Nicholas Axel Suharejo Berniat Kuliah IT di Taiwan

| Penulis : 

Seusai bermain impresif pada musim lalu, kini saatnya Nicholas Axel Suharejo untuk melanjutkan pendidikannya di bangku perkuliahan. Ya, musim lalu memang tahun terakhirnya bersama SMA Regina Pacis Bogor.

Beruntung ia bisa membawa Regina Pacis menjadi juara Honda DBL West Java Series 2019. Peran Nicholas dalam tim juga tak bisa diremehkan.

Pemain ini mencetak 83 poin dan 18 assist dalam tujuh laga yang dilakoni musim lalu. Ia mencatatkan rata-rata 2 assist per pertandingan.

Kini Nicholas berencana melanjutkan pendidikan di luar negeri. Taiwan lah yang menjadi pilihannya untuk mengembangkan bakat IT-nya.

“Di sana aku akan mengambil jurusan computer science. Karena sejak lulus SD, aku selalu suka dengan hal-hal yang berbau teknologi. Ingin juga punya pekerjaan yang berhubungan dengan IT," ujarnya.

Ia mengaku tak lantas meninggalkan basket begitu saja. Bahkan Nicholas masih memiliki cita-cita untuk bisa bermain basket di luar negeri.

"Kenapa pilih Taiwan? Karena di sana aku bisa dapat pergaulan baru. Sambil belajar, sambil mengembangkan hobi basket juga. Selain itu, mau tidak mau juga harus mandiri karena jauh dari orang tua," imbuhnya.

Meskipun akan menempuh pendidikan di luar negeri, ia mengatakan bahwa tidak akan melupakan pengalaman bermain dan menjuarai DBL bersama sekolahnya.

"Suatu pengalaman berharga bisa main di DBL dan juara. Semoga adik-adik kelas bisa meneruskan apa yang kami sudah raih. Istilahnya harus bisa mewarisi gelar juara Regina Pacis Bogor," tutur pemain berposisi forward ini.(*)

Yuk beli kaus 'DBL Region' dari Mainbasket untuk Bersatu Saling Bantu Penanganan COVID-19. Selengkapnya klik banner di bawah ini.

Populer

Lepas Tawaran Tim Profesional, Rimbun Sidahuruk Justru Masuk DBL All-Star
Sempat Minder Bersaing di DBL Camp, Kini Matthew Ivander Buat Keluarga Bangga
Para Penakluk Tradisi, Inilah Barisan Pemain Peraih Hattrick DBL All-Star
Misi Pelatih Imanudin Husnuzan: Dari Banyuwangi, Untuk Banyuwangi
Dari Pemain IBL ke Pelatih Juara, Transformasi Tak Terduga Hendra Thio