ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Potret Made Arkananta (nomor punggung 5) di tengah laga SMA Dian Harapan versus Kolese Kanisius Jakarta dalam DBL Jakarta Championship 2026

Kolese Kanisius Jakarta (Canisius) berhasil meraih kemenangan atas SMA Dian Harapan Jakarta (Zebaoth) di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Jakarta Championship 2026, Kamis, 22 Oktober 2026. 

Sejak awal pertandingan, kedua tim tampil sengit. Meski begitu, Canisius mampu mengambil kendali permainan dengan memimpin sejak kuarter pertama. Keunggulan tersebut berhasil dipertahankan hingga akhir laga, sekaligus mengantarkan mereka meraih kemenangan dengan skor 43-28.

Di balik keberhasilan timnya, salah satu pemain Canisius, Made Arkananta Lokeswara Wardhana, harus melewati perjuangan tersendiri. Arka, begitu ia disapa, sempat mengalami cedera fibula ketika gelaran DBL Central Jakarta 2026.

“Saya di pusat memang belum bisa main karena cedera. Tapi saya selalu diingatkan oleh tim, coaches, dan orang tua untuk tetap berbesar hati. Lewat pengalaman itu saya tentu makin semangat lagi. Saya tetap jalani, usahanya saya tambah 110% lagi,” tuturnya. 

Baca Juga: Sempat Menyerah, Justin Sinambela Kini Berharap Bisa Tembus Indonesia Arena

Arka mengaku proses pemulihan yang dijalaninya tidak mudah, terutama karena dirinya harus menahan keinginan untuk segera kembali bermain. Namun, ia tetap berkomitmen dalam menjalani proses penyembuhannya dengan serius. Prinsipnya adalah usaha tidak akan pernah mengkhianati hasil. 

Setelah melewati masa pemulihan, Arka mengaku sempat khawatir ketika hendak kembali bermain di lapangan. 

“Tentu rasa takut dan cemas itu ada. Tapi sebagai student-athlete pasti ada resiko saat kita turun di lapangan. Berkat dukungan dari support system, saya berhasil bangkit dan kembali percaya diri. Saya jadi bisa kembali main dengan bagus,” jelasnya.

Kembali bermain setelah menjalani pemulihan juga mengharuskan Arka melalui proses penyesuaian sebelum dapat bermain seperti semula. 

“Di tahap awal balik ke lapangan saya masih ada penyesuaian. Belum boleh gerak yang terlalu intensif atau high impact. Jadi perlahan-lahan saya bisa menyesuaikan kembali dengan dinamika tim kita,” ujarnya.

Babak Championship menjadi kesempatan berharga bagi Arka untuk kembali tampil bersama Kanisius pada musim ini. Meski baru berkesempatan untuk tampil di akhir kompetisi, ia tetap mensyukuri peluang tersebut. 

Kini, Arka juga menyimpan harapan besar untuk membawa timnya hingga berhasil bertanding di Indonesia Arena. 

Baca Juga: Az Zahra Fitriyani, Pahitnya Kegagalan, dan Kejar Mimpi ke Indonesia Arena 

“Tampil di Indonesia Arena itu sebuah privilege yang nggak semua sekolah itu bisa gapai. Kalau lihat kualitas tim kita tahun ini, menurut saya sih mungkin saja bisa tercapai. Jadi tetap semangat pokoknya,” ujarnya.

Tak hanya ingin membawa timnya hingga Indonesia Arena, Arka juga memiliki target pribadi yang ingin diwujudkannya dalam DBL. 

“Saya bermimpi suatu saat, saya bisa dipanggil sebagai DBL All-Star, sama syukur-syukur bisa dipanggil timnas.” tutupnya.

DBL Jakarta Championship 2026 termasuk dalam rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. 

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100% Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. 

Profil pemain ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini
(pengguna Android bisa lakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS