ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Potret Vian Azmi (nomor punggung 11) di laga tim putra SMAN 21 Jakarta versus SMAN 71 Jakarta di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Jakarta

“Wah, kalau ditanya soal lega, perasaannya lebih dari lega pas buzzer bunyi.”

Ungkapan itu muncul dari mulut Vian Azmi Alfarizqi, salah satu penggawa SMAN 21 Jakarta (Dust) selepas menghadapi panasnya pertempuran melawan SMAN 71 Jakarta (Sapta Eka) di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Jakarta, Jumat, 25 September 2026. 

Laga ini menjadi momentum penting bagi skuad Dust untuk membalas kekalahan yang mereka terima pada musim 2021. 

Tak heran, duel langsung berlangsung dengan tensi tinggi sejak tepis mula. Sengitnya persaingan bahkan semakin terasa saat memasuki kuarter pemungkas, mengingat keunggulan tak pernah benar-benar berpihak.

Memasuki 49 detik terakhir, Sapta Eka kembali memimpin berkat tembakan gratis Rakael Putra Ramadhan dengan keunggulan tipis 33-32. Namun, situasi itu tak bertahan lama. Hanya berselang 22 detik, Vian Azmi Alfarizqi sukses mengeksekusi layup dan membawa Dust kembali memimpin dengan skor 34-33.

Baca Juga: Kompak! Para Orang Tua Ramaikan Tribun Demi Dukung Skuad GIS

Dust kemudian semakin menjauh berkat tambahan satu poin dari Agung Gumilang Kusumayasa. Hingga peluit akhir berbunyi, Dust mampu mempertahankan keunggulan dan menutup laga dengan kemenangan 35-33.

Sorak sorai kebahagiaan langsung terdengar dari seluruh elemen Dust. Usaha keras yang mereka kerahkan selama di medan pertempuran langsung terbayar lunas. Begitu juga dengan Vian (sapaan karibnya) yang menjadi sosok penyelamat Dust dari jurang kekalahan. 

“Aku benar-benar mau mengucapkan syukur kepada Allah yang bisa membuat kita sampai titik ini. Game ini seru banget, tapi agak tegang juga. Dari awal, kita sudah anggap game ini sebagai final dan sudah bersiap dengan semaksimal mungkin,” ujarnya dengan menggebu-gebu. 

Vian bersama para penggawa Dust sejak awal sudah memperkirakan bahwa duel tersebut bakal berlangsung sengit dan penuh tekanan. Terlebih, kedua tim juga kerap dipertemukan di kompetisi lain. 

Berangkat dari deretan pengalaman itu, mereka pastinya sudah tidak asing dengan pergerakan musuh selama di lapangan.

”Kekuatan mereka (Sapta Eka) itu solid dan punya pemain yang rata. Shooting dan badan mereka juga bagus,” tutur Vian. 

Baca Juga: Hijrah dari Sepak Bola, Muhammad Thareq Kini Wujudkan Mimpi Debut di DBL

Namun, hasil tersebut tak lantas membuat mereka berpuas diri sebab masih ada beberapa aspek permainan yang harus dibenahi untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Bagi Vian sendiri, menahan emosi di tengah tekanan panas menjadi PR terbesar.

Catatan tersebut tentu begitu krusial untuk diperhatikan. Apalagi, Dust akan melanjutkan perjalanan ke babak berikutnya dengan kehadiran musuh yang kian menantang. Ditambah, Vian bersama rekan-rekan tim tengah mengusung misi besar di musim ini.

”Tahun lalu, kita kepleset di Fantastic Four. Sekarang, kita mau nunjukin yang lebih baik, bahkan kalau bisa champion. Kita enggak mau ngecewain kepala sekolah dan teman-teman di sekolah,” tutupnya. 

DBL East Jakarta 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. 

Statistik pertandingan ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS