengan tulisan “SEGENAP NYALA ASA”, “SIKAT!!”, dan “YANG DIRANGKAS DALAM AKSARA” sebagai pesan dukungan untuk tim putri SMAN 2 Surabaya (Smada).

Baca juga: Ultras Smekda Bawa Aurora untuk Warnai Perjuangan Smekda di DBL Arena

Koreo tersebut juga menjadi bentuk dukungan lebih bagi tim putri Smada.  Arek Smada Supporter merasa musim ini menjadi waktu bagi basket putri untuk bersinar. Karena itu, mereka ingin memberikan dukungan melalui visual yang memiliki cerita.

"Karena kita merasa memang sudah waktunya basket putri untuk bersinar. Makanya kita kasih dukungan yang lebih dengan membawa koreo yang bermakna itu," kata Mahfuza.

Untuk membuat koreografi tersebut,  Arek Smada Supporter membutuhkan waktu sekitar satu minggu. Persiapan dilakukan bersamaan dengan sosialisasi kepada para suporter agar setiap bagian dapat dijalankan secara bersama sama saat pertandingan.

Arek Smada Supporter mengangkat papermob bertuliskan “Untukmu Smadaku” saat memberikan dukungan kepada tim putri SMAN 2 Surabaya (Smada).

Setelah mendampingi tim putri,  Arek Smada Supporter kembali menghadirkan cerita berbeda ketika tim putra Smada berhadapan dengan SMA Gloria 2 Surabaya pada pertandingan ketujuh.

Jika tim putri mendapatkan surat berisi doa dan harapan, tim putra mendapatkan gambaran tentang waktu. Angka angka besar menjadi bagian dari koreografi utama yang membawa pesan "Taklukkan Keraguan, Raih Harapan".

Baca juga: Kelincahan Sun Go Kong Warnai Dukungan KASADWANA CURVA SUD untuk Smada Jombang

Bagi  Arek Smada Supporter, waktu tersebut menjadi simbol bahwa sudah tiba saatnya bagi tim putra untuk menunjukkan kemampuan mereka. Tulisan "Biar Waktu yang Menjadi Saksi" juga hadir sebagai bagian dari visual.

Visual utama koreografi tim putra Arek Smada Supporter yang menampilkan karakter memegang jam sebagai simbol pengingat waktu dan keteguhan bagi para pemain.

Pesan itu ditujukan kepada para pemain yang mungkin masih memiliki keraguan ketika menghadapi pertandingan.  Arek Smada Supporter ingin mengingatkan bahwa mereka tidak harus menghadapi semuanya seorang diri karena suporter tetap berada di belakang mereka.

"Anak basket itu mainnya enggak semuanya pasti yakin kita bakal menang. Pasti ada yang ragu ragu. Kita ingin menebaskan lagi keraguan itu. Kalian enggak usah ragu ragu, karena kita di belakang dan siap untuk kalian, apa pun yang terjadi," tutur Mahfuza.

Persiapan koreografi tim putra juga dilakukan selama sekitar satu minggu. Selain membuat visual,  Arek Smada Supporter kembali melakukan sosialisasi kepada suporter agar pesan yang dibawa dapat tersampaikan secara utuh.

Bentangan koreo bertuliskan "Biarkan Waktu Menjadi Saksi" serta "Taklukan Keraguan, Raih Harapan", lengkap dengan papermob dari tribun yang membentuk visual angka dalam jam.

Baca juga: Arek Smada Kembali Bawa Filosofi Aztec untuk Dampingi Perjuangan Tim Basket

Mahfuza sendiri sudah mengikuti Arek Smada Supporter sejak kelas X. Kini, saat duduk di kelas XII, musim ini menjadi tahun terakhirnya menjalani perjalanan sebagai suporter di bangku SMA.

Meski begitu, semangat untuk mendampingi tim Smada tidak berhenti pada dua koreografi tersebut.  Arek Smada Supporter masih menyimpan kejutan lain untuk pertandingan berikutnya.

Dua koreografi yang hadir pada hari yang sama itu akhirnya membawa pesan berbeda untuk dua tim Smada. Surat menjadi cara  Arek Smada Supporter menitipkan doa kepada tim putri. Sementara waktu menjadi pengingat bagi tim putra untuk tidak larut dalam keraguan.

Visual utama koreografi tim putra Arek Smada Supporter yang menampilkan karakter memegang jam sebagai simbol pengingat waktu dan keteguhan bagi para pemain.

"Enggak usah takut siapa pun lawannya. Hadapi saja dan percaya diri. Kita selalu setia mendukung. Kita selalu di belakang kalian untuk mendukung, walaupun menang ataupun kalah, kita pasti dukung," ujar Mahfuza.

Dari enam visual yang memenuhi tribun,  Arek Smada Supporter menunjukkan bahwa dukungan tidak selalu harus disampaikan melalui suara. Ada doa yang dituliskan, ada harapan yang digambarkan, dan ada waktu yang mereka jadikan saksi untuk terus berdiri bersama Smada.

Baca juga: Arek Smada Supporter Bawa Dunia Aztec ke Tribun DBL!

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil SMAN 2 Surabaya bisa kalian cek di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).

Populer

Daftar Tim yang Lolos Playoffs DBL East Java-North 2026
Reffan Rizky Defsi Jadi Penentu Kemenangan PKP Lewat Free Throw!
Jadwal dan Link Live Streaming DBL East Java-North, Rabu, 23 September 2026
Hasil DBL East Java-North: Putra Putri NSA Kompak Melaju ke Playoffs!
20 Tahun Kawal Basket Sinlui, Pak Novan Konsisten Menjaga Standar Seluruh Pemain