Satu hal yang tak akan dilupakan Ivan Pratama selama berlaga di Honda DBL adalah berhasil membuat sekolahnya mengangkat trophy juara dua musim beruntun. Penggawa tim SMA Kesuma Cakranegara Mataram ini bercerita, di balik itu semua ada latihan keras yang di lakukan bersama timnya.

Selain latihan fisik dan fundamental di lapangan, Ivan dan teman-temannya juga memiliki program latihan di pantai. Program ini diiinisiasi dan menjadi program tahunan yang dilakukan oleh coach Noor Khairudin.

Dalam satu sesi, skuad putra Smakerz akan berlari di Pantai Senggigi hingga lima kali. Itu belum termasuk beberapa latihan penguatan otot seperti squat, push up, dan lainnya.

"Satu kali latihan bisa sampai dua jam lebih. Mulai dari jam empat sore sampe enam sore. Nah, ketika sudah mendekati kompetisi, intensitas latihan fisiknya bakal berkurang buat mengurangi risiko cedera," ujar coach Noor.

Tak hanya latihan berat, momen keakraban yang sering dilakukan bersama tim menjadi hal yang bikin kangen. Salah satunya adalah agenda weekend ke rumah coach Noor. 

Di rumah tersebut para pemain menyantap kuliner khas Lombok. Namanya nasi olah. Selain rasanya yang enak, kehangatan saa bersama menjadi hal yang membuat lebih nikmat.

Ivan pun berpesan ke adik kelasnya agar tidak mudah menyerah dalam berlatih. Pasalnya semua akan indah pada waktunya jika mau bersunguh-sungguh di setiap prosesnya.

"Juara tidak bisa didapet dengan cara instan. Butuh kerja keras serta kerja sama di dalam tim. Dan yang tak kalah penting, mempertahankan gelar itu lebih sulit daripada merebut," tegasnya.(*)

Populer

Mengenal Pola Pertahanan dalam Permainan Basket dan Teknik Melakukannya
James Lauw, Peserta Non-DBL yang Konsisten Menduduki Posisi Lima Besar
Beep Test: Pengertian dan Manfaat untuk Kebugaran
81 Pemain Putra Masuk List Pemanggilan Seleknas FIBA U18 Asia Cup Qualifiers
Cara Vote DBL Play Road to DBL Camp 2026, Jangan Lupa Dukung Jagoanmu!