Sejarah panjang DBL Indonesia memang terus melahirkan talenta luar biasa, namun hanya segelintir nama yang mampu mencatat sejarah dan keluar dengan predikat DBL Indonesia All-Star selama tiga musim beruntun.
Hingga saat ini, baru ada empat pemain yang berhasil menyapu bersih gelar tersebut sepanjang tiga tahun karier mereka di bangku SMA.
Prestasi ini bukan sekadar tentang bakat, melainkan bukti konsistensi yang terus dijaga sejak tahun pertama hingga tahun terakhir mengenakan seragam kebanggaan sekolah.
Lahirnya barisan elite hattrick ini sejatinya merupakan buah dari evolusi regulasi yang terjadi pada tahun 2018.
Sebelum periode itu, peluang pemain untuk meraih gelar All-Star tiga kali hampir mustahil karena adanya batasan usia.
Namun, mulai DBL 2018, kebijakan baru diberlakukan dengan memberikan kesempatan bagi siswa kelas X (sepuluh) untuk langsung terjun berkompetisi.
Langkah ini diambil seiring dengan pesatnya partisipasi dan pertumbuhan basket di tanah air, yang membuat kualitas pemain muda di level pemula pun sudah layak bersaing di panggung nasional.
Lantas, siapa sajakah barisan pemain yang berhasil menembus DBL Indonesia All-Star hingga tiga musim beruntun? Berikut selengkapnya.
Brylia Tumanduk (Manado Independent School)

Sebagai salah satu pionir Manado Independent School, Brylia adalah bukti nyata bahwa talenta dari Sulawesi Utara mampu bersaing di level nasional.
Adanya regulasi terbaru ini membuat Brylia sukses memaksimalkan hal tersebut hingga menembus DBL Camp. Bahkan melesat ke barisan DBL Indonesia All-Star di musim pertamanya, pada 2019.
Brylia pun mampu mempertahankan legasinya dengan kembali ke jajaran DBL Indonesia All-Star 2020 dan 2021. Dan menjadi pemain pertama yang mengamankan gelar tersebut selama tiga musim beruntun.
Cliffton Wijaya (SMA St. Louis 1 Surabaya)
![]()
Pemain andalan SMA St. Louis 1 Surabaya ini adalah bahwa status rookie bukan halangan untuk mendominasi, bahkan di level profesional.
Memanfaatkan regulasi pemain kelas X dengan sempurna, ia sukses menyegel satu tempat di skuad elite DBL Indonesia All-Star 2022.
Konsistensi performanya sebagai jenderal di lapangan membawa Cliffton kembali terpilih pada 2023 dan 2024, sekaligus menasbihkan dirinya sebagai pemain putra pertama yang menyapu bersih gelar All-Star sepanjang tiga musim masa baktinya di SMA.
Berlian Yesi Triutari (SMA BPK Penabur Cirebon)
![]()
Dominasi basket putri dari Jawa Barat seolah melekat erat pada sosok Berlian Yesi Triutari. Menjadi mesin poin andalan SMA BPK Penabur Cirebon, Yesi langsung tancap gas sejak musim pertama.
Ia sukses merangsek masuk ke jajaran DBL Indonesia All-Star 2023 saat masih berstatus pemain anyaran kelas X.
Kemampuan mengendalikan bola dan kebolehan dalam mencetak angka yang terus berkembang membawanya kembali terpilih pada 2024 dan 2025. Bahkan di tahun terakhirnya, Yesi juga dinobatkan sebagai Most Valuable Player DBL Camp 2025.
Ni Kadek Winda Sandia Kanita (SMAN 1 Gianyar)
![]()
Paling baru dalam jajaran hattrick DBL Indonesia All-Star ini adalah Ni Kadek Winda Sandia Kanita. Sekaligus menjadi pembuktian kualitas basket di Pulau Dewata juga layak diperhitungkan.
Winda punya daya juang luar biasa yang ditunjukkan sejak pertama kali terpilih pada 2024. Ia sukses menjaga performanya pada 2025 hingga akhirnya mempertahankan predikat DBL Indonesia All-Star pada 2026, membuktikan dedikasi dan perjuangan yang luar biasa selama tiga musim penuh.
Kopi Good Day DBL Camp 2026 telah diselenggarakan pada 27 April hingga 3 Mei 2026. Berbeda dari sebelumnya, DBL Camp musim ini menyapa tiga venue sekaligus, yakni DBL Academy Jakarta East (27 April-2 Mei 2026) dan GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan & Grand Atrium Mall Kota Kasablanka (1-3 Mei 2026).
Ratusan campers terpilih telah menjadi orang pertama yang menjajal lapangan baru di DBL Academy Jakarta East. Lapangan berstandar internasional ini berlokasi di Genova Asya Commercial GC03-GC07, di Jalan Lake Garden Boulevard Jakarta Garden City, Cakung, Jakarta Timur.
Di sana, mereka juga kembali merasakan pengalaman dilatih para coach dari DBL Academy juga World Basketball Academy. Tak hanya itu, di sana campers juga merasakan bagaimana metode pelatihan baru serta penggunaan alat-alat berbasis sports science.
Rangkaian DBL Camp juga kembali menghadirkan Kopi Good Day DBL Festival 2026 di Grand Atrium Kota Kasablanka pada 30 April-3 Mei 2026. Di tempat itu pula diumumkan campers terbaik akan menyandang gelar Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026.
Mereka inilah yang berkesempatan terbang ke luar negeri untuk menimba ilmu basket hingga berkompetisi di turnamen level pelajar bergengsi.(*)
Baca Juga: Mengenal Kopi Good Day, Produk Kopi Anak Muda yang Banyak Rasa