Bermain dengan kondisi badan yang kurang bugar tentu merupakan suatu hal yang tidak mudah untuk dilakukan. Dibutuhkan mental dan mindset yang kuat untuk melawan rasa sakit sepanjang pertandingan hingga keluar sebagai pemenang.
Michael Jordan telah melakukannya. Begitu pula dengan Dirk Nowitzki. Di penghujung Round 1 Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North, tim putri SMA Cita Hati East Surabaya (Cheetah) juga memiliki cerita yang serupa.
Memasuki laga mereka melawan SMA Untung Suropati Sidoarjo pada Minggu, 6 September 2026, Cheetah telah mengoleksi satu kemenangan melawan SMAN 3 Bangkalan.
Artinya, ini merupakan pertandingan yang krusial untuk mereka. Dengan membawa pulang kemenangan, mereka akan dinobatkan sebagai juara grup L dan otomatis lolos Round 2.
Baca juga: 2 Dekade Lebih Melatih, Coach Amin Pilih Tak Menekan Anak Didiknya
Namun, perjuangan Cheetah diwarnai dengan tantangan yang tidak terduga. Sebanyak empat pemain mereka datang dengan kondisi demam dan pilek.
Mereka adalah Aileen Nicolette Humardani, Chevilia Indranata, Nicolynn Wihanto, dan Kong Abigail Bejoyful Soetikno.
Terkhusus Aileen, ia sudah merasakan gejala-gejala demam sekitar seminggu yang lalu. Kendati demikian, ia tetap bersikeras untuk membela Cheetah karena menurutnya ini adalah bagian dari perjuangannya untuk membawa bangga nama sekolah.
“Sudah latihan susah-susah, jadi tetap dimainin aja,” sebut Aileen.
Mereka semua pun akhirnya harus mengeluarkan energi ekstra untuk tetap bertahan dan memberikan yang terbaik di lapangan. “Kadang sempat lebih capek dari biasanya, soalnya kan juga lebih susah napasnya,” jelas Aileen.
Meski begitu, keempat pemain tersebut tidak berjuang sendirian. Dari bangku cadangan, ada sang manajer tim dan medical support yang selalu bersedia untuk membantu mereka.
Saat jeda pertandingan dan timeout, mereka sungguh memperhatikan kondisi pemain-pemain tersebut. Mulai dari sekedar memberikan tisu hingga kalimat penyemangat, semua itu dilakukan untuk meraih kemenangan di laga ini.
Baca juga: Lolos Round 2, Bu Yuni Bangga dengan Perjuangan Twenty!

Aileen Nicolette Humardani saat membela SMA Cita Hati East Surabaya di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North
Beberapa hari sebelum pertandingan dimulai, mereka juga telah memberi nasihat kepada Aileen dan teman-temannya yang sedang sakit. “Istirahat yang cukup, makan vitamin, minum obat, dan jaga tidurnya,” ingat Aileen.
Perjuangan Cheetah akhirnya memberikan hasil yang solid. Mereka berhasil menang telak dengan skor akhir 59-0. Nicolynn berhasil mengumpulkan 6 poin, disusul Chevilia dengan 3 poin serta Abigail dan Aileen masing-masing 2 poin.
Meski sukses meraih kemenangan krusial di laga ini, Aileen mengaku belum puas dengan pencapaian mereka. “Soalnya kita udah di-set target-target sama pelatih. Cuma kayak ada satu yang belum tercapai,” katanya.
Target yang belum tuntas tersebut berkaitan dengan offensive rebound. Maka dari itu, Aileen dan Cheetah berkomitmen untuk menjalani sesi latihan dengan kedisiplinan yang lebih tinggi setelah laga ini.
Resmi mengamankan posisi di Round 2 memang telah menjadi prioritas Cheetah pada musim ini. Namun, ini tetap masih permulaan saja bagi mereka. Perjuangan sesungguhnya baru akan terjadi pada putaran berikutnya.
“Jia you! Jangan gampang give up, dan semoga kita bisa terus lanjut ke babak-babak berikutnya,” pesan Aileen kepada teman-temannya.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100% Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final. (*)
Baca juga: Rafa Butuh Setahun Belajar Basket dari Nol