Ultras Smekda menghadirkan koreo bertema aurora saat mendukung tim kebanggaan mereka, SMKN 2 Surabaya (Smekda), yang menghadapi SMA Surabaya Cambridge School (SCS) di ajang Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North hari ini, Minggu, 20 September 2026.
Rochnad Alfarezy (Dani), selaku perwakilan Ultras Smekda, menjelaskan bahwa tema aurora dipilih sebagai konsep utama koreo mereka hari ini untuk menggambarkan sebuah perjalanan yang tetap indah meski berakhir dengan kekalahan.
"Bagaimana pun hasilnya kami akan tetap menjujung basket kami," ujar Dani.
Ia juga menyebut koreo tersebut menjadi simbol perjuangan pelajar SMK yang selama ini kerap dipandang sebelah mata dalam basket, tetapi mampu melangkah sejauh ini di panggung Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.
Baca juga: Ultras Smekda Bawa Pesan untuk Tim Basket Jelang Hadapi Finalis Musim Lalu
"Kami ingin memperlihatkan standarnya SMK, ya ini Smekda. Lawan kami juga nggak main-main, kami melawan runner-up musim lalu," bebernya.
Selain menyuguhkan koreo aurora, Ultras Smekda juga menampilkan koreo 3D di sisi kanan dan kiri tribun. Di sisi kiri terdapat tulisan "Rise, Repeat", sedangkan di sisi kanan menampilkan "Fail, Fall".
"Maksud dari dua tulisan itu adalah kami, anak-anak SMK, bisa membuktikan bahwa basket Smekda juga mampu bersaing dengan SMA-SMA yang ada di Surabaya," ujar Dani.
Koreo aurora yang dibawakan Ultras Smekda di ajang Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North hari ini
Tak berhenti pada dua koreo tersebut, Ultras Smekda juga menghadirkan koreografi 3D yang menampilkan sosok pemain mengenakan jersei Smekda bernomor punggung dua.
Dani menjelaskan bahwa sosok dalam koreo tersebut bukanlah representasi dari satu pemain tertentu, melainkan gambaran basket Smekda secara keseluruhan. "Kami coba cari referensi pemain basket yang mencerminkan postur anak SMK, tapi bukan cuma satu pemain yang kami jadikan inspirasi," terangnya.
Baca juga: Bang Acig si Penyemai Mimpi Anak-anak Smekda di Lapangan Sepat
Rangkaian koreo Ultras Smekda ditutup dengan koreo 3D bertuliskan "As Long As You Can". Dani menjelaskan bahwa tulisan tersebut bukan menjadi tanda bahwa mereka ingin menyerah. Sebaliknya, koreo itu menjadi simbol bahwa basket Smekda mampu bersaing dan melangkah bersama sekolah-sekolah jenjang SMA di Surabaya.
Proses untuk menghadirkan koreo tersebut tentu membutuhkan persiapan. Muhammad Nauval Febrian (Nauval), yang juga merupakan perwakilan Ultras Smekda, menambahkan bahwa seluruh rangkaian koreo itu dikerjakan bersama selama kurang lebih seminggu.
"Kemarin sempat gerimis, Kak. Jadi itu cukup menghambat proses pengerjaan koreo kami. Cuma di situ serunya," cerita Nauval.
Gerimis yang turun sempat membuat Nauval dan rekan-rekannya khawatir proses pengerjaan koreo tidak selesai tepat waktu. Namun, momen tersebut justru menjadi kesempatan untuk berkumpul bersama seluruh koor Ultras Smekda. Sembari makan bersama, mereka berdiskusi dan mematangkan rencana hingga akhirnya seluruh koreo berhasil diangkat di pertandingan hari ini.
Baca juga: Catatan Menit Bermain Musim Lalu Jadi Motivasi Vincent Bersama Smekda
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)