Tim putra SMA Saint John Tangerang Selatan berhasil melangkah hingga ke babak 16 besar di Honda DBL Banten Series 2019. Meski begitu, bukan berarti mereka lepas dari evaluasi. Menurut asisten coach Merio Ferdiansyah, organisasi pertahanan merupakan aspek yang harus ditata ulang tahun ini.

"Banyak yang harus dibenahi dari tim ini. Mulai kemampuan defense per individu, dan sistem defense sebagai sebuah tim. Fisik anak-anak juga perlu diperkuat lagi,” ujar mantan pemain Stadium Jakarta tersebut.

Pada jeda menuju musim baru ini, coach Merio melakukan beberapa metode latihan kombinasi. Di dalamnya tidak hanya melulu tentang fisik dan defense, juga berisi tentang latihan speed, endurance, dan kesolidan para pemain.

Bagi coach Merio, sebuah tim basket harus memiliki kekuatan secara menyeluruh. Hal itulah yang dapat membuat Saint John semakin kuat sebagai sebuah tim, bukan karena mengandalkan beberapa pemain saja.

"Saya ingin membentuk tim yang solid. Bukan hanya tim inti saja yang bisa main, tapi semua pemain harus siap dan wajib bisa main," tambah pelatih berusia 34 tahun itu.

Coach Merio bahkan punya metode lain untuk bisa mewujudkan target menjadi juara. Ia coba dekatkan diri dengan para pemainnya agar tumbuh chemistry yang kuat.

"Tujuannya agar pemain dan pelatih bisa lebih akrab. Kami bukan hanya sekadar menjadi tim, melainkan jadi sebuah keluarga," tutur pelatih kelahiran Sukabumi tersebut.(*) 

Yuk beli kaus 'DBL Region' dari Mainbasket untuk Bersatu Saling Bantu Penanganan COVID-19. Selengkapnya klik banner di bawah ini..

Populer

Beep Test: Pengertian dan Manfaat untuk Kebugaran
Daftar Pemain Putri yang Wajib Kalian Waspadai di DBL Lampung 2025-2026
Putri KB Eagles Kembali Sabet Gelar Juara DBL Banten
Menuju DBL Kupang: Mabar Mobile Legends Bikin Pasukan SMKN 2 Soe Lebih Solid
Kembali Berjaya, UPH College Back-to-back Champion DBL Banten!