ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Selebrasi para pemain beserta Kepala SMAN 1 Bululawang (topi putih) setelah diresmikan sebagai Raja Baru DBL East Java-South 2026, pada 4 September 2026

Tangis haru dan pelukan hangat seketika pecah di tengah lapangan GOR Ken Arok, Malang, pada Jumat, 4 September 2026.

Setelah 17 musim bergulir, SMAN 1 Bululawang (Smabul) akhirnya mengukir tinta emas, keluar sebagai raja baru Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South setelah menumbangkan sang jawara musim lalu, SMAN 1 Blitar (Smasa), dengan skor ketat 49-42.

Bagi Smabul, gelar ini bukan gelar biasa. Ini adalah akhir dari perjalanan berdarah-darah, pengorbanan anak-anak daerah, serta misi penebusan dendam atas mimpi-mimpi yang berulang kali dipatahkan.

Sejak aktif berpartisipasi di DBL East Java-South, Smabul punya rekam jejak yang kerap berakhir duka. 

Langkah terjauh mereka selalu terhenti di babak Fantastic Four pada 2023 dan 2025. Pahitnya, di kedua musim tersebut, mimpi Smabul menuju laga puncak selalu dihancurkan oleh tim yang sama, yakni Smasa Blitar.

Perjalanan musim 2026 pun awalnya tak mulus. Kalah dari Charis National Academy Malang di fase grup memaksa Smabul berstatus runner-up Grup G dan langsung diuji di babak Sweet Sixteen, bertemu SMA Kolese Santo Yusup Malang (Kosayu), runner-up musim lalu sekaligus raksasa langganan finalis.

Baca Juga: Lumpuhkan Kosayu, Refleksi Musik Klasik dan Bekal Nyali Kunci Kemenangan Smabul!

Di sinilah titik balik mentalitas Smabul bermula. Secara mengejutkan, Smabul mengandaskan Kosayu dengan skor 40-31. 

Kepercayaan diri yang membumbung membawa mereka turut  melibas SMAN 3 Malang (28-21), SMAN 3 Blitar (49-39), hingga akhirnya kembali berhadapan dengan rivalnya, Smasa Blitar di partai puncak.

DBL-East-Java-South-SMAN-1-Bululawang-(Goes-to-Final)
Potret SMAN 1 Bululawang meresmikan tiket final perdana usai menumbangkan SMAN 3 Blitar

Pelatih Smabul, Bisma Sabda Imanissi, yang sudah mengawal tim sejak 2017, membeberkan rahasia di balik resiliensi anak-anak asuhnya.

"Waktu pre-season, saya ajak anak-anak nonton film judulnya Redeem Team. Ceritanya tentang tim USA yang kalah di 2004 tapi bisa comeback di Olimpiade 2008. Tema kita musim lalu 'sabar dan tenang', tapi tema musim ini adalah penebusan. Dan terbayar tuntas hari ini," ungkap Coach Bisma emosional.

Keberhasilan Smabul menuntaskan dendam atas Smasa tak datang secara instan. Sebagai tim dari luar pusat kota Malang, Coach Bisma mengakui adanya demam panggung di awal musim karena perbedaan jam terbang dengan anak-anak kota. Hal itu membuat anak didiknya harus mengorbankan banyak hal.

"Anak-anak sacrifices everything. Rumah kita jauh-jauh, tapi anak-anak mau datang. Hampir satu bulan penuh kita punya jatah latihan pagi empat kali seminggu, itu baru latihan paginya aja. Sorenya masih latihan tim. Kita juga dibantu pelatih fisik, Coach Osa untuk recovery dan Coach Hanas untuk develop fisik. Kemenangan hari ini benar-benar hasil dari teamwork," kenang Coach Bisma.

Baca Juga: Penebusan Sempurna, Smabul Cetak Sejarah, Jadi Raja Baru DBL East Java-South!

Di partai final, kolektivitas itu teruji nyata. Saat pilar utama seperti Tristan Sura Prawara terkena foul out di kuarter pemungkas saat Smasa mulai memangkas margin poin, Smabul tak panik.

"Ada yang bilang Smabul cuma Tristan sama Sam'un, itu salah. Saya menekankan ke anak-anak, 'Good offense win the game, but good defense win the championship.' Terbukti hari ini anak-anak bisa buktikan dengan defense-nya," tegasnya.

Final-DBL-East-Java-South-SMAN-1-Bululawang-(CHAMPION)
Tristan Sura Prawara (nomor punggung 10) saat bermain di laga final DBL East Java-South 2026

Di balik ketegangan saat di lapangan, ada motivasi personal yang membakar semangat Coach Bisma. Kemenangan bersejarah ini ia persembahkan secara khusus sebagai kado ulang tahun untuk sang ibu tercinta yang hadir langsung di tribun GOR Ken Arok.

Kini, status raja baru East Java-South membawa Smabul melangkah ke panggung yang belum pernah mereka jajaki sebelumnya, yakni fase Championship di DBL Arena Surabaya. 

Menatap tantangan meladeni tim-tim raksasa dari region lain, Smabul datang dengan semangat tanpa beban, alias nothing to lose.

"Jujur ini final pertama saya dan pengalaman pertama kita semua (Smabul) ke Surabaya. Saya tekankan ke anak-anak, 'Kalau kalian merasa grogi di final pertama, sama, saya juga. Tapi nanggung kalau grogi lalu puas sampai final saja. Sejauh ini kita sudah jatuh bareng-bareng, sekarang waktunya kita bangkit bareng-bareng’,” ucap Coach Bisma.

Baca Juga: Ukir Sejarah Final Perdana, Kepsek Smabul Instruksikan Suporter Kawal Tim Basket

“Tantangannya adalah menjaga api anak-anak agar tidak redup. Di Surabaya nanti, kita akan challenge tim-tim besar. Prinsip kita tetap, every game is a final game!" tutupnya, penuh optimisme.

Final-DBL-East-Java-South-SMAN-1-Bululawang-(CHAMPION)
Para pemain SMAN 1 Bululawang bertegur sapa dengan para suporter usai laga final DBL East Java-South 2026

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  

Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS