"Pas baru datang kesini tuh aku nangis-nangis setiap minggu karena homesick."

Bagi Evelyn Papuana Felle, salah satu pemain tim putri SMA 1 PSKD Jakarta (PSKD 1), keputusan meninggalkan kampung halaman di Sentani, Papua, demi mengejar cita-cita di dunia basket bukanlah perjalanan yang mudah.

Di usia muda, ia harus menghadapi lingkungan baru sekaligus beradaptasi dengan kehidupan di Jakarta yang jauh berbeda dari tempat asalnya.

Kerinduan terhadap keluarga dan kampung halaman sempat menjadi tantangan tersendiri bagi Evelyn (sapaan akrabnya).

“Aku belum terbiasa dengan Jakarta juga, tapi Puji Tuhan teman-teman selalu rangkul aku,” tuturnya.

Perjalanan Evelyn di dunia basket sendiri dimulai ketika ia duduk di bangku kelas VII. Ketertarikannya tumbuh setelah melihat teman-teman di sekitarnya yang lebih dulu menekuni olahraga ini.

Baca Juga: Dua Rival Fenomenal akan Berjumpa, Pangudi Luhur Bawa Misi Penebusan

Dari sana, muncul keinginan untuk ikut bermain dan mengembangkan kemampuannya dengan lebih serius.

Potret Evelyn Papuana Felle selepas mengikuti pertandingan basket di Sentani, Papua

Namun, perjalanan tersebut tak selalu berjalan mulus. Berbagai tantangan menghadang, mulai dari kegagalan menembus skuad utama hingga cedera yang sempat menghambat persiapannya.

Saat duduk di kelas X, Evelyn pernah mengikuti seleksi roster PSKD 1 untuk melantai di DBL Central Jakarta 2025. Sayang, langkahnya terhenti ketika gagal menembus 12 pemain yang terpilih.

“Jadi, itu membawa aku supaya lebih berjuang, lebih kuat lagi, lebih semangat untuk kerja keras,” ujarnya.

Setelah penantian selama satu musim, keinginan Evelyn untuk mencicipi atmosfer kompetisi basket pelajar terbesar se-Indonesia pun terwujud.

Namun, bukan berarti tak ada tantangan. Siapa sangka, Evelyn ternyata sempat mengalami cedera engkel saat latihan, tepatnya tiga minggu sebelum Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Central Jakarta bergulir.

“Tapi, aku cepat-cepat fisioterapi dan puji Tuhan sudah mendingan sekarang,” jelasnya.

Di tengah berbagai tantangan itu, dukungan dari orang-orang terdekat menjadi salah satu sumber kekuatan Evelyn untuk terus melangkah. Orang tua, saudara, keluarga, hingga teman-temannya turut memberikan semangat agar ia tetap bertahan dan berkembang di dunia basket.

Lewat semua proses yang telah dilalui, Evelyn belajar bahwa perjalanan ini bukan hanya tentang kemampuan bermain basket, tetapi juga tentang membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih kuat.

“Aku bangga sama diriku karena aku bisa kuat sampai sekarang ini, walaupun banyak nangisnya, banyak trauma, tapi dari situ aku belajar supaya lebih kuat lagi,” tuturnya.

Baca Juga: Muhammad Rafa, Warisi Basket dari Ayah hingga Berani Jemput Mimpi di Ibu Kota

Perjuangan tersebut kini turut mewarnai kiprah Evelyn bersama PSKD 1 di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Jakarta Championship. Pada Rabu, 21 Oktober 2026, ia menjadi salah satu pemain yang berkontribusi dalam kemenangan timnya atas SMA Bina Nusantara Simprug (Stingers) dengan skor akuir 45-29.

Evelyn turut tampil impresif dengan membukukan 17 poin, 1 rebound, 2 assist, dan 1 steal. Bukan hanya menghadiahkan kemenangan, pencapaian tersebut turut membawa PSKD 1 mengunci satu tempat di Playoffs.

Baginya, kemenangan tersebut menjadi hasil dari perjuangan seluruh pemain yang tampil bersama di lapangan.

“Menurut aku, game ini luar biasa banget dan semua pemain berjuang untuk meraih kemenangan ini,” ujar Evelyn.

Kini, target untuk membawa timnya tampil di Indonesia Arena menjadi salah satu mimpi yang ingin diwujudkan Evelyn.

“Aku ingin sekali bawa tim PSKD 1 ke Indonesia Arena karena itu salah satu goal kita. Tapi, butuh waktu yang cukup banyak juga untuk persiapan game itu, dan kalau Tuhan berkenan, kita pasti bisa ke Indonesia Arena,” pungkasnya.

DBL Jakarta Championship 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. 

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Populer

Hasil DBL Jakarta Championship: Kursi Playoffs Terisi Penuh!
Berikut Nominasi Kopi Good Day First Team 2026 North Sulawesi Sektor Putra
Hasil DBL North Sulawesi: Smansa Gagal Revans, Wajah Lama Kembali ke Final
Jadwal dan Link Live Streaming DBL Jakarta Championship, Kamis, 22 Oktober 2026
DBL Super Teacher: Dede Rahmat Hidupkan Seni dan Kreativitas di Biak