Dua tahun berlaga bersama SMAN 1 Cikampek di Honda DBL membuat Mohammad Rafli mendapatkan pelajaran berharga. Yaitu soal usaha dan kemauan keras, yang nantinya akan membuahkan hasil baik. Hal Itu ia buktikan bisa bermanfaat di kehidupannya di luar basket. Berkat keras, usaha, dan doa, Rafli bisa menembus persaingan di Politeknik Negeri Bandung (Polban).

Dirinya bakal melanjutkan studi teknik elektro di Polban. Rafli sendiri resmi diterima di Polban melalui jalur prestasi (japres). Ia juga turut melampirkan sertifikat basket sebagai salah satu nilai plus prestasinya di Polban.

Rafli melihat adanya prospek yang baik. Jika bisa berkuliah di kampus negeri, seperti di Polban. Selain itu, ia memang sangat siap untuk bisa berkarir usai lulus kuliah.

Di samping trus melanjutkan karir basketnya. “Polban ini politeknik terbaik setelah ITS, aku sendiri ingin langsung ambil kesempatan untuk bekerja nanti,” tandasnya. Agar tetap prima, Rafli sendiri tetap mengasah skill basketnya. Dirinya turut berlatih bersama juniornya di Saci --julukan SMAN 1.

Selama menunggu masa perkuliahan, ia turut membantu melatih tim putra Saci. “Teman-teman sudah mulai latihan sebulan ini, aku juga ikut latihan bareng mereka,” cuapnya. Buatnya Honda DBL benar-benar meninggalkan kesan tersendiri. Selain pengalaman basket. Ia banyak mengambil pelajaran tentang kehidupan Dirinya juga bangga bisa berlaga di liga basket terbesar level pelajar se-Indonesia itu. (*)

Populer

Hasil DBL East Java-North 2026: Pintu Mengejar Mimpi Resmi Dibuka!
Tribute Smamda Holic untuk Sang Kawan
Kemenangan Perdana Putra Smantaru Jadi Hadiah Kecil untuk Coach Thomas
Thirteen Rangers, Merancang Koreo yang Berbeda dari Setiap Sudut Pandang
DBL East Java-North Buka Rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027