ESG

DBL ACADEMY

JR DBL

MAINBASKET

SAC

HAPPY
WEDNESDAY

DISWAY

MAINSEPEDA

Koreo bergambar hewan Marsupilami milik Vamos Bananas di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North

SMAN 1 Gedangan harus kembali menelan kekalahan di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North. Kali ini, mereka takluk dari SMA Ciputra Surabaya dengan skor 3-39.

Kekalahan tersebut menjadi yang ketiga bagi SMAN 1 Gedangan (Smanig). Di tengah hasil yang belum sesuai harapan, Vamos Bananas, suporter SMAN 1 Gedangan punya cara sendiri untuk menyuarakan apa yang mereka rasakan dari tribun.

“Konsep koreo kali ini kita mengacu pada kualitas pemain kita yang kemarin udah kalah dua kali. Ini kita ngungkapin kecewa, kayak apa ya, isi suara hati anak-anak (Vamos Bananas),” ujar Azril Zein, koordinator lapangan sekaligus bagian dari tim desain Vamos Bananas.

Rasa kecewa tersebut hadir dalam dua bentuk. Salah satunya melalui tulisan “Endi Janjimu, Cak Becak?” yang menjadi pesan Vamos Bananas kepada tim basket Smanig setelah hasil pertandingan kembali belum sesuai harapan.

Baca juga: Dari Fear Jadi Fire, Pesan Vamos Bananas untuk Smanig di DBL

Pesan itu kemudian dipadukan dengan visual utama berupa Marsupilami. Koreografi diawali dengan sebuah tirai yang dibuka, sebelum sosok Marsupilami berukuran besar muncul di baliknya.

“Jadi konsepnya dalam gambar itu Marsupilami, atau maskot kita. Kita artikan sebagai anak-anak SMAN 1 Gedangan,” jelas Azril.

Marsupilami tersebut dibuat dengan dominasi warna kuning dan oranye, mengikuti identitas Vamos Bananas yang lekat dengan warna kuning.

“Kita tuh tiga kali match, tiga-tiganya kita bawa warna kuning. Sesuai warna kita kayak ciri khas kita lah, kuning,” katanya.

Pengerjaan koreografi pun membutuhkan proses yang tidak sebentar. Vamos Bananas mengerjakannya secara otodidak, termasuk ketika harus membuat detail pada tubuh Marsupilami.

Baca juga: 4 Pemain Jalani "Flu Game", Putri Cheetah Tetap Sabet Tiket Menuju Round 2!

“Yang ini tuh lebih susah. Kayak yang enggak besar sih, tapi detail itu enggak semua orang bisa,” ujar Azril.

Bagian detail bulu pada tubuh Marsupilami menjadi salah satu pekerjaan yang paling menyita perhatian. Tim harus mencoba dan mengerjakan bagian tersebut dengan teliti sebelum akhirnya koreografi siap dibawa ke tribun.

“Otodidak, anak-anak kreatif. Sempat kayak nyoba-nyoba dulu di kertas lain, nyoba-nyoba dulu,” lanjutnya.

Pada akhirnya, koreografi Marsupilami Vamos Bananas bukan hanya soal visual. Di dalamnya ada rasa kecewa setelah dua kekalahan, ada janji yang belum terpenuhi, dan ada cara suporter menyampaikan isi hati mereka kepada tim.

Baca juga: Escanor Jadi Simbol Kebangkitan Vamos Bananas di Tribun DBL East Java-North

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia".  Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)

Profil sekolah ini bisa dilihat pada halaman di bawah ini (pengguna Android bisa melakukan scroll dengan double tap)

Comments (0)
PRESENTED BY
OFFICIAL SUPPLIERS
SUPPORTING PARTNERS