Siapa sangka, para kesatria Kolese Kanisius Jakarta datang sebagain ancaman besar SMA Jubilee Jakarta di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Jakarta Championship, Minggu, 25 Oktober 2026.
Kembali melihat ke belakang, baik Kanisius maupun Jubilee memiliki sejarah rivalitas yang panjang. Momen ini menandai pertemuan kelima bagi kedua tim setelah musim 2022, 2023, dan 2024. Selama rentang waktu itu, Jubilee sejatinya selalu berhasil menumbangkan sang rival tanpa hambatan berarti.
Namun, kali ini, Kanisius datang dengan mentalitas berbeda. Setelah tertinggal enam poin di kuarter pertama, Kanisius mampu memanfaatkan kuarter kedua sebagai momentum untuk memangkas margin. Bahkan, ketegangan kian memuncak ketika kedudukan kedua tim beberapa kali sempat setara di kuarter pemungkas.
Tembakan Elwood Keenan Chandra pun membuat Kanisius kembali mengubah skor menjadi imbang, 35-35, saat waktu tersisa 1 menit 40 detik. Namun, pada akhirnya, Jubilee mampu keluar dari ancaman tersebut dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 40-36.
Pencapaian ini tak bisa dilepaskan dari sosok Bani Afiansyah Putra. Bani, begitu ia disapa, berhasil tampil impresif dengan mencatatkan 12 poin dan 2 rebound. Sebagai penggawa Jubilee, Bani tak menampik bahwa pertempuran kali ini berada jauh di luar ekspektasinya.
“Jujur, agak enggak nyangka aja kalau game-nya bakal seketat tadi. Aku expect paling unggul cuma beda lima poin, tapi tadi kita sempat ketinggalan tiga poin dari Kanisius," buka Bani.
Baca Juga: Made Arkananta, dari Cedera Fibula hingga Mimpi ke Indonesia Arena
Menurutnya, sengitnya pertandingan kali ini juga dipengaruhi oleh performa skuad Jubilee yang masih belum konsisten dan maksimal dalam menjaga pertahanan. Kekurangan inilah yang kemudian dengan mudah dimanfaatkan oleh Kanisius sebagai musuh untuk terus menambahkan angka.
"Kanisius memang lawan yang bagus. Kita enggak pernah meremehkan sama sekali. Kita tahu semuanya bagus, bisa main, bisa shoot, bisa drive. Jadi, kita fokus saja sama cara bermain tim sendiri," tuturnya.
Berbicara soal perannya sebagai penyumbang angka terbanyak, Bani sendiri telah bertekad untuk menyuguhkan performa semaksimal mungkin. Ambisi ini sebagai bentuk penebusan atas penampilannya yang kurang optimal di laga sebelumnya.
Kemenangan ini sekaligus mengantarkan Jubilee melangkah ke babak Fantastic Four DBL Jakarta Championship 2026. Hasil ini membuat perjalanan Bani bersama Jubilee semakin dekat dengan target mereka untuk tampil di Indonesia Arena.
“Aku berharap kita bisa masuk Indonesia Arena dan juara lagi. Semoga juga tahun depan, di mana itu tahun terakhir aku di DBL, Jubilee bisa juara lagi. Sampai tahun-tahun ke depannya, semoga Jubilee bisa jadi Champion terus.” harapnya.
Baca Juga: Tripoin Reinhart Widjaja dan Mimpi Menuju Indonesia Arena
DBL Jakarta Championship 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final.
Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)