Masih ingat dengan tradisi khas SMAN 70 Jakarta (Bulungan)? Tim ini punya kebiasaan unik yang terus berlanjut dari musim ke musim, yakni selalu memiliki satu pemain yang mengenakan nomor punggung 70.
Musim lalu, nomor sakral itu menjadi milik Cetta Callysta Agnia. Kini, giliran sang rookie, Ayasha Putri Bandawasa, yang meneruskan nomor kebanggaan Bulungan. Datang ke Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Jakarta dengan dengan kehormatan tersebut tentu menghadirkan tekanan tersendiri bagi Ayasha (sapaan karibnya).
“Pasti nervous, tapi kakak-kakak kelas pada support untuk pakai nomor 70. Jadi, aku merasa lebih tenang karena ada mereka juga,” buka Ayasha.
Baca Juga: Aushaf El Hakim, 6 Poin Krusial Bagi Bulungan, dan Awal dari Mimpi Besar
Bagi Ayasha, mengenakan seragam Bulungan bukan sekadar pengalaman baru, melainkan mimpi yang telah ia simpan sejak duduk di bangku SMP. Menariknya, sosok Keira Ammabel Hadinoto menjadi salah satu inspirasi terbesarnya untuk bisa bergabung dengan tim tersebut.
Keinginan itu sekaligus menumbuhkan ambisinya untuk merasakan langsung atmosfer DBL. Berbekal mimpi yang sudah berada dalam genggamannya, Ayasha pun berjuang keras agar bisa mewujudkannya.
“Aku serius basket dari umur 10 tahun karena orang tua aku masukin ke akademi basket gitu. Sebenarnya, baru aku yang ikut basket di keluarga, ternyata aku suka. Pasti enggak gampang juga, apalagi harus bersaing buat ningkatin skill juga,” terangnya
Terlepas dari perasaan gugup yang menghantui sebagai pemain anyaran maupun penerus tradisi nomor punggung 70, Ayasha tetap bisa membuktikan performa maksimal selama di lapangan.
Baca Juga: Ibu Suranti, Kepsek Limau yang Tak Pernah Absen Beri Dukungan
Perjalanannya bersama srikandi Bulungan dibuka dengan catatan manis, setelah sukses menyingkirkan SMAN 6 Jakarta (Mahakam) dengan skor akhir 53-8. Nama Ayasha pun muncul sebagai salah satu penyumbang angka terbanyak melalui torehan 10 poin, 4 rebound, 3 assist, dan 2 steal.
“Alhamdulillah, game plan kita hari ini banyak yang jalan karena saling support satu sama lain, tapi tetap harus ada yang diperbaiki karena aku beberapa kali salah lempar bola. Pokoknya, kita harus saling support terus biar enggak ada yang ngerasa down,” tuturnya.
Meski impiannya untuk bisa bergabung dengan Bulungan telah menjadi kenyataan, bukan berarti Ayasha bisa bersantai. Justru, hal itu menjadi awal dari mimpi yang lebih besar di musim debutnya.
“Yang pasti, aku mau champion, baik itu di DBL South Jakarta atau di Championship, karena memang itu tujuan kita,” pungkasnya.
DBL South Jakarta 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final.
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)