Sorakan dukungan menggema dari tribun GOR Ciracas, Jakarta Timur saat SMAN 39 Jakarta (Tiga Sembilan) berhadapan dengan SMA Global Islamic School (GIS) dalam ajang Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Jakarta, Jumat, 25 September 2026.
Bukan hanya dipenuhi para murid, sejumlah orang tua dari GIS turut antusias menyaksikan jalannya pertandingan. Sayangnya, perjuangan GIS belum menghasilkan akhir yang manis. Mereka harus mengakui keunggulan Tiga Sembilan setelah menelan kekalahan 29-19.
Di antara deretan orang tua tersebut, terdapat satu sosok yang begitu mencuri perhatian. Dialah Zahra Smith yang tak pernah lelah memberikan dukungan.
Baca Juga: Azalea Raissa: Bersinar di Kriket, Basket, hingga Dance
Zahra sendiri datang ke GOR Ciracas, Jakarta Timur setelah mendapat ajakan dari kedua anak kembarnya, Fathir Smith dan Fathih Smith. Meski sang putra bukan bagian dari tim basket, ia tetap bersemangat untuk memadati tribun.
“Senang sekali. Saya nonton DBL pertama kali atas support dari anak-anak saya," ungkap Zahra, begitu ia disapa.
Kendati tim yang didukungnya harus menelan kekalahan, Zahra tetap menikmati pengalamannya menyaksikan pertandingan DBL East Jakarta 2026 secara langsung.
Menariknya, ia bersama para orang tua juga kompak mengenakan bando bergambar wajah para penggawa GIS. Bando yang dikenakan itu ternyata merupakan hasil karya tangan dari siswa-siswi SMA Global Islamic School sebagai bagian dari cara mereka menunjukkan dukungan kepada skuad Gloics.
“Kita para orang tua harus mendukung mereka dengan cara membeli, memakai, dan menonton permainan serta dance mereka.” ujar Zahra.
Ia turut mengapresiasi kekompakan yang ditunjukkan para wali murid SMA Global Islamic School. Dukungan tersebut tak hanya datang dari orang tua tim basket, tetapi juga seluruh wali murid yang rela meluangkan waktu untuk hadir dan menyaksikan langsung perjuangan tim di lapangan.
"Alhamdulillah, orang tua GIS sangat kompak dalam hal bidang olahraga. Mereka sangat mendukung anak-anak," ungkap Zahra.
Terlepas dari kekalahan yang diterima, ia ingin agar seluruh pemain GIS tidak pernah patah semangat. Sebab, selalu ada kesempatan baru yang telah menanti di kemudian hari.
“Semoga tim GIS ke depannya lebih bagus, kompak dalam permainan, tidak bermain sendiri. Jaga kekompakan di dalam maupun di luar lapangan,” pungkasnya.
Baca Juga: Bermula dari Cheerleading, Azalia Syafira Bisa Berdiri di Panggung DBL Dance
DBL East Jakarta 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final.
Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)