Laga pemungkas putaran Sweet Sixteen Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South, Sabtu, 29 Agustus 2026, menghadirkan kisah pembuktian paling dramatis di GOR Ken Arok, Malang.
SMAN 1 Bululawang (Smabul) sukses mencetak kejutan besar dengan menumbangkan tim langganan finalis tiga musim terakhir, SMA Kolese Santo Yusup Malang (Kosayu), lewat kemenangan meyakinkan 40-31.
Kemenangan ini terasa fenomenal. Kosayu bukan sekadar tim kuat, melainkan raksasa dengan rekam jejak mentereng sebagai runner-up, champion, dan runner-up dalam tiga tahun terakhir. Mereka bahkan memegang tradisi tak pernah kalah di putaran Sweet Sixteen.
Di sisi lain, Smabul melangkah ke babak playoff dengan status runner-up Grup G usai sempat takluk dari Charis National Academy Malang.
Meski langsung bersua jawara grup Kosayu yang menyapu bersih fase penyisihan, Smabul justru tampil tanpa rasa gentar.
Sejak peluit tip-off dibunyikan, Smabul langsung mengejutkan seisi arena. Mereka membuka laga lewat delapan poin tanpa balas sebelum Kosayu akhirnya memecah kebuntuan.
Smabul mendominasi paruh pertama memimpin jauh 16-5 di kuarter pertama dan menutup kuarter kedua dengan keunggulan 14 angka, 23-9.
Kepanikan sempat membayang di sektor Smabul selepas jeda turun minum. Kosayu pun mengamuk dan mencetak sembilan poin beruntun hanya dalam durasi tiga menit, menipiskan jarak menjadi 23-18.
Baca Juga: Musim Lalu Bawa Moklet Menang, Kini Coach Bayu Ikut Kawal Bhawikarsu Revans!
Membayangkan pengalaman pahit saat hilang fokus di kuarter keempat kontra Charis National Academy Malang, Kepala Pelatih Smabul, Bisma Sabda, bergegas mengambil timeout.
Namun di bangku cadangan, Coach Bisma tak mencoret-coret papan strategi. Ia paham masalah timnya bukan pada taktik, melainkan pada ketenangan psikologis.
"Saya hanya menenangkan mereka. Saya hanya katakan, kalian lah yang harus mendikte danmengontrol pertandingan," ujar Coach Bisma.
.jpg)
Coach Bisma Sabda (kemeja hitam) memberikan arahan kepada anak didiknya
Keputusan itu terbukti ampuh. Smabul mampu meredam kebangkitan Kosayu dan menutup kuarter ketiga 30-25, hingga akhirnya mengunci kemenangan 40-31 di kuarter pemungkas.
Duo pilar Smabul tampil impresif. Tristan Sura Prawara jadi pencetak angka terbanyak dengan raihan 17 poin dan 5 steal, disusul performa tajam Muhammad Sam'un Han yang membukukan 15 poin dan 9 steal.
Di balik kesuksesan menumbangkan Kosayu, ada pendekatan spiritual unik yang diterapkan oleh Coach Bisma.
Sehari sebelum pertandingan, tim menggelar sesi video bukan semata untuk membedah pemain-pemain dominan dari Kosayu seperti Onesiforus Patriot Sambolangi, Bennet Marella, dan Alvan Manuel Artansa, melainkan untuk melakukan team reflection.
Baca Juga: Fase Grup Tuntas, Berikut 24 Tim yang Lolos Playoffs DBL East Java-South 2026
Dalam sesi tersebut, Coach Bisma memutar alunan musik klasik karya Frédéric Chopin. Para pemain diminta memejamkan mata dan berdiri seimbang dengan satu kaki selama satu menit.
"Tema kita hari ini adalah Facing the Giant. Giant itu bukan cuma Kosayu atau Charis sebagai tim besar dengan fasilitas yang luar biasa. Giant terbesar ada di dalam diri mereka sendiri, yaitu mental block dan rasa ragu atas kemampuan sendiri," ungkap Bisma Sabda.
"Ketika pikiran mereka gusar, berdiri satu kaki pasti tidak akan seimbang. Di percobaan kedua sebelum game, mereka jauh lebih seimbang. Saya cuma berusaha membesarkan hati anak-anak bahwa masalah ada di pikiran dan hati mereka, bukan di kemampuan teknis," lanjut sang pelatih.
Kelolosan ke babak Big Eight membuat mentalitas Smabul harusnya jauh lebih kuat. Mengingat mereka sudah berhadapan langsung dengan dua raksasa Malang (Charis National Academy Malang dan SMA Kolese Santo Yusup Malang) di awal musim tak membuat mereka jumawa maupun jumawa.
"Kita itu tim dengan sarana prasarana pas-pasan, materi pas-pasan, bahkan mayoritas pemain kita tuh undersize. Cuma nyali dan mental underdog yang kita punya. Saya minta anak-anak tidak boleh terlalu larut dalam euforia," tegas Bisma.
.jpg)
Selebrasi para pemain SMAN 1 Bululawang usai diresmikan sebagai pemenang laga Sweet Sixteen DBL East Java-South 2026 kontra SMA Kolese Santo Yusup Malang
Di babak Big Eight yang akan datang, Smabul sudah ditunggu oleh SMAN 3 Malang (Bhawikarsu) yang didukung oleh ribuan suporternya.
Menanggapi riuhnya tribun lawan, Coach Bisma meminta anak asuhnya untuk tidak terintimidasi, tetapi justru mengonversi gemuruh tribun menjadi energi positif di lapangan.
"Setiap laga menurut saya adalah final game. Kalau mereka bisa melewati Kosayu, artinya mereka sudah memenangkan ujian hidup untuk mengalahkan mental block dalam diri mereka sendiri," pukasnya.
Baca Juga: Simak Bagan Playoffs DBL East Java-South 2026, Cek Sekolahmu di Sini!
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".
Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)