Jelang bergulirnya Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Central Java-South pada 29 September hingga 8 Oktober mendatang, tim-tim kontestan terus mematangkan persiapan. Dari 24 tim putra yang akan melantai di GOR Sritex Arena Surakarta, SMA Warga Surakarta (Smarga) kembali menjadi salah satu kandidat kuat pemegang takhta juara.
Status "langganan final" memang melekat erat pada skuad asal Surakarta ini. Dalam tiga musim terakhir, Smarga tak pernah absen dari panggung puncak region South—menjadi runner-up di edisi 2023 dan 2025, serta berhasil menyapu bersih gelar juara region South sekaligus Champion Central Java pada musim 2024.
Namun, di balik konsistensi performa impresif tersebut, ada tradisi unik yang selalu mereka jaga tiap tahunnya: memboyong skuad utama naik ke dinginnya lereng Gunung Lawu di Tawangmangu.
Bukan Sekadar Latihan, tapi Menyatu di Tawangmangu
Bagi penggawa Smarga, kematangan taktik di lapangan tidak akan berjalan maksimal tanpa ikatan emosional (chemistry) yang kokoh di luar lapangan. Karena itu, agenda bonding di Tawangmangu menjadi ritual wajib bagi para pemain sebelum menghadapi sengitnya persaingan DBL.
Pemain SMA Warga Surakarta, Ibra Majdi Manafsyah, mengungkapkan betapa krusialnya sesi penggalangan ikatan di Tawangmangu tersebut untuk menyatukan visi dan misi seluruh anggota tim.
"Yap, tentu saja ada. Setiap tahun pemain yang terpilih DBL 5x5 diberangkatkan ke Tawangmangu untuk bonding bersama menyatukan visi-misi, supaya tim ini lebih kuat dan solid," ungkap Ibra.
Menurut Ibra, modal kebersamaan itulah yang membuat komposisi tim musim ini terasa begitu lengkap dan siap tempur.
"Untuk persiapan tim, kami sudah menyiapkan dari jauh-jauh hari sebelum DBL dimulai. Tahun ini pemain kita lengkap dan kuat. Tinggal kita percaya sama rekan satu tim kalau kita bisa," ia melanjutkan.
Pertajam Rebound dan Jaga Kerendahan Hati
Menjelang tip-off di Sritex Arena, tim pelatih terus mengasah koordinasi dan menambal kekurangan dari evaluasi musim lalu.
"Masih ada yang perlu diperbaiki dalam permainan. Dengan latihan yang rutin, semuanya dapat diperbaiki. Tahun ini kita punya rebound yang kuat," tambah Ibra.
Persaingan di region South musim ini diprediksi kian membara. Hanya dua finalis putra yang berhak mengantongi tiket ke Honda DBL Central Java Championship untuk bersua dengan wakil dari region North.
Meski berstatus tim papan atas, Smarga enggan jemawa. Modal kebersamaan juga mengajarkan mereka untuk tetap membumi dan menghormati setiap lawan yang dihadapi.
"Kita tetap memberikan yang terbaik siapapun lawannya, dan tidak meremehkan siapapun lawan yang nantinya akan bertanding," tegas Ibra.
Target pun sudah jelas, merebut kembali mahkota juara yang sempat terlepas karena direbut SMA Pelita Nusantara Kasih (PNK) Surakarta tahun lalu.
"Tentu saja target utamanya yaitu merebut kembali gelar champion," pungkasnya.
DBL Central Java-South 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia.
Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”.
Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)