Peta persaingan kompetisi basket pelajar paling bergengsi di wilayah Solo dan sekitarnya resmi terpetakan. Kepastian pembagian bagan pertandingan diperoleh setelah panitia menyelenggarakan agenda technical meeting peserta Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Central Java-South pada akhir pekan lalu.
Pertarungan sengit memperebutkan takhta juara regional siap memanaskan Lapangan GOR Sritex Arena Surakarta mulai 29 September hingga 8 Oktober 2026 mendatang. Sebanyak 24 skuad putra dan 9 skuad putri yang berasal dari Solo, Karanganyar, Sukoharjo, Klaten, Purworejo, Purbalingga, Kebumen, hingga Sragen siap melantai dan beradu strategi demi merengkuh kemenangan demi kemenangan.
Di sektor putra, 24 tim terbagi ke dalam delapan grup (Grup A hingga Grup H). Tiga tim di setiap grup. Nantinya hanya pimpinan grup yang lolos ke babak play-off.
Skema pengundian melahirkan deretan grup krusial. Salah satunya ialah Grup H yang dihuni oleh SMA Warga Surakarta, SMAN 1 Klaten, dan SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Surakarta.
Baca Juga: Menuju DBL Central Java-South: Eagles Mengintai Smarga, Targetkan Fantastic Four
Seperti diketahui, SMA Warga Surakarta (Smarga) dan SMAN 1 Klaten (Eagles) merupakan semifinalis musim lalu. Hal ini membuat pertandingan intensitas tinggi sudah akan terjadi di babak awal.
Pertemuan SMA Warga dan SMAN 1 Klaten akan menjadi pertemuan ketiga mereka secara beruntun sejak 2024. Dari data statistik, laju Eagles selalu terhenti oleh Smarga.
Meskipun demikian, Muh Danish Arfa Abdillah dkk menunjukkan perkembangan pesat belakangan ini. Musim lalu, SMAN 1 Klaten berhasil menembus babak Fantastic Four (semifinal) untuk pertama kalinya sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di DBL Central Java-South, setelah musim-musim sebelumnya tak pernah menginjakkan kaki di fase tersebut.
TIM PUTRA
TIM PUTRI
Di sisi lain, sang juara bertahan SMA Pelita Nusantara Kasih (PNK) Surakarta akan ditantang SMAN 2 Surakarta dan SMAN 1 Colomadu Kabupaten Karanganyar di Grup A. Sementara itu, semifinalis lain musim lalu, SMA Insan Cendikia Al Mujtaba tergabung di Grup B bersama SMA Kalam Kudus Sukoharjo dan SMAN 1 Surakarta.
Sementara itu, sembilan tim putri terbagi ke dalam tiga grup. Tensi persaingan di sektor srikandi diprediksi juga langsung tinggi sejak hari pertama laga penyisihan.
Pertarungan di Sritex Arena tak sekadar perburuan takhta regional semata. Taruhan yang dibawa setiap tim jauh lebih besar, yakni tiket kelulusan menuju babak utama provinsi.
Baca Juga: Menuju DBL Central Java-South: SMA Warga Tempa Chemistry di Tawangmangu
Hanya dua tim terbaik—yakni para finalis putra dan putri dari DBL Central Java-South—yang berhak mengantongi tiket ke Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Central Java Championship. Di babak puncak tersebut, mereka akan bentrok dengan wakil-wakil terbaik dari DBL Central Java-North guna memperebutkan mahkota Juara DBL Central Java 2026.
Selain pertempuran 5-on-5 di lapangan utama, keseruan ajang tahun ini makin lengkap dengan digelarnya AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance Competition 2026-2027 yang mengusung tema "100% Indonesia".
Rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 sendiri dijadwalkan menyapa 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Melalui kompetisi ini, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete potensial untuk berjuang memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star lewat kawah candradimuka DBL Camp.
Seluruh keseruan dan aksi laga DBL Central Java-South dapat disaksikan langsung di GOR Sritex Arena Surakarta atau via siaran live streaming melalui kanal YouTube DBL Play, serta YouTube Good Day ID khusus untuk partai final. (*)