Rookie baru SMAN 2 Surabaya, Andang Ramadhan Rizky Putra tak mau setengah-setengah untuk mempersiapkan diri menuju musim baru Honda DBL, Januari mendatang. Meski masih enam bulan lagi, ia ingin latihannya lebih optimal.

"Selain latihan di sekolah dan klub, aku juga menggunakan jasa private coach. Biar progressku semakin optimal," ujar Rama, sapaan akrabnya.

Tak tanggung-tanggung, dalam tiga hingga empat jam sesi latihan, Rama digembleng dengan berbagai jenis latihan fundamental. Mulai dari dribble, shooting, latihan fisik hingga finishing.

Dalam sesi tersebut, Rama diberikan beberapa drill serta diberikan tips dan masukan saat melakukan fundamental basket. Bahkan sedetail gerakan dasar agar hasilnya bisa optimal.

Bukan tanpa alasan, ada satu mimpi yang ingin di raih di musim pertamanya berkostum Smada. Ia ingin membawa sekolahnya menembus babak final dan meraih gelar juara.

"Orang tua juga sangat mendukung. Makanya aku nggak mau sia-siakan kesempatan ini. Wajib maksimal biar hasilnya juga maksimal," ungkap alumnus DBL Academy 2019 tersebut.

Meski begitu bukan berarti Rama melupakan pelajaran. Kedua orang tuanya memberikan sebuah syarat berupa nilai akademiknya juga harus bagus. Siswa yang punya nilai rata-rata 90 di rapornya ini memiliki jadwal tersendiri baik latihan maupun belajar.

"Kata orang tua, Rama harus benar-benar mempersiapkan diri. Baik secara akademik, basket, maupun agama. Kalau ketiganya seimbang InsyaAllah semuanya akan lancar," bilang pebasket 15 tahun itu. (*)

Populer

TC Dimulai! Skuad DBL All-Star 2026 Asah Fisik dan Taktik di Hari Pertama
Kehadiran Ayah Kuatkan Tekad Fiorenza Celesta untuk Bersinar di Lapangan
Menang Besar di Scrimmage Game, Tim Putri DBL All-Star Enggan Merasa Puas
Ukuran dan Tinggi Ring Basket Sesuai Aturan FIBA
Pendaftaran Junior DBL dan Junior Dance 2026 Malang Dibuka, Cek Syaratnya!