ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Potret Rasya Octo (pegang bola) saat laga tim putra SMA Pangudi Luhur Jakarta versus SMA ACS Jakarta di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Jakarta Championship

Satu kursi di Playoffs Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Jakarta Championship resmi ditempati tim putra SMA Pangudi Luhur Jakarta. 

Kepastian itu dikantongi setelah Pangudi Luhur menumbangkan SMA ACS Jakarta dengan skor akhir 47-26 pada hari terakhir Play-in Tournament DBL Jakarta Championship 2026, Rabu, 21 Oktober 2026. 

Ketangguhan Pangudi Luhur dalam mempertahankan tren kemenangan selama musim ini memang patut diapresiasi. Namun, bagian menariknya belum berhenti sampai situ. 

Siapa sangka, keberhasilan Pangudi Luhur dalam melangkah ke Playoffs turut mengantarkan mereka kembali berjumpa dengan SMA Bukit Sion Jakarta (Buksi). Sebuah pertemuan yang begitu fenomenal. 

Bagaimana tidak, Pangudi Luhur mampu mematahkan rekor kemenangan Buksi sekaligus memaksa sang lawan untuk menjalankan laga if necessary di DBL Jakarta Championship 2025. Di balik pencapaian itu, ada aksi buzzer beater Rasya Octo Kurnia yang mengakhiri laga secara dramatis dengan skor setengah bola, 61-60.

Baca Juga: Muhammad Rafa, Warisi Basket dari Ayah hingga Berani Jemput Mimpi di Ibu Kota

Meski pada akhirnya gagal melanjutkan langkah ke partai puncak, setidaknya Pangudi Luhur pernah mencatatkan momen bersejarah dalam penyelenggaraan DBL Jakarta. Serta, memiliki pengaruh besar dalam hidup Octo, begitu ia disapa.

“Dari situ, ada banyak perubahan. Followers nambah, jadi banyak yang tahu aku, terus ada yang minta foto bareng kalau ketemu. Terus, aku juga dapat endorse gitu,” ungkap Octo. 

Meski begitu, Octo menyadari bahwa perhatian yang semakin besar turut membawa tekanan tersendiri. Seiring meningkatnya sorotan, ekspektasi dari orang-orang di sekitarnya pun ikut bertambah. 

“Kita dipandang beda banget dari tahun lalu. Sebelumnya, kita cuma tim biasa yang dikira bakal kalah di babak Big Eight atau Fantastic Four, tapi kita bisa jauh dari anggapan orang-orang. Makanya, kita juga harus lebih siap di Championship tahun ini,” terangnya. 

Kini, kesempatan untuk menebus kekalahan itu sudah terpampang di depan mata. Octo bersama rekan-rekan setim pun begitu antusias menyambut momen reuni tersebut. 

“Kali ini, kita mau buktikan kalau kita bisa. Let’s go,” ucap Octo dengan semangat. 

Baca Juga: Az Zahra Fitriyani, Pahitnya Kegagalan, dan Kejar Mimpi ke Indonesia Arena

Bagi Octo sendiri, semangat itu semakin membara karena musim ini menandai kali terakhirnya berada di barisan Pangudi Luhur. Kesempatan ini tak ingin disia-siakan untuk mengejar mimpi setinggi mungkin. 

“Kita yakin bisa perform sesuai harapan dan jadi juara. Targetnya pasti pengin ke Indonesia Arena,” pungkasnya. 

DBL Jakarta Championship 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. 

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS