Panggung Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Central Java-North musim ini seolah membuktikan satu hal, bahwa DBL bukan hanya “ruang bermimpi” bagi para student-athlete, tetapi juga tempat berteduhnya impian para suporter.
Sesuai dengan tema musim ini, Home of the Dreamers, keberanian bermimpi itu terpancar dari tribun Smandaholigan, kelompok suporter SMAN 2 Semarang (Smanda).
Setelah delapan tahun absen dari sengitnya persaingan lima lawan lima, sejak terakhir kali berpartisipasi pada 2018 dan hanya mengikuti kompetisi tiga lawan tiga di dua musim terakhir, Smanda akhirnya resmi comeback.
Menariknya, kembalinya tim basket Smanda ke panggung utama DBL tahun ini justru diinisiasi langsung oleh semangat dan kerinduan para suporternya.
Awalul Rizki Jaya Permana, atau yang akrab disapa Jaya, selaku Koordinator Suporter Smandaholigan, mengungkapkan bahwa dorongan utama kembalinya Smanda ke DBL Central Java-North berangkat dari inisiatif suporter yang sangat haus akan atmosfer megah kompetisi tahunan ini.
Bahkan Smandaholigan turun tangan menjawab keraguan tim basket mereka dengan memberi dukungan penuh agar berani tampil.
"Anak-anak basket itu awalnya agak ragu, Kak. Tapi dari Smandaholigan pengen banget ikut DBL karena sudah delapan tahun nggak pernah ikut. Jadi kita bilang ke mereka, mau menang atau kalah ikut aja, kita bakal dukung," ujar Jaya.
Baca Juga: Menurunkan Ego Demi Tritunggal, Airin Kini Jadi Senjata Rahasia Bangku Cadangan
Setelah berhasil membujuk tim basket sekolahnya, kendala selanjutnya justru hadir dari barisan suporter.
Mengkoordinasikan antusiasme para suporter tentu tidaklah mudah. Jaya mengaku sempat menghadapi rintangan internal saat menggalang massa.
Namun, berbekal strategi unik, seperti memberikan bonus tiket gratis bagi siswa yang berhasil menggaet 10 orang temannya, Smandaholigan sukses menghadiri tribun dengan membawa 600 personelnya pada laga perdana.
Keceriaan para suporter saat pertama kali mendampingi tim basket mereka dari bangku tribun usai penantian delapan tahun
Angka tersebut bahkan diprediksi melonjak menjadi 800 suporter pada laga berikutnya, mengingat jam pertandingan yang lebih bersahabat setelah jam sekolah.
Kerinduan mendalam selama delapan tahun membayar tuntas semua rasa lelah dalam merancang koreo dan mengoordinasi massa.
Bagi Jaya dan seluruh warga Smanda, merasakan atmosfer DBL merupakan impian yang tidak boleh terlewatkan selama masa SMA.
"Senang banget, Kak. Dari saya kelas X nggak pernah nribun di DBL, akhirnya sekarang bisa ikut. Satu sekolah pun senang karena Smanda sudah jarang banget tampil di sini," ungkap Jaya, haru.
Baca Juga: Jadwal dan Link Live Streaming Opening Party DBL Central Java-North 2026
Smandaholigan tidak hanya datang untuk menyanyikan chant, mereka membawa kejutan berupa koreo dan membidik target masuk dalam jajaran Best Supporter, tanpa memedulikan peringkat yang penting nama Smanda kembali terukir di panggung DBL Central Java-North.
Pesan dari Smandaholigan untuk tim basket dan tim dance Smanda pun sangat sederhana. “Kalian tetap semangat dan jangan pernah malu untuk melangkah di DBL,” ucap Jaya.
Dengan tema Home of the Dreamers, Smandaholigan telah membuktikan bahwa impian tidak hanya milik mereka yang memegang bola di lapangan, tapi juga milik ribuan suporter yang setia mendukung dari atas tribun.
Aksi maskot SMAN 2 Semarang
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".
Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)