ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Pemain SMAN 2 Surabaya (Smada) dan tim dance menyanyikan anthem bersama sambil menghadap tribun suporter setelah pertandingan Round 2 Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya, Selasa, 15 September 2026.

Sosok prajurit dengan hiasan bulu di kepala berdiri di tengah tribun. Di belakangnya, terbentang gambar tempat suci yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Aztec.

Sosok tersebut hadir saat Arek Smada Suporter mendukung tim putra SMAN 2 Surabaya (Smada) pada pertandingan ketiga Round 2 Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North, Selasa, 15 September 2026.

Kali ini, mereka membawa cerita tentang Aztec. Bukan sekadar karena tampilannya menarik, tema tersebut dipilih karena memiliki nilai yang dianggap sesuai dengan karakter pemain Smada.

Baca juga: Puisi Sapardi Djoko Damono di Balik Koreo Tentacles

Mahfuza Fadlul Sobontoro, koordinator Arek Smada Suporter, menyebut sosok prajurit menjadi gambaran utama dalam koreo mereka.

"Aztec itu melambangkan sosok pemimpin yang kuat, berani, tenang, dan tetap menjunjung keanggunan serta nilai-nilai yang bisa membangkitkan semangat anggota," tuturnya.

Arek Smada Suporter menampilkan koreografi sosok prajurit Aztec saat mendukung tim basket SMAN 2 Surabaya (Smada) pada Round 2 Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya.

Sosok tersebut kemudian mereka tempatkan di bagian depan koreo sebagai pusat perhatian. Sementara bagian belakang diisi gambar tempat ibadah yang menggambarkan tempat suci masyarakat Aztec.

Detail hiasan kepala juga tidak dibuat sembarangan. Bulu yang digunakan terinspirasi dari hiasan kepala Kaisar Montezuma II.

"Itu gambaran dari hiasan kepala Kaisar Montezuma II dari suku Aztec. Melambangkan keberanian, kebijaksanaan, dan ketangguhan dalam memimpin prajurit," jelas Mahfuza.

Baca juga: UNOMANIA Bawa Assassin’s Creed sebagai Simbol Brotherhood Smantaru

Bulu yang terinspirasi dari ekor burung quetzal juga punya makna tersendiri. Bagian itu menggambarkan keharmonisan dan keserasian.

Semangat yang sama juga hadir lewat papermob yang mereka bawa di tribun. Stand, Proud, Loud menjadi pesan yang mereka gaungkan bersama, tentang berdiri dengan bangga dan terus lantang memberikan dukungan untuk tim basket Smada.

Semua elemen tersebut akhirnya mengarah pada satu cerita yang sama. Kepemimpinan, keberanian, dan semangat untuk terus mendampingi tim menjadi nilai yang ingin mereka gambarkan melalui koreo kali ini.

Arek Smada Suporter menampilkan papermob bertuliskan “Proud” sebagai bagian dari dukungan untuk tim basket SMAN 2 Surabaya (Smada) pada Round 2 Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya. 

Semua elemen tersebut akhirnya mengarah pada satu cerita yang sama. Kepemimpinan. Nilai itu yang ingin mereka gambarkan sebagai bagian dari karakter anak basket Smada.

"Karena kita lebih ke ngena-in filosofinya. Sosok prajurit ini pemimpin yang berani, kuat, dan tetap tenang walaupun banyak rintangan. Itu gambaran dari jiwa anak basket Smada," katanya.

Baca juga: Bawa Suku Dayak, Smanda Force Kawal Perjuangan Smanda

Tema Aztec juga menjadi kelanjutan dari cerita yang mereka bawa pada pertandingan sebelumnya. Bedanya, kali ini mereka memilih menyorot satu karakter yang lebih spesifik.

"Kalau yang pertama kita menunjukkan beberapa karakter yang ada pada anak basket. Kalau yang ini kita menunjukkan sosok kepemimpinan, jiwa kepemimpinan anak basket," lanjutnya.

Di balik koreo yang terlihat dari tribun, ada proses panjang yang dilakukan bersama. Arek Smada Suporter memilih mengerjakannya di luar sekolah agar proses persiapan bisa lebih leluasa.

Arek Smada Suporter memberikan dukungan dari tribun untuk tim basket SMAN 2 Surabaya (Smada) pada Round 2 Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North di DBL Arena Surabaya.

Tidak ada satu orang yang mengambil semua pekerjaan. Mereka membagi tugas sesuai bagian masing-masing, mulai dari membuat sketsa hingga mengecat gambar.

"Misalnya ada bagian yang bikin cat, ada yang nge-sketch gambarnya, ada yang mulai ngecat. Jadi kita bagi, pasti semua dapat bagian," ujar Mahfuza.

Pengerjaan juga bisa berlangsung sampai malam ketika keesokan harinya mereka libur. Waktu yang panjang itu justru menjadi ruang bagi para anggota untuk menghabiskan waktu bersama.

Baca juga: Keberanian Smala Menembus Batas Tergambar Lewat Koreo Fiveouria

Kebersamaan itu turut mendapat perhatian dari guru pembina mereka, Pak Mustakim. Ia tidak selalu hadir ketika proses pengerjaan berlangsung, tetapi tetap memantau perkembangan para anggota.

"Beliau selalu memantau. Kalau beliau enggak datang, selalu nanya kabar, hari ini gimana, ngerjain di mana, lagi apa. Beliau selalu care," ungkap Mahfuza.

Untuk urusan konsep pun, Pak Mustakim memberikan ruang kepada para siswa untuk mengembangkan ide sendiri.

"Kalau soal koreo mungkin beliau pernah kasih saran. Cuma beliau itu lebih membiarkan anak-anak berkreasi," tambahnya.

Baca juga: Semar Membuka Cerita, Tentacles Bawa Kisah Ramayana ke Tribun

Bagi Mahfuza, kebersamaan di Arek Smada Suporter terasa semakin berarti karena dirinya kini duduk di kelas XII. Ia sudah menjadi bagian dari suporter sejak kelas X dan mulai terlibat dalam bagian kreatif ketika kelas XII.

Setelah lulus nanti, ia berharap kebiasaan saling berbagi tetap diteruskan. Pengalaman yang didapat selama menjadi suporter tidak ingin disimpan sendiri.

"Ya kita selalu bagi-bagi ilmu. Enggak pernah kayak nyimpen sendiri. Misalnya cara yang paling benar seperti apa, kita pasti kasih tahu," katanya.

Mahfuza juga melihat permainan tim basket Smada musim ini menunjukkan perkembangan. Menurutnya, penampilan mereka lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Karena itu, pesan yang ia bawa dari tribun sederhana. Terus berani melangkah sampai pertandingan terakhir.

"Pesan kita cuma tetap semangat. Kami yakin kalian itu bisa sampai akhir. Kami bakal datang terus kok," pungkas Mahfuza.

Seperti sosok prajurit yang mereka hadirkan di tribun, Arek Smada Suporter ingin terus menjadi bagian dari perjalanan Smada. Bukan hanya lewat suara, tetapi juga lewat cerita dan semangat yang mereka bangun bersama dari tribun.

Baca juga: Arek Smada Supporter Bawa Dunia Aztec ke Tribun DBL!

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil SMAN 2 Surabaya bisa kalian cek di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap).

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS