Bagi Daryl Matthew Widjaja, lapangan olahraga bukanlah tempat yang asing. Jauh sebelum mengenakan seragam SMA ACS Jakarta (ACS) di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Jakarta, Daryl (sapaan karibnya) lebih dahulu menghabiskan masa kecilnya dengan raket tenis di tangan. 

Daryl mulai mengenal tenis sejak berusia empat tahun. Lingkungan keluarga dari sang ayah yang memang banyak berkecimpung di olahraga tersebut menjadi pintu awal perkenalannya dengan tenis. 

Memasuki usia delapan tahun, ia mulai menekuninya dengan lebih serius. Rutinitas latihan pagi hingga sore serta berbagai turnamen lokal perlahan membuat Daryl semakin menikmati proses dan atmosfer kompetisi.

”Waktu umur 11 tahun, aku mulai ikut kompetisi nasional di kategori U12 dan U14. Pas umur 12 tahun, aku mulai ikut kompetisi internasional dan berusaha buat masuk jalur pembinaan nasional,” ungkap Daryl.

Saat memasuki usia 14 tahun, namanya terpanggil untuk mengikuti seleksi nasional. Sayangnya, cedera membuatnya harus mengundurkan diri dari proses tersebut. Kendati demikian, pengalaman itu tetap menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan hidupnya di dunia olahraga.

Baca Juga: Mimpi Besar Ghaniyya Mariasha di Musim Terakhir Bersama Sapta Eka

Di tengah keseriusannya menekuni tenis, basket sebenarnya sudah lebih dahulu hadir dalam kehidupan Daryl. Ia sempat bermain basket sejak masih berada di bangku kelas I dan terus berlanjut hingga kelas IV SD. 

“Tapi, sempat berhenti. Pas masuk SMP, aku diajak main lagi sama teman-teman sekolah, just for fun at first,” tuturnya. 

Semula, basket dijadikan sebagai ruang untuk bersantai sejenak dari rutinitas tenis dan sekolah. Bermain bersama teman-teman membuatnya bisa menikmati olahraga tanpa tekanan. Namun, dari aktivitas yang awalnya hanya untuk bersenang-senang tersebut, ketertarikannya terhadap basket perlahan tumbuh.

“Setelah main basket, biasanya aku bisa nongkrong sama teman-teman. Dari situ, saya mulai ketagihan lagi. Kemudian, aku join beberapa kompetisi dan semakin serius waktu kelas IX,” sambungnya.

Perlahan, fokus yang semula ditujukan penuh pada tenis mulai bergeser untuk basket. Sampai akhirnya, Daryl pun membuat keputusan besar dengan meninggalkan persaingan di cabor tenis.

“Saya harus memilih, dan sekarang saya memilih basket karena lebih manageable dan lebih enjoyable buat saya. Tapi tenis tetap punya tempat di hati saya. Kalau ada kesempatan, saya masih suka main tenis untuk sekadar fun,” tuturnya.

Baca Juga: Layup Vian Azmi Selamatkan Skuad Dust dari Jurang Kekalahan

Kini, pengalaman dari dua cabang olahraga tersebut turut membentuk dirinya sebagai pemain basket. Memasuki musim keduanya di DBL East Jakarta 2026, Daryl pun merasa jauh lebih percaya diri dibandingkan musim sebelumnya. 

Hal itu turut terlihat saat ACS menghadapi SMAN 48 Jakarta pada Rabu, 23 September 2026. Daryl bersama rekan-rekannya berhasil mengamankan kemenangan telak 57-16. 

“Saya rasa pertandingan pertama berjalan cukup baik. Kami bisa menjalankan game plan dari coach dan defense kami juga solid. Tapi offense masih harus dibenahi supaya bisa lebih efektif,” ucapnya. 

Kemenangan tersebut memang menjadi modal positif, tetapi Daryl tak ingin ACS berhenti pada hasil tersebut. Ia menilai masih ada sejumlah hal yang perlu diperbaiki, termasuk komunikasi antarpemain agar permainan mereka semakin solid.

Kini, Daryl siap memberikan kontribusi lebih besar untuk skuad ACS. Bahkan, dirinya sudah diselimuti tekad besar untuk membawa timnya melangkah hingga sejauh mungkin. 

DBL East Jakarta 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. 

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Populer

Dominasi Tak Tergoyahkan, Zion Pertahankan Threepeat DBL South Sulawesi
Jadwal dan Link Live Streaming DBL D.I Yogyakarta 2026, Sabtu, 26 September 2026
3 Senior Cedera, Debut Alfian Antar Esemkada ke Final!
Layup Vian Azmi Selamatkan Skuad Dust dari Jurang Kekalahan
Jadwal dan Link Streaming DBL East Java-North 2026, Sabtu 26 September 2026