Rifan Dwi Putra, Forward andalan SMAN 4 Jayapura bercerita bahwa pada bulan Ramadan, vibesnya tak kalah meriah dibandingkan kota lainnya. Ia bercerita bahwa ada banyak sekali acara keagamaan yang sering dilakukan di sana.

"Selain itu yang paling aku favoritin adalah di sini ada banyak banget penjual makanan saat mendekat buka puasa. Bahkan sampai ngantir-ngantri kalau mau beli dekat dengan jam buka," ujar Rifan.

Dalam pasar Ramadan tersebut, adalah banyak sekali jajanan tradisional yang dijual. Mulai dari jalangkote, lemper, risoles, hingga papeda. 

"Untuk yang Papeda, biasanya juga dikonsumsi buat sahur. Jadi banyak yang beli waktu buka buat dimakan saat paginya nanti," tambahnya.

Tak hanya itu, latihan bersama tim basket SMAN 4 Jayapura juga tak kalah spesial. Pasalnya, meski mayoritas tidak berpuasa, namun mereka sangat mendukung Rifan untuk bisa menyelesaikan ibadahnya hingga akhir.

Untuk drill latihan sendiri, Rifan menjelaskan bahwa tidak ada perbedaan baik antara dirinya maupun para siswa lainnya. Hal yang menurut Rifan menyentuh adalah teman-temannya sangat menghormati Rifan saat berpuasa. Mereka juga tidak minum sebelum waktu berbuka sebagai cara mendukung Rifan.

"Setelahnya biasanya kita langsung ke warung buat makan. Hal-hal kaya gini ini sih yang menurutku ngangenin. Soalnya chemistrynya makin dapet," tutup Rifan. (*)

Populer

Lepas Tawaran Tim Profesional, Rimbun Sidahuruk Justru Masuk DBL All-Star
Sempat Minder Bersaing di DBL Camp, Kini Matthew Ivander Buat Keluarga Bangga
Misi Pelatih Imanudin Husnuzan: Dari Banyuwangi, Untuk Banyuwangi
Para Penakluk Tradisi, Inilah Barisan Pemain Peraih Hattrick DBL All-Star
Dari Pemain IBL ke Pelatih Juara, Transformasi Tak Terduga Hendra Thio