Terasa seperti dejavu. Pertempuran antara srikandi SMAN 71 Jakarta (Sapta Eka) versus SMAN 58 Jakarta (Blade) di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Jakarta, Selasa, 29 September 2026 menghadirkan nostalgia tersendiri. Bagaimana tidak, kedua tim sudah pernah saling berjumpa untuk memperebutkan singgasana juara pada musim 2024.

Kala itu, skuad Sapta Eka mampu membendung serangan sang rival. Kini, hasil serupa pun kembali terukir. 

Blade lagi-lagi dibuat tunduk di hadapan Sapta Eka setelah menelan kekalahan 70-8. Catatan ini turut mengantarkan Sapta Eka menuju Fantastic Four sekaligus mengamankan satu tempat di babak DBL Jakarta Championship 2026. 

Keberhasilan ini juga menandai kebangkitan Sapta Eka, setelah musim lalu tersingkir di fase Big Eight. Namun, berbicara soal pencapaian tersebut, belum lengkap tanpa membahas sosok Aaliyah Nashwa Salsabila. 

Baca Juga: Belajar dari Evaluasi, Sulthan Ghaniy Menjelma Jadi Mesin Poin PSKD 2

Datang dari bangku cadangan, ia justru tampil sebagai motor serangan Sapta Eka dengan menyumbangkan 13 poin dan 5 steal. Aksi tersebut sekaligus membuktikan ketangguhan Aaliyah (sapaan karibnya) sebagai pemain anyaran yang tak bisa dipandang sebelah mata. 

“Pasti di setiap pertandingan ada pressure, tapi aku enggak mau mikirin yang gimana-gimana. Justru, aku senang bisa debut bareng Sapta Eka karena bisa main sama kakak-kakak kelas yang jago. Aku pilih sekolah di sini juga karena basketnya bagus,” ungkap Aaliyah.

Sebagai pendatang baru, Aaliyah mengakui dirinya sempat membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan para rekan setim. Apalagi, ia bukan termasuk sosok yang mudah langsung membuka diri di lingkungan baru.

Meski begitu, padatnya rutinitas latihan justru menjadi jembatan bagi Aaliyah untuk semakin dekat dengan rekan-rekan setim. Intensitas yang tinggi membuat proses adaptasinya berjalan lebih cepat dari yang ia bayangkan.

Baca Juga: Sempat Nirpoin, Dimas Mikail Bangkit Jadi Mesin Poin Pemoeda

Berikutnya, Sapta Eka akan berjuang mengantongi tiket partai puncak melawan SMA Al-Maruf. Tentu bukan perkara mudah, mengingat SMA Al-Maruf dikenal sebagai pemilik takhta kampiun musim lalu. Menyadari hal itu, Aaliyah sendiri akan fokus berbenah. 

“Kadang, aku passing masih terlalu kencang, terus aku bakal ikuti pola yang dikasih sama coach,” tuturnya. 

Tidak ada kata gentar dalam kamus hidup Aaliyah. Siapa pun lawan yang menghadang, ia bersama skuad Sapta Eka sudah siap untuk menaklukkannya. Apalagi, mereka juga tengah diselimuti ambisi besar. 

“Mimpi aku pasti jadi champion karena tahun lalu Sapta Eka gagal mempertahankan itu,” tutupnya. 

DBL East Jakarta 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. 

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Populer

Jadwal dan Link Live Streaming DBL East Jakarta, Selasa, 29 September 2026
Jadwal dan Link Live Streaming Opening Party DBL Central Java-North 2026
Jadwal dan Link Live Streaming DBL D.I Yogyakarta, Selasa, 29 September 2026
Cara Beli Tiket Online Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Central Java-North
Skenario DBL East Java-North: 4 Tim Berapi-api untuk Merebut Tiket Final!